Checklist Tarhib Ramadhan

Tarhib Ramadhan Menyambut PuasaChecklist Tarhib Ramadhan bertujuan untuk mengingatkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk menyambut Ramadhan, bulan puasa yang penuh berkah. Dengan persiapan yang lebih baik, insya_allah hasilnya akan lebih baik.

Silakan print dan beri tanda “V” jika sudah dikerjakan.

[   ] Baca artikel tentang puasa dan tentang bulan Ramadhan untuk meningkatkan motivasi. Misalnya, artikel yang berjudul: 17 Pengetahuan Wajib Tentang Ramadhan

[   ] Membuat rencana kegiatan selama bulan Ramadhan secara tertulis, spesifik, memiliki target yang terukur dan realistis. Jangan lupa tambahkan kolom untuk evaluasi hasil yang telah anda kerjakan.
Baca : 4 Langkah Urgent Menyambut Ramadhan

Continue reading “Checklist Tarhib Ramadhan”

Ceramah Idul Fitri Menjelang Shalat Id

Ceramah Idul Fitri ini biasanya disampaikan oleh pengurus DKM menjelang pelaksanaan shalat Id. Ceramah Idul Fitri adalah ceramah resmi, tidak seperti ceramah Ramadhan (Kultum Ramadhan) yang dapat disisipi dengan ice breaker.

* * *

Jamaah shalat Ied yang berbahagia
Setelah sebulan penuh kita sama-sama mengerjakan ibadah puasa dan berbagai macam ibadah lainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka di hari yang fitri ini, mari kita panjatkan doa: “Taqobalallohu minna wa minkum. Ja’alanalloh wa iyyakum minal aidin wal faizin … Amin ya robbal alamin”
Semoga Allah berkenan menerima seluruh  amal ibadah kita, dan semoga kita semua menjadi orang-orang yang kembali suci karena mendapatkan ampunan. Dan menjadi orang-orang yang memperoleh kemenangan karena mendapatkan ridho-Nya.

Continue reading “Ceramah Idul Fitri Menjelang Shalat Id”

Tips Membuat Bahan Ceramah Ramadhan yang Menarik

Saat  membuat bahan ceramah Ramadhan harus disesuaikan dengan waktu yang tersedia dan jenis ceramahnya. membuat bahan ceramah ramadhanCeramah Ramadhan dapat meliputi:
– Ceramah Menyambut Bulan Ramadhan
– Kultum Ramadhan
– Kuliah Subuh Ramadhan
– Ceramah Buka Puasa Bersama
– Ceramah Peringatan Nuzulul Quran
Inilah 3 tips yang patut anda coba untuk membuat bahan ceramah Ramadhan anda lebih menarik.

Tips Membuat Bahan Ceramah Ramadhan #1: Muqadimah 40 detik
Saya pernah mendengar sebuah ceramah yang muqodimahnya hingga 14 menit! Sungguh ini pemborosan waktu.  Ceramah Ramadhan menjelang shalat tarawih (kultum Ramadhan), biasanya maksimal 20 menit. Nah, jika muqadimah ceramah anda sudah 14 menit, maka anda hanya punya 6 menit untuk mengutarakan pesan-pesan intinya.

Muqadimah adalah kata-kata yang diucapkan mulai dari salam hingga menjelang masuk tema. Muqadimah yang terlalu panjang, biasanya disebabkan karena menggunakan redaksi hamdalah dan shalawat nabi dalam bahasa Arab yang panjang lebar dan banyak membaca dalil-dalil. Terus, muqadimah yang tadi sudah dibaca dalam bahasa Arab diterjemahkan lagi ke dalam bahasa Indonesia. Misalnya, jika setelah anda membaca hamdalah dan shalawat Nabi, lalu anda menyambungnya dengan kalimat ini:

“Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat illahi rabbi… ” Kemudian, anda pun lagi-lagi menterjemahkan yang telah anda baca tadi dengan mengatakan:

“Shalawat dan salam semoga tercurah pada junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam berikut para keluarganya, sahabatnya, dan….”

Sudah gitu, masih ditambah basa basi seperti ini:
“Yang saya hormati Bapak walikota ….
Yang saya hormati Bapak pimpinan…
Juga yang saya hormati…. anu, anu, anu dan anu…
Wabil khusus untuk almukarom ….
dan seluruh hadirin yang saya hormati.

Kalau saat ceramah Ramadhan (kultum Ramadhan) anda menggunakan muqadimah gaya ini, maka dua kemungkinan yang terjadi adalah:
1. Inti pesan anda tidak tersampaikan dengan sempurna, atau
2. Ceramah Ramadhan (kultum Ramadhan) anda melebihi 20 menit… dan hadirin tidak menghiraukan lagi dengan apa yang anda sampaikan.

Mengapa muqadimah harus singkat?
Continue reading “Tips Membuat Bahan Ceramah Ramadhan yang Menarik”