Karena Tak Punya Buku Taqwa

“Sidang Jumat yang berbahagia, marilah kita tingkatkan taqwa kita kepada Allah, dengan sebenar-benar taqwa.” Inilah pesan khatib Jumat yang selalu kita dengar setiap menghadiri shalat Jumat.

Apa artinya?

– Islam mengajarkan perbaikan terus menerus

– Muhasabah / evaluasi mingguan perlu dilakukan

Mari kita bertanya diri, “Peningkatan taqwa seperti apa yang sudah kita raih dibanding hari Jumat sebelumnya?” Atau malah sebaliknya, Jumat ini lebih kacau…

Mengapa dari Jumat ke Jumat banyak yang tidak berhasil memperbaiki diri? Jawabannya adalah: KARENA TAK PUNYA BUKU TAQWA!

Apakah Buku Taqwa itu?

Taqwa berarti mengerjakan perintah Allah, meninggalkan larangan dan yang tidak disukai-Nya.

Meningkatkan taqwa, berarti:

  • Meningkatkan kualitas/jumlah dalam mengerjakan perintah-Nya, dan
  • Meningkatkan kualitas/jumlah dalam meninggalkan yang tidak disukai-Nya.

Agar lebih paham, mari kita lihat contoh-contohnya…

Contoh peningkatan taqwa dari segi peningkatan kualitas ibadah:

  • Shalat tanpa pemahaman –> shalat dengan pemahaman
  • Shalat munfarid –> shalat berjamaah
  • Puasa awam –> puasa khawas, yang tidak sekedar menahan lapar

Contoh peningkatan taqwa dari segi peningkatan jumlah ibadah:

  • Tidak shalat malam –> mulai shalat malam
  • Shalat Duha 2 rakaat –> shalat Duha 12 rakaat
  • Baca Quran 10 ayat per hari –> 20 ayat per hari

Contoh peningkatan taqwa dari segi peningkatan kualitas meninggalkan:

  • Meninggalkan yang haram
  • Meninggalkan yang makruh
  • Meninggalkan yang sia-sia, menjadi waktu yang produktif

Contoh peningkatan taqwa dari segi peningkatan jumlah meninggalkan:

  • Mengurangi perbuatan makruh (dari 30 x/bulan –> 10 x/bulan)
  • Mengurangi aktivitas tanpa guna (dari 4 jam/hari –> 1 jam/hari)

Jika dari Jumat ke Jumat tidak ada perbaikan semacam contoh di atas, maka berarti tidak ada peningkatan taqwa pada diri kita.

Pengingkatan taqwa akan sulit terjadi, manakala kita TIDAK  melakukan 3 hal:

1. Merencanakan
2. Mengerjakan rencana
3. Evaluasi

Karena itu, jika kita ingin mengadakan perbaikan diri, lakukan ketiga hal di atas setiap hari Jumat pagi.

Merencanakan

  • Buatlah rencana peningkatan setiap hari Jumat pagi
  • Catat dalam sebuah buku, agar terdata dengan baik

Mengerjakan Rencana

  • Kerjakan rencana yang telah dibuat di atas
  • Bangkitkan motivasi. Baca fadilah shalat malam jika anda merencanakannya
  • Catat hasilnya setiap hari, berhasil atau tidak.

Evaluasi

  • Lakukan evaluasi setiap Jumat pagi
  • Hitung berapa % keberhasilannya
  • Temukan cara untuk memperbaiki kegagalannya
  • Rencanakan lagi untuk memperbaiki dengan sungguh-sungguh

Jika tidak pernah merencanakan sesuatu, bagaimana mungkin sesuatu itu akan terwujud. Jika tak pernah merencanakan ke Madinah, mungkinkah kita tiba-tiba berada di Madinah? Jika tidak pernah merencanakan peningkatan taqwa, bagaimana mungkin peningkatan taqwa itu akan terwujud?

Karena itu, mari kita mulai…

  • Hari ini juga, sediakan buku kosong… lalu anda beri nama BUKU TAQWA!
  • Buka halaman pertama, lalu tulislah: Mengerjakan shalat dengan pemahaman
  • Hafalkan makna bacaan shalat kata demi kata : KLIK DI SINI
  • Terapkan dalam shalat
  • Evaluasi hasilnya pada hari Jumat mendatang
  • Begitu seterusnya setiap Jumat, dengan program peningkatan taqwa lainnya

Jangan hanya punya baju koko (baju taqwa), miliki juga segera Buku Taqwa…

Baarakallahu lii walakum.

SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


public speaking

9 Replies to “Karena Tak Punya Buku Taqwa”

  1. Terimakasih Pak atas Informasinya… semoga saja saya dapat menjadi orang yang bertakwa dihadapan Allah SWT, Amin>>

  2. Senengnya jika dapat menjadi orang yang bertaqwa, seperti yang Pak Ustadz bilang, tetapi menjadi orang yang bertaqwa itu sangat sulit, tapi setelah saya membaca artikel Bapak, saya jadi termotivasi keras untuk menjadi orang yang bertaqwa…

  3. Saya yakin pasti bisa menjadi orang yang bertaqwa..

  4. Memang betul Pak Ustadz, kalau kita hanya punya niat saja tapi tidak semangat untuk melakukannya, tidak akan bisa sampai kapanpun.. Terimakasih atas tausiyah..

  5. Assalamualaikum WEr.Wb.
    Bp. Ustadz, Terima kasih atas tausiahnya, Insya Allah kami akan lakukan sebaik-baiknya semoga Allah memberikan jalan serta hidayahnya kepada kami dan semua rekan-2 yang berniat untuk meningkatkan takwa serta berhasil menjadi manusia yang takwa. Aaamin
    Wasalamualaikum Wr Wb.

  6. trima kasih pa ustadz smoga slalu mendapat keberkahan dari Allah SWT…amin ^_^

  7. Syukron pak ustad,,benar sekali..jika kita punya..program..yg sdh disusun akan mudah bagi kita tuk menjalankan..nya dan mencatatnya..

Leave a Reply

Your email address will not be published.