Ingat: Jokowi itu Bukan Presiden Pilihan Rakyat!

pelantikan jokowi presidenJoko Widodo 20 Oktober 2014 dilantik jadi presiden. Siapa bilang ini presiden pilihan rakyat? Salah besar! Jokowi jelas-jelas bukan pilihan rakyat…

Pernyataan saya ini pasti akan menuai protes dari sebagian anda. Sebagian lain mungkin merasa semriwing seperti mendapat angin selatan. Iya, kan?

Apakah pernyataan ini karena dulu saya pilih Prabowo? Ya, benar saat pemilihan memang saya nyoblos nomor satu. Tapi ini bukan alasan mengapa saya bilang “Jokowi bukan pilihan rakyat!”

Begini alasan saya, simpel saja….

  • Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. (Al Baqarah 20)
  • Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu (An Nisa 86)
  • Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi (Al Ahzab 37)

Dengan alasan-alasan itulah, maka saya berani mengatakan bahwa “Jokowi itu bukan pilihan rakyat”, tapi pilihan Allah Sang Maha Menetapkan.

Lantas jika sebagian anda ada yang heran dan tidak setuju dengan pilihan Allah ini, coba anda simak Al Baqarah 30: Continue reading

Wajib Waspadai 2 Hal Ini Setelah Gerhana

khutbah gerhana idul adha qurbanSaat gerhana, amal yang dianjurkan Rasul antara lain adalah banyak bertakbir dan sedekah. Saat Idul Adha, kedua amal tersebut (takbir dan sedekah) juga sangat dianjurkan. Takbiran Idul Adha dianjurkan hingga 4 hari, yaitu tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Di ke empat hari tersebut juga dianjurkan untuk bersedekah. Nilainya tidak main-main, dua setengah juta rupiah untuk seekor domba atau tujuh belas juta rupiah untuk seekor sapi. Sedekah hewan ini lazimnya disebut sebagai qurban. Itulah mengapa Idul Adha juga disebut dengan Idul Qurban.

Tegasnya, Idul Qurban dan gerhana memiliki dua kesamaan yaitu agar memperbanyak:
– Takbir, dan
– Sedekah

Yang menarik saat ini adalah, Idul Qurban dan gerhana terjadi berurutan. Setelah kita dianjurkan bertakbir (takbiran) dan sedekah (qurban) di tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah…. langsung disambung dengan anjuran memperbanyak takbir dan sedekah atas terjadinya gerhana bulan tanggal 14 Dzulhijjah.

Apakah rentetan peristiwan ini sebuah kebetulan? Tentu saja tidak! Bagi Allah tidak ada yang kebetulan. Semua peristiwa sudah ditentukan dengan Maha Teliti. Lantas ada apa di balik semua rentetan peristiwa ini?

Pembaca yang budiman, itulah kalimat pembuka yang saya lontarkan saat membawakan khutbah shalat gerhana bulan di Masjid Raya Taman Yasmin Bogor tanggal 14 Dzulhijjah kemarin. Semoga ini menjadi renungan bagi kita semua. Simak tuntas ringkasan khubah gerhana ini yuk….

Jamaah shalat khusyuf yang berbahagia…
Rentetan peristiwa ini barangkali merupakan teguran keras bagi kita semua. Mungkin kita kurang bertakbir (mengingat kebesaran Allah) dan kurang bersedekah! Atau jangan-jangan kita masih SALAH dalam bertakbir dan SALAH dalam bersedekah sehingga Allah sampai menggandeng peristiwa gerhana bulan dengan Idul Qurban. Mari kita bermuhasabah tentang hal ini.

Pertama, apakah takbir kita sudah benar?
Takbiran atau bertakbir dengan mengucap Allahu Akbar yang artinya Allah Maha Besar, sejatinya bertujuan untuk menanamkan kesadaran dalam jiwa kita bahwa Allah itu Maha Besar.
Jika seorang lurah dipanggil walikota, dan dalam waktu yang sama juga dipanggil oleh presiden, maka sudah pasti sang lurah lebih memilih menghadiri panggilan presiden. Mengapa? Karena lurah tahu persis, bahwa presiden kekuasannya lebih besar.

Mari kita ingat lagi, bahwa takbiran (bertakbir) fungsinya adalah untuk menanamkan kesadaran bahwa Allah Maha Besar. Jauh lebih besar ketimbang presiden, apalagi dibanding walikota.

Jika besarnya kekuasaan walikota hanya sebatas kota, kekuasaan gubernur hanya sebatas sebuah propinsi, kekuasaan presiden hanya sebatas satu negara…. Maka besarnya kekuasaan Allah meliputi seluruh negara. Bahkan meliputi seluruh planet, bahkan meliputi seluruh tata surya, seluruh galaksi dan seluruh alam semesta.

Continue reading

Orang Paling Cerdas Menurut Islam

ingat mati dzikrul mautJika anda ditanya, siapakah orang yang paling cerdas di Indonesia? Besar kemungkinan anda menjawab Pak Habibie! Iya, kan? Pertanyaan ini juga pernah saya lontarkan saat memberi sambutan pelepasan calon jamaah haji di sebuah rumah di Yasmin. Jawaban audien, sama dengan jawaban anda.

Apakah jawaban itu benar?
Oleh orang awam, jawaban anda pasti dibenarkan. Tapi menurut ketentuan Nabi Muhammad, jawaban itu bisa jadi keliru, lho!. Nabi Muhammad suatu hari pernah ditanya, “Siapakah orang yang paling cerdas?” Ternyata jawaban beliau bukan orang yang IQ-nya tinggi. Bukan pula orang yang berpendidikan tinggi…. Juga bukan orang yang memiliki prestasi tinggi. Anda ingin tahu jawabannya? Simak hadits di bawah ini:

Dari Ibnu Umar RA berkata, “Suatu hari aku duduk bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama? Rasulullah menjawab, “Yang paling baik akhlaqnya”. Kemudian ia bertanya lagi, “Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?”. Beliau menjawab, “Yang paling banyak ingat mati kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.” (HR Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy).

Jadi jelaslah, menurut Nabi Muhammad (atau menurut Islam), orang yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak ingat mati dan mempersiapkannya dengan baik.

Pertanyaan selanjutnya adalah…
Continue reading

Yuk, Sedekah Pagi untuk Kesuksesan Kita!

Sedekah pagi doa malaikatHari ini akan menjadi luar biasa jika setelah membaca artikel ini, anda langsung “Action” tanpa menunggu hari esok! Inilah rahasia Revolusi Finansial yang sebenarnya, rahasia kekuatan sedekah untuk kesuksesan pribadi, keluarga, agama dan bangsa…

Sebagian orang menganggap bahwa Revolusi Finansial bila penghasilannya naik 10 kali lipat! Anda setuju? Tapi Revolusi Finansial yang jauh lebih dahsyat adalah jika kita bisa sedekah setiap pagi. Maka pertanyaan pentingnya adalah:

Sudahkah anda sedekah hari ini?

Mohon jawab dulu pertanyaan ini sebelum anda lanjut membaca artikel ini… Sekali lagi, “Sudahkah anda sedekah hari ini?”

Kalau hari ini anda belum sedekah, coba anda audit dengan 3 pertanyaan ini:
1. Kapan anda terakhir sedekah?
2. Tiap kapan anda sedekah?
3. Bagaimana dengan keluarga anda?

Mengapa Harus Sedekah?
1. Sedekah adalah “tiket” menuju surga

doa malaikat sedekah pagi”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada SURGA yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit… (QS Ali Imran 133-134)

2. Sedekah dapat menolak bala, bahkan dari adzab yang pedih
”Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari adzab yang pedih?

(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu Mengetahui”
(QS As Shaf 10-11)

3. Sedekahlah sebelum terlambat! Agar tidak menyesal seperti ini…
“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. barangsiapa yang berbuat demikian Maka mereka Itulah orang-orang yang merugi. Dan berinfaqlah  sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan Aku termasuk orang-orang yang saleh?”

Itulah gambaran penyesalan bagi orang-orang yang melalaikan sedekah…Alhamdulillah, saat ini kita belum terlambat karena masih hidup. Mari gunakan kesempatan sisa hidup ini untuk sedekah sebaik-baiknya.

4. Sedekah pahalanya terus mengalir
Dalam hadits Muslim disebutkan bahwa amalan yang terus mengalir pahalanya meskipun kita telah meninggal, antara lain adalah sedekah jariyah. Luar biasa, bukan? Bisa jadi, pahala yang kita peroleh setelah meninggal jauh lebih besar dibanding pahala yang kita peroleh saat hidupnya. Karena hidup kita kurang lebih hanya 60 tahun, sedang kematian kita (di alam kubur) hingga hari kiamat bisa jadi lebih dari 6000 tahun (wallahu a’lam). Selama itulah pahala sedekah kita akan terus mengalir….

Kapan Kita Mesti Sedekah?
Bukan hanya di bulan Ramadhan. Bukan pula di hari Jumat saja, kala kita disodorkan keropak shalat Jumat. SEDEKAHLAH SETIAP PAGI sebagaimana sabda Rasulullah SAW di bawah ini:

“Dari Abu Hurairah RA, sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)” (HR Bukhari 5/270)

Solusi Sedakah Setiap Pagi
Continue reading

Lailatul Qadar : Hikmah Utama & Cara Meraihnya

hikmah lailatul qadarApa hikmah lailatul qadar yang utama? Bagaimana cara yang paling tepat meraih hikmah tersebut? Semoga artikel menarik ini bisa menjadi jendela baru bagi anda dalam memaknai “mendapatkan” lailatul qadar di bulan Ramadhan kali ini.

Hari Kelahiran Al Quran
Lailatul Qadar secara bahasa artinya malam ketentuan. Secara istilah, lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Quran. Hal ini tertuang dalam surat Al Qadar, “Sesungguhnya Kami turunkan Al Quran pada lailatul qadar.” Itulah hari kelahiran Al Quran!

Sejatinya, kita menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan adalah dalam rangka menyambut hari kelahiran Al Quran, atau Hari Ulang Tahun Al Quran (HUTAQ).

Peringatan HUTRI: Sebuah Studi
Setiap tahun seluruh bangsa Indonesia memperingati HUTRI (Hari Ulang Tahun Republik Indonesia) dengan meriahnya. Ada yang dengan upacara, pawai, lomba, pentas seni dan sebagainya. Dalam perayaan ini juga bertabur aneka hadiah. Bahkan bayi yang lahir pas tanggal 17 Agustus (HUTRI) akan mendapat penghargaan khusus. Iya, kan?

OK, mari kita jawab dua pertanyaan penting ini…
1. Apa tujuan memperingati HUTRI?
2. Mana yang paling penting:
– Hari ulang tahunnya (17 Agustus),
– Hadiahnya (kulkas, dsb), atau
– RI-nya?

Jawaban pertanyaan ke-1
Kita memperingati HUTRI adalah agar kita dapat menghargai jasa para pahlawan sehingga termotivasi untuk membangun RI ini. Singkatnya, untuk menanamkan rasa cinta kepada RI!

Jawaban pertanyaan ke-2
Continue reading