Wudhu Dhahir, Wudhu Batin & Shalat Khusyu

Suatu hari, Isam bin Yusuf RA menghadiri majelis seorang ulama ahli ibadah bernama Hatim Al-‘Ashom RA, dan beliau bertanya:

“Wahai Abu, bagaimanakah cara shalat anda?”

Hatim RA berkata, “Apabila masuk waktu shalat, aku berwudhu dhahir dan batin.”

“Bagaimana wudhu dhahir dan batin itu?”, tanya Isam RA selanjutnya.

Hatim RA berkata, “Wudhu dhahir sebagaimana biasa, yaitu membasuh semua anggota wudhu dengan air. Sementara wudhu batin adalah membasuh anggota dengan tujuh perkara:

Continue reading “Wudhu Dhahir, Wudhu Batin & Shalat Khusyu”

Krisis Ilmu Surga di Negara Republik Entah

“Sedang belajar apa, nak?” Tanya Ibu Fatimah pada anaknya yang tengah asyik belajar.
“Bahasa Inggris, Bu!” jawab Ani.

Ani yang saat ini duduk di kelas 2 SMP memang sangat menyukai pelajaran Bahasa Inggris. Koleksi buku bahasa Inggrisnya banyak, dia ikut kursus bahasa Inggris di lembaga pendidikan ternama. Pantaslah, nilai bahasa Inggrisnya tak pernah kurang dari 100.

Ibu Fatimah Nampak tersenyum puas.
Tiba-tiba, Ibu itu mengernyitkan dahi… dalam benaknya terlintas sebuah tindakan surgawi. “Jangan-jangan anak saya …” demikian batin Bu Fatimah.
Continue reading “Krisis Ilmu Surga di Negara Republik Entah”

Introspeksi: Pantaskah Doa Shalat Kita Dikabulkan?

Doa shalatShalat adalah penghambaan dan doa. Bacaan shalat saat duduk antara dua sujud adalah merupakan inti doa shalat. Tentu kita ingin agar doa shalat kita dikabulkan, bukan?

Duduk antara dua sujud disebut juga dengan “Duduk Permohonan”, karena dalam duduk tersebut, seorang hamba memohon kepada sang Maha Pemurah dengan tujuh permohonan penting, yaitu:

  • Ampunan
  • Belas kasihan
  • Kecukupan
  • Derajat yang tinggi
  • Rizki
  • Petunjuk
  • Kesehatan

Continue reading “Introspeksi: Pantaskah Doa Shalat Kita Dikabulkan?”

Gerak Lisan: Rahasia Menggapai Shalat Khusyu

gerak lisan rahasia shalat khusyuGerak lisan untuk bacaan shalat, adalah salah satu rahasia shalat khusyu! Kesalahan yang tercatat oleh Abu Ubaidah Masyhur dalam bukunya “Koreksi Atas Kekeliruan Praktek Ibadah Shalat“, adalah tidak menggerakkan lisan ketika membaca bacaan shalat. Semua doa, dzikir dan takbir hanya dibaca dalam hati. Inilah kesalahan yang patut kita hindari.

Mengapa terjadi shalat ngebut, ruku secepat angin sujud secepat kilat? Ternyata penyebab utamanya adalah karena tidak menggerakkan lisan saat membaca doa! Ya, karena membaca doa yang seharusnya membutuhkan 20 detik jika dengan menggerakkan lisan, tapi dapat dicapai hanya dalam 3 detik saja jika membacanya di dalam hati. Betul, kan?

Continue reading “Gerak Lisan: Rahasia Menggapai Shalat Khusyu”