Mutiara Hadits Pilihan

Setelah bulan lalu posting Mutiara Quran, kali ini saya hadirkan Mutiara Hadits Pilihan untuk kita renungkan dan Mutiara hadits pilihan, mutiara hikmahamalkan.

Penting! Mohonlah Selalu untuk Ketetapan Iman
Anas RA memberitahukan, Muhammad Rasulullah senantiasa memperbanyak ucapan: “Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada agamamu.”
Lalu Anas RA bertanya, “Wahai Rasulullah, aku beriman kepadamu dan apa yang engkau bawa. Apakah engkau masih mengkhawatirkan kami (menjadi tidak beriman kembali)?”
Beliau menjawab, “Benar, sesungguhnya hati itu berada di antara dua jari dari jari-jari Allah SWT. Dia akan membolak-balikkannya sekehendak-Nya.” (HR. Tirmidzi)

Tips Menggapai Manisnya Iman
Anas RA, memberitakan, Muhammad Rasulullah SAW bersabda : “Ada tiga perkara apabila terdapat pada diri seseorang, maka ia akan merasa betapa manisnya iman:
1) Mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi dari yang lain-lain.
2) Mecintai orang lain semata-mata karena Allah.
3) Benci menjadi kafir kembali setelah Allah melepaskannya dari kekafiran itu, sebagaimana bencinya akan dilempar ke neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ciri Kesempurnaan Iman
Abu Hurairah RA menceritakan, suatu hari para sahabat menghadap Muhammad Rasulullah SAW. “Ya Nabi Allah, kami merasa di hati kami ada suatu was-was yang amat berat bagi kami menuturkannya.”
“Benarkah itu?”
“Ya, sungguh.”
“Yang demikian itu adalah tanda suatu iman yang sempurna.” (HR. Muslim)
Keterangan : Rasa was-was yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah perasaan takut murtad, yaitu keluar dari agama Islam. Itulah sebabnya orang yang benar-benar beriman sangat berhati-hati dalam setiap tingkah lakunya agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan syirik.

Hebatnya Seorang Mukmin, Manusia Super….
“Sungguh mengagumkan orang-orang mukmin, karena pekerjaannya semuanya baik. Yang demikian tidak terdapat pada orang lain, kecuali orang mukmin. Karena apabila berhasil (sukses) dia bersyukur dan jika ditimpa kesulitan dia bersabar. Itulah (rahasia) kebaikannya.” (HR. Muslim)

Ayo Luruskan Lidah….
“Iman seseorang tidak akan lurus sebelum hatinya lurus dan hatinya tidak akan lurus sebelum lidahnya lurus.” (HR. Ahmad bin Hambal)

Termasuk Kebaikan
“Meninggalkan sesuatu yang bukan urusannya termasuk kebaikan iman seseorang.” (HR. At-Tirmidzi)

Hati-Hati… Dusta adalah Ciri Tak Beriman
Suatu ketika seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Ya Rasulullah, apakah seseorang mukmin bisa menjadi penakut?”
Beliau menjawab : “Ya.”
“Apakah seorang mukmin bisa menjadi kikir?”
“Ya”
“Apakah seorang mukmin bisa menjadi pendusta?”
“Tidak,” tegas beliau. (HR. Imam Malik)

Hati-Hati… Jangan Kehilangan Agama!
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan dan kecurangan. Karena kelaparan berarti kehilangan nikmat, dan kecurangan (khianat) berarti kehilangan agama.” (HR Abu Daud)

Dua Golongan yang Tak Beriman
“Siapa yang menodongkan senjata kepada kita, mereka bukan termasuk golongan kita. Dan siapa yang menipu kita, tidak termasuk golongan kita juga.” (HR. Muslim)

Orang Beriman Tidak Bohong dan Riya
“Iman seorang hamba tidak akan sempurna sebelum ia meninggalkan kebohongan dalam bergurau dan meninggalkan riya’ (pamer), sekalipun benar.” (HR. Ahmad bin Hambal)

Islam Harus Lebih Dicintai dari Apapun
Anas bin Malik ra memceritakan bahwa pernah ada seorang lelaki meminta kambing kepada Rasulullah sebanyak di antara dua gunung dan beliau memenuhinya. Setelah itu lelaki tersebut kembali kepada kaumnya dan berseru, “Masuklah dalam Islam kalian semua. Sungguh Muhammad telah memberiku sesuatu yang amat banyak sekali, tanpa takut menjadi miskin.” Lalu Anas berkomentar, “Jika seseorang masuk Islam hanya karena menginginkan dunia, maka bukan Islam namanya. Islam harus lebih dicintai daripada dunia dan isinya.”
(HR. Muslim)

key: mutiara hadits pilihan, mutiara quran mutiara hikmah

Untuk input kami, jika anda suka artikel ini : Klik 'Like'
Dan jika ingin ikut berbagi ke teman : Klik t / f / M

16 thoughts on “Mutiara Hadits Pilihan

  1. HMHARTONO

    mohon maaf .ass,ustad tolong dalam memberikan tausiah ,sebaiknya disertai derajat hadisnya ,karena sekarang kan banyak orang cerdas /pandai ,biar tidak menimbulkan fitnah sesama muslim.wass

    Reply
    1. Akhmad Tefur Post author

      Terima kasih. Sementara ini, derajat hadits disebutkan apabila hadits tersebut lemah. JIka tidak disebutkan derajatnya, berarti insya_allah shahih, atau yang tidak diperlukan informasi derajatnya (karena berupa hadits motivasi dan sejenisnya).

      Reply
  2. syamsul bahri

    Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh,
    Ustad saya banyak terima kasih atas tausiah dan artikel-artikel ustad dan saya mohon maaf dan izin, kadang-kadang saya ambil sari patinya sabagai bahan kultum saya ditempat saya sholat berjamaah.
    Mudah-mudahan kita tetap dalam lindungan dan ridho Allah.
    Wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

    Reply
  3. ALI MASYKUR

    Tauziah yg biasa, dengan isi yg luar biasa, apabila direnungkan. Semoga Allah selalu menetapkan Iman, Taqwa kita dan menuntun dalam kehidupan kita. Amin. Terima kasih Pak Ustadz, semoga Allah memberikan pahala kepada Pak Ustadz. Amin.

    Reply
  4. Pingback: Hadits Nabi Muhammad SAW : 7 Pedoman Hidup yang Menyejukkan Info Untuk Mutu Anda Sekeluarga

  5. ade

    Maaf, tolong koreksi kalau salah.
    Adalah lebih baik tidak dituliskan Ass atau dengan yang dimaksud Assalamu ‘alaikum warrohmatullahi wabarokatuh.
    Seperti diketahui arti ass adalah hal tidak baik/sopan.

    Reply
  6. Hamli kadri

    Assalamu’alaykum Wr Wb.
    Ustad, ana saran : setiap menampilkan hadits Nabi Saw agar dicantumkan juga tulisas Arab nya.
    Jazakallah

    Wassalam
    Hamli Kadri

    Reply
    1. Akhmad Tefur Post author

      Wa alaikum salam wr wb. Terima kasih atas sarannya. Sementara ini hanya sebagian saja yang dapat kami cantumkan Arabnya, karena keterbatasan kemampuan. Untuk mengetik huruf Arab di keyboard kami masih sangat lambat, sehingga perlu waktu lama untuk menulis sebuah teks Arab.

      Reply