Hasil Survey Minat Shalat Berjamaah di Masjid

Survey Shalat BerjamaahFungsi utama masjid adalah untuk shalat berjamaah. Berapa peminat shalat berjamaah di masjid anda? Coba hitung dan hitung… apakah anda sudah termasuk? 🙂

Jika anda pernah menyerahkan sejumlah uang untuk panitia pembangunan masjid, atau anda pernah mengisi keropak masjid… maka, anda termasuk orang yang telah turut membangun masjid. Ya, tentu kita semua pernah turut membangun masjid, bukan? Bahkan tentu di antara kita ada yang telah turut membangun lebih dari sepuluh masjid. Alhamdulillah.

Selanjutnya, mari kita lihat masjid-masjid yang telah kita bangun dengan susah payah itu, apakah sudah berfungsi dengan baik?

Harus kita sadari bahwa fungsi utama masjid adalah untuk shalat berjamaah. Karena itu, tolak ukur untuk menilai fungsi masjid harus dilihat dari jumlah jamaah shalatnya.

Sejauh mana fungsi masjid yang telah kita bangun?
Jika kita membangun masjid berkapasitas 300 orang, dan jamaah Subuhnya hanya 9 orang, bagaimana menurut pendapat anda? Masih sangat jauh dari harapan, bukan? Tentu, jika begitu maka berarti fungsi masjid kita hanya 3%. Bisa dikatakan hampir tidak berfungsi… !! Ada sebanyak 291 (97%) orang tidak menggunakan masjid untuk shalat berjamaah.

Dalam rangka mengukur fungsi masjid berskala nasional, kami telah mengadakan kegiatan survey sebagai berikut:

Tujuan Survey
Mengetahui tingkat minat shalat berjamaah di masjid

Pertanyaan yang diajukan
(1) Di kota mana anda tinggal?
(2) Berapa orang jumlah jamaah Subuh di masjid dekat rumah anda?
(3) Berapa orang kapasitas masjid tersebut?

Waktu & Responden
Survey dilaksanakan bulan Maret 2010 terhadap penggemar halaman Shalat Sempurna on Facebook yang saat itu berjumlah 19.200 orang. Jumlah responden yang bersedia memberikan data 104 orang dari 57 kota sbb:

Bali, Balikpapan, Banda Aceh, Bandung, Banjarbaru (Kalsel), Bantul, Batam, Batang, Bau Bau, Bekasi, Bogor, Cianjur, Cirebon, Depok, Dumai, Garut, Gresik, Indramayu, Jakarta, Jember, Karanganyar, Klaten, Kuningan, Kutoarjo, Lampung, Lombok, Madiun, Majalengka, Makasar, Malang, Malil (Sulsel), Manado, Mojokerto, Muara Enim, Muntok, Palembang, Pandaan (Jatim), Pangkalan Bun, Pangkalpinang, Pekalongan, Pekanbaru, Pematangsiantar, Perawang, Pontianak, Semarang, Sidoarjo, Slawi, Solo, Sorong, Sukabumi, Surabaya, Tangerang, Tanjungpinang, Tarakan, Tegal, Tomohon, Yogyakarta

Pengolahan Data
Tingkat minat = (Jumlah jamaah Subuh / Kapasitas Masjid ) x 100%
Contoh : Jika jumlah jamaah Subuh 9 orang, kapasitas masjid 300 orang
Maka, tingkat minat = ( 9 / 300 ) x 100% = 3%

Tingkat minat 3% memiliki arti : jumlah peminat shalat jamaah ada 3 orang dari 100 orang yang diharapkan.

Berdasarkan rumus perhitungan seperti di atas, maka didapatkan hasil sbb:

Data survey minat shalat berjamaah

Kesimpulan
Sebagian besar masjid hanya memiliki jamaah di bawah 10%. Rata-rata tingkat minat shalat berjamaah di masjid di Indonesia masih sangat kecil (12%). Hanya ada 12 orang yang berminat shalat berjamaah di masjid dari 100 orang yang diharapkan.

Saran
Perlu dibentuk Gerakan Pembangunan Kebiasaan Shalat Berjamaah (GPKSB) di setiap masjid. Sudah adakah di masjid anda…….? ***

Waktu & Responden
Survey dilaksanakan bulan Maret 2010 terhadap penggemar halaman Shalat Sempurna on Facebook yang saat itu berjumlah 19.200 orang.
SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


public speaking

19 Replies to “Hasil Survey Minat Shalat Berjamaah di Masjid”

  1. Orang lebih suka membangun masjid, daripada membangun isinya…

  2. Setuju, fungsi utama masjid adalh untuk shalat berjamaah. Masjid yang di bangun dengan biaya 3 Milyar, tapi jamaahnya hanya 1 shaf benar-benar mubadzir…. pemborosan. Betul tidak pak ustadz?

  3. Ayo kaum muslimin pada shalat di masjid, jangan kebanyakan nongkrong di Mall

  4. Setuju Ustadz, masjid itukan rumah Allah jadi harus kita penuhi disaat waktu shalat…

  5. Memang betul Pak Ustadz sekarang2 ini banyak sekali masjid yang megah nan indah tapi jamaahnya sedikit banget…

  6. Memang betul pak Ustad, kita harus membangun yang namanya Gerakan Pembanguna Kebiasaan Shalat Berjamaah (GPKSB).

  7. Insyaallah saya akan membangun GPKSB agar masjid dekat rumah saya akan selalu ramai jamaahnya…

  8. Astaghfirulloh hal’adziim..subahanalloh..bener lho ust.., sekarang yang sering dibanggakan adalah bangunan fisik masjid dari pada isi masjid, khutbah/kultum diisi oleh orag-orang top n bertitel.., pengurusnya juga bertitel..tapi??? kepada siapa panutan masih jadi fenomena..

  9. Bagaimana kalau kita ajak mereka yg belum kemasjid dg bersilaturrahmi kpd mereka. Kita datang kerumah mereka satu demi satu, setiap hari satu, cari waktu yg sekiranya mereka luang atau waktu waktu dimana waktu sholat rowatib akan tiba.Setelah adzan berkumandang kita ajak mereka langsung kemasjid. Kalau belum terbiasa, maka ikutlah berlatih dg orang2 yg setiap bulan ada program i’tikaf dimasjid. Insyaallah masjid kita makin lama makin banyak jama’ahnya. Barangkali itu menjadi solusi bagi masjid yg mulai ditinggalkan saudara2 kita itu.Mohon ma’af jika kurang berkenan.

  10. betul pak ustad, klu sholat subuh sangat sedikit jama’ahnya. mungkin orang menganggap shalat berjama’ah dimasjid fardhu kifayah saja. sehingga mereka mengerjakan shalat wajib di rumah.

  11. memang Bapak-2 dilingkungan tempat sayapun susah untuk berjama’ah di masjid, padahal dia punya rumah persis di depan Masjid. Aku sendiri bingung nggak habis pikir, kok ada ya.

  12. Kita do’akan semoga yg belum shalat berjama’ah di masjid diberi taufik oleh Allah. Dan semoga yg sudah jama’ah di Masjid bisa terus Istiqomah tuk menjalankannya. Aamiin.

  13. Hanya info saja: jemaah di masjid kami ( saat shalat subuh saat ini bisa 6-7 baris (6-7 shaf, saya pernah hitung tiap shaf 27-30 orang ) jadi kalau rata-rata tiap shaf 28 orang, maka : 7×28 = 196 orang jamaah. Pada hari sabtu subuh bisa lebih banyak, bisa 8-9 shaf, karena disamping hari libur, di mesjid kami sesudah shubuh ada pengajian / diskusi masalah2 agama.
    Wass

  14. Subhanallah, luar biasa. Masjid Al Falah Cimanggu, yah?

  15. Di tempat saya Pengurus Masjid ada sekitar 30 orang, tetapi yg istiqomah datang ke Masjid hanya beberapa orang saja, Ketuanya saja datang ke Masjid kalau ada GORO, dan Musyawarah. Terus bagaimana untuk memakmurkan Masjid. Sebaiknya untuk Amir Masjid, orang yg selalu Sholat Shubuh dan Isya berjama’ah. Jangan asal pilih saja..

  16. perlu pendidikan kepada para jemaah tentang tata tertib selama berada di masjid, karena selama ini di masjid saya tinggal masih banyak yang belum tahu adab selama berada di masjid

  17. Assalamu’alaikum.. maaf saya belum mengerti cara menghitung hasil survey yang ada di tabel. Tolong bimbingannya kepada admin atau teman-teman yang lainnya. jazakallah

Leave a Reply

Your email address will not be published.