Kisah Hikmah Taufiq Ahsan Sayidi

Foto: sumutberita.com

Pernahkah seseorang berbuat jahat pada anda? Misalnya: hape anda dicuri, jatah anda diambil orang, atawa mobil anda dirusak… Bagaimana perasaan anda?

Bagaimana jika yang merusak mobil anda adalah justeru orang yang telah anda tolong sebelumnya? Hah….!!! Coba simak kisah hikmah menarik di bawah ini:

Taufiq dan Ahsan akhirnya kehabisan ongkos, padahal tujuan perjalanannya masih jauh. Untunglah, dalam sepeminuman teh mereka mendapat tumpangan gratis. Mereka menumpang sebuah mobil Kijang yang dikendarai oleh seorang pria paruh baya. Namanya Pak Sayidi, beliau baru sepekan membeli mobil barunya itu.

Namun anehnya…

Ketika sampai di tempat tujuan, Ahsan justeru merusak mobil yang ditumpanginya itu… Body kanan kirinya digores dengan paku. Goresannya banyak sekali, dan tebal. Tentu saja perbuatan Ahsan ini diprotes oleh Taufiq:

“Ahsan, engkau telah melakukan perbuatan munkar dengan merusak mobil ini. Tidakkah engkau kasihan kepada Pak Sayidi yang telah berbaik hati memberikan tumpangan pada kita?”.

Nah, sahabat… bagaimana jika anda adalah sang pemilik mobil itu?

Bagaimana perasaan anda?
Bagaimana cara anda menghadapi masalah ini?
Bagaimana sikap Pak Sayidi yang mengalami kejadian ganjil ini?
Kita lanjutkan ceritanya yuk…

Pak Sayidi sangat heran… (sama seperti anda bukan? :)), juga dongkol… (anda juga?). Tapi beliau tetap tenang…., sabar dan tawakal kepada Allah (ini mungkin yang membedakan :), tul?)

Singkat cerita, mereka akhirnya berpisah. Pak Sayidi terus melanjutkan perjalan dengan mobilnya yang penuh goresan paku, sementara Taufiq dan Ahsan berhenti di tempat tujuannya.

Saat melewati daerah Sariwon, keanehan kedua terjadi…
Ada sekelompok orang bertopeng yang memaksa agar mobilnya berhenti, dan mereka menghalau mobil Pak Sayidi ke tempat yang agak masuk ke dalam dari jalan raya.

“Ada apa ini?” Tanya Pak Sayidi.
“Sudah, ikuti saja!” Kata salah seorang yang bertopeng itu.
Rupanya di tempat itu sudah ada 5 mobil yang dihalau. Setelah mengamati keadaan, Pak Sayidi tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ya, perampokan mobil oleh kawanan perampok bersenjata api! Semua pemilik mobil disuruh keluar, dan diminta kuncinya dengan paksa.

Pimpinan perampok itupun mendekati mobil Pak Sayidi… Pak Sayidi agak berdebar-debar.

“Keluar!” Seru pimpinan perampok itu.
“Bawa sini kuncinya!”, bentaknya sambil menodongkan senjata.
Namun tiba-tiba, pimpinan perampok itu meringis setelah melihat body mobil Pak Sayidi yang penuh dengan goresan itu.
“Mobilmu tidak mulus, aku tidak suka… sana cepat kamu pergi!”

Alhamdulillah…. Pak Sayidi bersyukur, mobilnya tidak jadi diambil oleh sang perampok karena tidak mulus. Sebelum meninggalkan tempat naas itu, pak Sayidi sempat melirik ke mobil-mobil lainnya, ternyata memang semuanya mobil keluaran baru dan mulus.

Inilah rahasia Allah…
Kisah nyata yang mirip dengan cerita di atas adalah kisah Nabi Musa ketika menimba ilmu dari Nabi Khidir. Saat mereka menumpang perahu, Nabi Khidir merusak perahu tersebut. Nabi Musa heran dengan tindakan Nabi Khidir, tapi ternyata justeru rusaknya perahu tersebut telah menyelamatkan dari perampokan perahu yang dilakukan oleh seorang raja yang bengis.

Sahabat yang berbahagia….

Mungkin hari ini kita menerima hal yang pahit, tapi justeru sebenarnya untuk kebaikan kita di masa yang akan datang. Namun perlu diingat, hikmah di balik musibah itu terkadang tampak jelas dan dapat kita rasakan langsung. Terkadang juga kita tidak dapat menyadarinya, seolah tidak merasakan, bahkan Allah membalasnya tidak di dunia ini.
Tapi yakinlah, Allah Maha Bijaksana. Tetaplah berprasangka baik kepada Allah, bahwa Allah selalu memberikan yang baik untuk kita, walaupun menurut kita buruk.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi  kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS Al Baqarah: 216).

Oleh karena itu, jika kita ditimpa kepahitan, kejahatan, musibah, ikuti petunjuk Allah dan RasulNya:
–  Sabar dan tawakal (QS Al Baqarah: 155-156)
–  Berdoa mohon kebaikan kepada Allah (HR Muslim)

Dari Umu Salamah, Rasul SAW, bersabda : “Tiada orang yang ditimpa musibah lalu mengucapkan kalimat (lihat di bawah), pasti Allah memberi pahala dalam musibah itu dan memberi ganti untuknya yang lebih baik dari pada yang telah lenyap.” Dan sewaktu Abu Salamah meninggal, lalu kuucapkan kalimat itu, maka Allah memberi ganti (suami) bagiku yang melebihi dia, yaitu Rasul SAW (HR Muslim).

Inilah doanya: INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN. ALLOOHUMMA- JURNII FII MUSHIIBATII,WA AHLIFLII KHOIRAN MINHAA. (Sesungguhnya kami semua dijadikan Allah, dan kepada-Nyalah kami akan kembali. Ya Allah berilah kami pahala dalam menghadapi penderitaan (musibah) ini, dan berikan kami pengganti yang baik dan melebihinya).

SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


public speaking

18 Replies to “Kisah Hikmah Taufiq Ahsan Sayidi”

  1. Subhanallah, sungguh cerita yang sangat menarik sekali, betapa besarnya pertolongan Allah SWT, memang jika kita mau berprasangka baik kepada Allah maka Allah pun akan memberikan kebaikan pada kita. Mudah2an dengan cerita ini kita bisa dapat ambil pelajaran, bahwasanya kita harus selalu berprasangka baik kepada Allah SWT…

  2. Alhamdulillah, bertambah lagi ilmuku hari ini, terimakasih atas artikel yang sangat bagus ini dan sangat bermanfaat buat saya ambil pelajaran dan hikmahnya, mungkin selama ini saya masih kurang bersabar dalam menghadapi musibah atau penderitaan yang saya alami, semoga saja saya dapat menjadi orang yang selalu sabar..Amiin!

  3. Sungguh Allah Maha Bijaksana, betapa indahnya jika kita bisa berprasangka baik kepada Allah, betapa nikmatnya jika Allah menolong kita, oleh karena itu marilah kita mulai membenahi diri, tentunya dengan kesabaran maka Allah akan dekat dengan kita, seperti cerita artikel ini, mudah2an bagi yang membaca artikel ini dapat mengambil pelajaran dan hikmah dibalik semua musibah…

  4. Alhamdulillah saya dapat mengambil pelajaran pada artikel Pak Ustadz ini, bahwasanya selama ini saya masih kurang bersabar dengan apa yang menimpa saya baik itu musibah kecil maupun besar, sungguh artikel ini sangat menggugah hati saya, sehingga saya termotivasi untuk menjadi orang bersabar, tawakal dan berprasangka baik kepada Allah, dengan itu Allah akan berbuat baik pula pada kita selaku hambaNya..

  5. Saya sangat berterimakasih kepada Pak Ustadz yang telah mengingatkan kepada saya tentang hikmah di balik musibah, memang sungguh luar biasa pertolongan Allah kepada kita jika kita mau bersabar, tawakal dan berprasangka baik kepada Allah dari setiap musibah, mudah2an Allah membalas kebaikan Pak Ustadz yang telah mengingatkan kita semua khususnya bagi saya… Amiin!

  6. alhamdulillah
    Sungguh Allah punya rencana yg sangat indah,
    Andai kita bisa bersabar dlm setiap musibah/kejadian yg menimpa
    makasih pak ustad..Note ini sangat bagus…

  7. Subhanallah..mengingatkan qt agar selalu bersabar dan tawakal dalam menghadapi musibah ternyata dibalik musibah ada hikmahnya..

  8. Subhanallah…, kisah tersebut mengajarkan kita agar selalu sabar dalam menghadapi musibah serta selalu khusnudzon kpd Allah SWT. Trimakasih ustad, jazakumullah khaira katsiran…

  9. Allahuakbar…. hikmah Kesabaran dalam mengendalikan nafsu amarah

  10. Saudara Akhmad Tefur,
    Kisah mirip seperti itu memang ada, dan baik untuk dijadikan pelajaran. Namun, kisah yang ditampilkan dalam rangka dan kerangka dakwah Islamiah wajiblah datang dari kisah yang benar2 terjadi, bukan hasil karang mengarang yang berarti kisah palsu. Ini ditolak dalam dakwah Islam.

    Allah Maha Suci, dan AgamaNyapun suci lagi sempurna. Oleh karena itu
    Dakwah yang Haq tidak dicampur dengan promosi yang batil, padahal kamu mengetahuinya (Al Baqarah 42).

    Allah Mengetahui, tapi saya belum mengetahui apakah kisah itu haq atau batil, yang tak layak tampil dalam dakwah Islamiah.

    Inilah, yang Saudara Akhmad Tefur wajib mengetahuinya. Ceritera palsu sama dengan bohong, dan bohong itu INDUK dari SEGALA DOSA !!!
    Mudah2an ini ingatan yang baik bagi Saudara Akhmad Tefur
    Terima kasih – masih ingat kepada saya.
    Salam,
    Alexander Idrus Zulkarnain
    Tukang Kebun & bersih-bersih
    Masjid Jabal Nur
    Bukit Indah

  11. Terima kasih, tapi saya tidak sependapat dengan anda tentang hal ini.

  12. JELAS SYIAH ITU BEDA DARI ISLAM.. GIMANA MAU DISAMAKAN DENGAN ISLAM?? PERGI KE NERAKA AJA ORANG2 SYIAH.. SAHABAT RASUL AJA DIBILANG KAFIR.. BACA DULA YA APA HAKIKAT SYIAH ITU SEBENARNYA DAN PELAJARI JUGA AGAMA ISLAM YANG BENAR BERSUMBER DARI ALQUR,AN DAN HADIST SHAHIH. BARU ANDA PAHAM.. JELAS..

Leave a Reply

Your email address will not be published.