Mutiara Hikmah : Trik Ide Motivasi Pilihan

Trik Ide Mutiara Hikmah MotivasiSudah gabung di Fan Page Trik Ide Motivasi? <- Klik saja, kalau belum! Hari ini saya ingin memuat beberapa Mutiara Hikmah yang pernah dimuat di halaman tersebut. Ini dia…

Bencana dan Keberuntungan, Sama Saja!
Belum tentu yang kita anggap “Bencana” itu buruk
Belum tentu yang kita anggap “Untung” itu baik
Baik dan buruk yang sesungguhnya hanya Allah yang tahu.
Maka, diperlukan sikap yang “SAMA” dalam menghadapi bencana dan menerima keberuntungan, yaitu:”Prasangka Baik” atau husnudhon kepada Allah Sang Maha Bijak.

Ada bait puisi (Alm) Rendra yang menyiratkan hal itu:
…… bencana dan keberuntungan, sama saja!
Langit di luar langit di badan bersatu dalam jiwa.

 

Ide Praktikum Hari Ini
Tulislah angka “6” di telapak tangan anda.
Lalu perlihatkan pada teman anda.
Tanyakan: “Ini angka berapa?”
Pasti temanmu akan menjawab angka 9.

Padahal angka yang anda tulis adalah angka 6.

Lalu anda dan teman anda sama-sama “ngotot”
bahwa “Sayalah yang benar!”

Sobat….
Dari praktikum ini kita ambil pelajaran penting bahwa “sudut pandang” akan mempengaruhi “opini”.

Nah…. kadang kita bertengkar untuk sebuah kasus yang semestinya tidak perlu diperdebatkan. Karena ternyata masing2 punya sudut pandang yang berbeda.

Karena itu…
STOP Pertengkaran
STOP Perdebatan
STOP Permusuhan
Mari kita kembangkan daya maklum kita masing-masing.

 

Awas, Orang Hebat Gadungan!
Seorang yang hebat dapat dilihat dari cara ia MEMPERLAKUKAN orang-orang kecil dengan baik.

Tapi orang hebat yang GADUNGAN, ia memperlihatkan “kehebatan semunya” dengan cara MEMPERMALUKAN orang-orang kecil di hadapan orang-orang besar.

So, jadilah orang hebat yang asli.
OK sobat?
Penyebab Kegagalan
Orang gagal biasanya bukan karena kurang kemampuan, tapi karena kurang kemauan (tekad).

 

Kunci Sukses
SABAR itu kunci sukses
Baik dalam menghadapi musibah
Ataupun dalam menghadapi kebahagiaan
Bahkan dalam menghadapi perang

 

Optimis Vs Positve Thinking
Orang yang optimis tindakannya penuh dengan energi, tapi kedongkolan2 dalam menghadapi masalah masih kerap kali muncul.

Orang yang positive thinking (husnudhon) tindakannya penuh dengan LEGOWO. Tidak ada kedongkolan2 dalam hatinya, karena dia selalu berprasangka baik (positive thinking) bahwa semua yang terjadi dipandang sebagai hal yang terbaik yang diberikan oleh Allah kepadanya.

Jadi… GANTI optimisme anda dengan possitive thinking.

Semoga beberapa mutiara hikmah ini bermanfaat untuk kita semua.

SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


public speaking

13 Replies to “Mutiara Hikmah : Trik Ide Motivasi Pilihan”

  1. SubhanAllah…. Wasyukurillah:

    Saya diberi kesempatan oleh Allah SWT, untuk mendapatkan wejangan2, nasehat yang senantiasa saya tunggu2 dan sangat saya butuhkan.

    Semoga menjadi amal jariah yang tak kan pernah putus sampai akhir kelak.

    Jazakumullahu khairon kasthiiiir…

    Aamiiin….. Ya Allah….. Ya Rabbal’alamiiin…..

    Wass wrwb

  2. Sudah saya kunjungi. Masukan dari saya, agar artikel ditambah gambar untuk menambah daya tarik

  3. Uraian anda sangat terkait dengan kisah berikut ini:
    “Kisah Keledai, Ayah, dan Anak…..”
    Ketika keledai ditunggangi oleh kedua orang (ayah dan anak), org2 bnyak yg menyalahkan dan mengatakan betapa tidak kasihannya keledai kecil ditunggangi oleh 2 org, lalu sang ayahpun turun, dan org2pun bny yg menyalahkn dan mengatakan tega2nya anak itu ayahnya disuruh jalan, lalu anaknyapun turun, dan ayahpun yg naik, org2pun ttap juga menyalahkn dan mengatakan betapa bodohny sang ayah anaknya di suruh jalan, kmd mereka berdua turun (jalan), dan org2pun tetap menyalahkn dan mngatakan kenapa keledaimu tidak kau tunggangi, akhirnya sang ayah bersama sang anak menggendong keledainy, dan org2pun tetap mengejek dan menyalahkan sambil mentertawakan kejadian yg dilakukn sang ayah dan sang anak..
    Apapn sudut pandang yg trjadi seseorang dalam melihat sbuah kejadian, senantiasa bertentangan dngan pemikiran dan hati nuraninya……
    scdc-f1q

  4. alhamdulillah, Jazakumullahu khairon kasthir, atas semua nasihat penyejuk hati< semoga kita bisa istiqoma

  5. AMARAH dan KEIHKLASAN
    * Renungan menjelang maghrib untuk mencahayai kegelapan hati

    “Selalu memendam amarah bagaikan menggenggam bara panas untuk dilontarkan kepada seseorang, maka kitalah yang akan terbakar.” -Sidharta Gautama.

    Dalam hidup memang wajar kalau ada peristiwa-peristiwa yang membuat kita marah dan kecewa, namun cepat kendalikan emosi kita kembali.

    Jangan biarkan rasa amarah, dendam, iri, kesal atau kecewa kepada pasangan, teman, rekan kerja, atau atasan di kantor bercokol lama di hati kita, apalagi satu grup “ongko2 shohib” dalam wa ini

    Kekesalan, amarah dan kekecewaan hanya akan mengaktifkan hukum tarik menarik, yang membuat kita menerima apa yang kita berikan.

    Bila kesal pada pasangan atau ada kawan yang mengingkari janji, lalu kita menyalahkan mereka atas kekacauan semua itu, maka kita akan mendapatkan kembali keadaan yang dipersalahkan itu.

    Kembalinya keadaan itu tidak harus selalu dari orang yang kita salahkan, namun sejatinya kita akan mendapatkan kembali keadaan yang kita salahkan itu.

    Ikhlaskanlah, maafkanlah, serta lupakanlah maka hati akan terasa lebih lega dan ringan dalam menjalani hidup, lebih fokus terhadap tujuan hidup, tanpa terbebani penyakit-penyakit hati yang hanya akan menghabiskan energi positif dan energi produktif didalam diri kita

    “Jika saya mengikhlaskan diri saya, saya menjadi yang saya inginkan.
    Jika saya mengikhlaskan yang saya punya, saya akan menerima apa yang saya butuhkan” – Tao Te Ching.

    “Amarah justru bukan akan menyelesaikan masalah, namun amarah justru akan melahirkan masalah baru yang menyakitkan” – f1q

    “Hakekatnya Amarah adalah Tuhan sedang menegur diri kita secara langsung, melalui seseorang yang digunakanNya” – f1q

    “Sabar itu tak berbatas namun sabar itu senantiasa melahirkan keikhlasan tanpa pamrih, dan
    Amarah bukanlah sebuah kekuasaan juga bukan sebuah kemenangan apalagi sebuah kemuliaan diri, namun sebuah kehinaan yang teramat hina” – f1q

    Tuhan, taubatkanlah aku dari amarah – amarah yang pernah ku lakukan
    Tuhan, sucikanlah aku sehingga aku bisa memasuki gerbang kemulianMu, scdc-f1q, 170114

  6. terima kasih banyak pak ahmad dan yang lainnya, karena pengetahuan dan pandangan saya mengenai suatu hal bertambah di sini

  7. Subhanawlloh………semoga kita semuadigolongkan ke dalam golongan orang2 yang sabar………..aamiin ya Robb..

  8. 7 WASIAT NABI (kepada ABU DZAR)
    * Pesan – pesan nabiullah untuk di implementasikan dalam kehidupan

    Rasulullah SAW, pernah berwasiat kepadaku dengan tujuh hal :
    1. Agar aku mencintai orang- orang miskin dan dekat dengan mereka;
    2. Beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku;
    3. Beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahmiku, meskipun mereka berlaku kasar kepadaku;
    4. Aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan ‘laa hawlawa laa quwwata illa billah’ (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah);
    5. Aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit;
    6. Beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah; dan
    7. Beliau melarang aku agar tidak meminta-minta sesuatupun kepada manusia”
    (HR. Ahmad).

    Sebuah kisah dari sebuah tafsir +++++++++

    Di lahut mahfudz, para malaikat bertanya kepada Alllah: “Yaa… Alllah, kenapa setiap kutatap ke bumi senantiasa ada bagian yang silau yang tak mampu kulihat”, “Ada amalan apa Yaa Alllah, yang manusia lakukan sehingga aku tak mampu melihatnya..?”

    Kata Alllah azza wa jalla: “Di bumi manusia pada sholat, ibadah, puasa, thowaf, berhaji, bahkan bertasbihpun yang mana juga dilakukan oleh makhluk – makhluk.Ku yang ada di langit dan itu semua bisa kau lihat, namun ada 2 amalan manusia yang di bumi dilakukan namun tidak dilakukan oleh makhluk.Ku di langit sehingga engkau tidak mampu untuk melihatnya, untuk itu turunlah ke bumi”

    Maka bergegaslah malaikat turun ke bumi untuk melihat amalan manusia tersebut, sambil tertegun dan terperanjat kemudian kembali kehadapan Alllah azza wa jalla, kemudian para malaikat berkata: “Benar, yaa Rabb sungguh menakjubkan….!”

    “Apa yang engkau lihat….?”. kata Alllah, maka para malaikat menjawab: “Amalan pertama adalah amal jariahnya orang-orang berkecukupan (kaya, red.) kepada orang-orang yang tidak mampu (miskin, red.), lalu amalan kedua adalah rintihan para pendosa untuk bertaubat atas dosa-dosanya yang telah berbuat kemaksiatan, sementara Engkau pernah befirman Mereka lebih tinggi kedudukannya dibanding dengan orang-orang yang hanya sholat atau ibadah di masjid”. scdc-f1q, 220214

  9. HIKMAH DIBALIK SEEKOR RAJAWALI
    * Sebuah Perjalanan Yang Tangguh, Tawadhuk, danTabah

    Karakteristik utama seekor Rajawali adalah tidak pernah takut akan badai, justru burung rajawali seringkali menantikan datangnya badai. Dia akan mengembangkan sayapnya, memperhatikan dengan pandangan visinya, kapan badai datang, dan dia akan menghadapinya dan menggunakan badai itu untuk melambung tinggi, ketika badai itu datang burung rajawali tidak mengepakan sayapnya, namun dia mengembangkan sayapnya.

    (Hikmah: Badai atau tantangan senantiasa akan datang bagi orang-orang yg berada di posisi puncak, maka jangan lari namun hadapi senyatanya secara fokus akan badai tersebut, terimalah dengan ikhlas serta lapang dada dan terbuka untuk menjalani tantangan. Masalah itu tidak ada, yang ada adalah tantangan untuk tetap survive)

    Beda halnya burung rajawali dengan seekor ayam atau anak ayam, ayam atau anak ayam penciumannya tajam, mereka tahu saat akan datang badai, mereka ribut berkotek-kotek, menciap-ciap, bingung lari kesana kemari, sambil mengepak-ngepakkan sayapnya mencari tempat persembunyian untuk berlindung terhadap badai. Jika badai datang mereka bisa menjadi korban, sebab mereka lemah, tak berdaya, dia menjadi victim badai, lain halnya dengan burung rajawali, dia tidak menjadi victim, namun menjadi victor, pemenang, untuk tetap terbang mengatasi badai

    (Hikmah: Berusaha menghadapi badai secara tangguh untuk menjadi menjadi “The Winner”, bukan lari dari sebuah masalah sebagai seorang pengecut dan bukan juga yang lama bertindak sebagai seorang yang penakut. Sadari bahwa masalah itu tetap ada dan akan selalu datang dari berbagai penjuru, maka ubahlah masalah itu menjadi sebuah tantangan agar tetap dinamis dan eksis)

    Rajawali akan menyediakan waktu untuk memperbaharui diri, ketika dia sadar akan kekuatan sayapnya mulai berkurang, dia sabar, dia berdiam diri, dia tidak terbang, dan dia mencari tempat yang tinggi di atas bukit batu.

    (Hikmah: Ketika melihat atas kelemahan dirinya atau kekurangan atas kemampuannya, maka dilakukan introspeksi sepenuhnya, lalu secara tawadhuk memproses akan dirinya melalui sebuah perenungan di tempat yang paling tinggi yakni mendekati “Rabb”nya, karena hanya “Dia”lah satu2nya yang mampu mewujudkan kemenangan sejati atas dirinya)

    Seekor burung rajawali adalah burung yang memiliki usia paling panjang, bahkan seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun, namun untuk mencapai umur tersebut merupakan sebuah pilihan bagi seekor rajawali, apakah dia ingin hidup sampai 70 tahun atau hanya sampai 40 tahun….?

    Dan ketika burung rajawali mencapai umur 40 tahun, maka untuk dapat hidup lebih panjang 30 tahun lagi, dia harus melewati transformasi tubuh yang sangat menyakitkan. Pada saat inilah seekor rajawali harus menentukan pilihan untuk melewati transformasi yang menyakitkan itu atau melewati sisa hidup yang tidak menyakitkan namun singkat menuju kematian atas dirinya

    Pada umur 40 tahun paruh rajawali sudah sangat bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya sehingga ia akan kesulitan memakan. Dan cakar-cakarnya juga sudah tidak tajam. Selain itu bulu pada sayapnya sudah sangat tebal sehingga ia sulit untuk dapat terbang tinggi.

    Bila seekor rajawali memutuskan untuk melewati transformasi tubuh yang menyakitkan tersebut, maka ia harus terbang mencari pegunungan yang tinggi kemudian membangun sarang di puncak gunung tersebut. Kemudian dia akan mematuk-matuk paruhnya pada bebatuan di gunung sehingga paruhnya lepas.

    Setelah beberapa lama paruh baru nya akan muncul, dan dengan menggunakan paruhnya yang baru itu ia akan mencabut kukunya satu persatu-satu dan menunggu hingga tumbuh kuku baru yang lebih tajam. Dan ketika kuku-kuku itu telah tumbuh ia akan mencabut bulu sayap nya hingga rontok semua dan menunggu bulu-bulu baru tumbuh pada sayapnya. Dan ketika semua itu sudah dilewati rajawali itu dapat terbang kembali dan menjalani kehidupan normalnya. Begitulah transformasi menyakitkan yang harus dilewati oleh seekor rajawali selama kurang lebih setengah tahun.

    (Hikmah: Tabah adalah senjata yang paling jitu untuk menerima sebuah kenyataan tentang hidup dan kehidupan, yakni dengan melakukan transformasi diri melalui sebuah meditasi, pasrah, dan berjuang untuk tidak menyerah dengan keadaan, kecuali hanya orang-orang yang senantiasa berputus – asa (“Tai Asyu”, b,arabnya), tidak ada kata GAGAL yg terbersit didalam fikirannya, dan SUKSES bukan merupakan tujuannya, namun PRESTASI adalah wujud dari sebuah kepentingan bersama secara utuh dan futuh, sehingga menjadi ORANG YANG BERGUNA sebagaimana sabda nabiullah: “Orang yang paling HEBAT adalah orang yang BERGUNA bagi semesta alam”)…… scdc-f1q, 230214

  10. Semoga Allah selalu menyertai kita semua dan mengumpulkan kita bersama sama orang yang sabar , Sesungguhnya Allah bersama orang orang yang sabar . Amiin

  11. Subhanallah sungguh menyentuh dan bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.