Ukin dan Ikin di Tahun Baru

artikel menarik » menyambut tahun baru

artikel menarik tahun baruBagaimana pandangan anda tentang sejumlah aktivitas menyambut tahun baru 2013 kemarin? Tentang terompet, jagung bakar, panggung hiburan sampai dzikir akbar? Saya yakin anda punya pandangan tersendiri.

Demikian juga Ukin dan Ikin. Keduanya punya pandangan yang bertolak belakang dalam menyikapi tahun baru. Saya rasa anda perlu menyimak kontro versi ini untuk mengembangkan daya maklum anda.

Ukin adalah sosok yang mewakili orang yang selalu always memandang miring terhadap sesuatu. Ikin sebaliknya, selalu berpandangan positif.

Terompet Tahun Baru
Kata Ukin:
terompet tahun baru“Bermain terompet di tahun baru itu bikin gaduh. Ini budaya orang kafir… jangan ikut-ikutan. Stop bunyikan terompet di tahun baru!”
Ukin pun dengan gencar berkapanye anti terompet tahun baru di facebook, twitter. Bahkan bikin semacam SMS berantai. Mungkin anda juga pernah mendapat SMS semacam ini. Iya, kan?

Kata Ikin:
“Tahun baru banyak membawa berkah. Para pedagang es yang kurang laku karena musim hujan ini banyak yang banting strir jualan terompet. Alhamdulillah mereka bisa tersenyum kembali.”
Ya, tahun baru begitu sangat berarti bagi mereka.

Panggung Hiburan
Kata Ukin:
panggung hiburan tahun baru, artikel menarik“Ini pemborosan. Hura-hura saja. Mendingan buat mbangun atau memperbaiki sarana umum. Perbaikan jalan, jembatan, kanal banjir. Gimana sih?

Kata Ikin:
“Ini saatnya rakyat kecil bisa menikmati hiburan. Biasanya para EO mematok karcis 200 ribu untuk menikmati show artis beken ini. Malam tahun baru ini mereka tidak dipungut sepeser pun.”

Dzikir Akbar Tahun Baru
Kata Ukin:
dzikir akbar tahun baru“Tidak sepatutnya umat Islam ikut-ikutan merayakan tahun baru! Bukankah Islam punya tahun baru sendiri?

Kata Ikin:
“Alhamdulillah ada kegiatan yang sangat positif. Daripada hadir di panggung gembira lebih baik ke panggung dzikir. Kalau nggak ada dzikir akbar bisa-bisa para remaja pada ngeloyor ke organ tunggal sementara orang tuanya nongkrong di pentas wayang kulit.”

***
Demikianlah, Ukin selalu memandang negatif setiap aktifitas tahun baru. Sedangkan Ikin selalu melihat sisi baiknya.

Setuju atau tidak setuju dengan salah satunya, itu terserah sampeyan
Mau beli terompet atau tidak, itu urusan sampeyan
Mau hadir di panggung hiburan atau tidak, itu pilihan sampeyan
Tapi satu hal yang mesti sampeyan lakukan di tahun baru adalah:
“Jangan tinggalkan shalat berjamaah di masjid!”
Coba hitung, 1 Januari kemarin shalat Subuh berapa shaf di masjid anda…?!
Bagaimana menurut pendapat anda?

key: artikel menarik menyambut tahun baru

error: Content is protected !!