Kisah Muhammad Al Fatih – Mengapa Begitu Sangat Penting?

kisah muhammad al fatih konstantinopelKisah Muhammad Al Fatih penting untuk diketahui oleh kaum muslimin. Inilah alasan-alasannya…

  1. Pemimpin terbaik yang diakui Nabi
    Kisah penaklukan Konstantinopel yang dipimpin oleh Muhammad Al Fatih tahun 1453 sudah disebut-sebut oleh Nabi Muhammad dalam hadits riwayat Ahmad sebagai berikut:

    “Sungguh Konstantinopel akan ditaklukkan. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang menaklukannya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya” (HR Ahmad).

Jelaslah, bahwa Sultan Muhammad Al Fatih adalah pemimpin terbaik menurut Nabi, atau pemimpin terbaik menurut Islam. Dengan demikian, umat Islam harus merasa penting mengetahui kisah Muhammad Al Fatih untuk belajar kepemimpinan atau leadership. Continue reading “Kisah Muhammad Al Fatih – Mengapa Begitu Sangat Penting?”

SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tidurnya Orang Tidak Puasa Itu Ibadah

renungan ramadhan tidurnya orang puasaPosting renungan Ramadhan ini tentang tidurnya orang puasa. Tentu anda sering dengar hadits yang menyatakan tidurnya orang berpuasa itu ibadah. Lantas, berapa jam tidur anda bulan ini?

Terlepas dari hadits itu dhoif atau tidak, saya percaya bahwa tidurnya orang puasa itu ibadah. Kenapa? Lha wong tidurnya orang yang tidak puasa juga ibadah, kok! 🙂

Tidur di bulan Rajab, Syawal atau bulan apa pun saat anda tidak puasa dapat bernilai ibadah asal diniatkan secara ikhlas (karena Allah), dan tata caranya mengikuti yang diajarkan Nabi.

Bagaimana cara tidur Nabi?
Continue reading “Tidurnya Orang Tidak Puasa Itu Ibadah”

SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Terpesona di Puncak Everest

khutbah gerhana bulan ceramah islamiOrang dapat menangis karena sedih, karena bahagia atau bisa karena terharu setelah berhasil mencapai sesuatu. Mungkin di antara kita ada yang pernah dengar, bahwa di tahun 1997 diberitakan bahwa Asmujiono seorang pendaki gunung asal Indonesia berhasil menginjakkan kakinya di puncak Mount Everest, gunung tertinggi di dunia. Ketika sampai di puncak, beliau bertakbir demi menyaksikan kebesaran Allah sambil menangis haru dan memeluk tripod yang merupakan penanda puncak Everest ( 8.848 m ). Ia kemudian mengibarkan Merah Putih

Nah, kalau seorang Asmujiono dapat menangis ketika mendaki puncak gunung setinggi 8.848m maka Rasul pun menangis ketika beliau ingat akan pendakiannya ke puncak alam semesta yang jaraknya bermilyard-milyard tahun perjalanan cahaya. Sebab diriwayatkan bahwa wahyu tentang renungan alam semesta (QS Ali Imran 190-191) yang membuat Rasul menangis, diterima setelah beliau melakukan Isra Miraj naik ke puncak langit.

Dengan demikian Nabi Muhammad tahu persis akan maksud ayat tersebut, karena telah merasakannya sendiri saat mi’raj ke puncak alam semesta. Ketika ayat tersebut turun, Rasul dapat merasakannya kembali sehingga beliau menangis menyaksikan kebesaran Allah yang luar biasa.

Catatan:
Artikel ini merupakan lanjutan khutbah gerhana dari posting sebelumnya.

Pendengar khutbah gerhana bulan rohimakumullah….
Continue reading “Terpesona di Puncak Everest”

SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •