4 Cara Memaksimalkan Manfaat Shalat Berjamaah

Sholat BerjamaahKetika anda hendak shalat berjamaah, anda berwudhu di rumah atau di masjid? Jika anda shalat berjamaah dengan berwudhu di rumah, maka tindakan anda sudah tepat dalam memaksimalkan manfaat shalat berjamaah! Kenapa demikian? ”Karena jika berwudhu dengan sempurna kemudian ia keluar rumah dengan satu tujuan shalat berjamaah di masjid, maka setiap langkahnya mengangkat satu derajat dan diampuni satu dosanya” (HR Bukhari – Muslim).

Sebaliknya jika anda berwudhu di masjid, maka langkah yang dihitung hanyalah langkah dari tempat wudhu masjid, ke pintu masjid. Tidak maksimal, bukan? Karena langkah anda dari rumah tidak dihitung sebagai langkah yang dapat menaikkan derajat dan ampunan.

Sahabat, jika kita ingin tahu lebih banyak cara-cara memaksimalkan manfaat shalat berjamaah, simak hadits-hadits berikut:
“Shalatnya seorang pria berjamaah pahalanya 25 derajat dibanding sendirian di rumah atau di pasar, yang demikian itu karena jika ia berwudhu dengan sempurna kemudian ia keluar rumah dengan satu tujuan shalat berjamaah di masjid, maka setiap langkahnya mengangkat satu derajat dan diampuni satu dosanya, dan selama ia di majelis shalat tanpa hadats didoakan para malaikat, “Ya Allah, ampunilah ia dan rahmatilah ia”, dan dianggap mengerjakan shalat sepanjang menunggu waktu shalat” (HR Bukhari Muslim).

“Doa yang dipanjatkan oleh seseorang di antara waktu adzan dan iqamat, tidak akan ditolak” (HR Abu Daud, Tirmidzi).

Dari kedua hadits di atas, dapat kita pahami cara-cara untuk memaksimalkan manfaat shalat berjamaah, yaitu:

Pertama
Melaksanakan shalat berjamaah secara penuh, 5 waktu sehari
Jika kita tidak melaksanakan shalat berjamah secara penuh, maka kita akan kehilangan agungnya derajat shalat berjamaah. Apalagi bagi yang tidak shalat berjamaah Isya dan Subuh, sebab keagungan kedua waktu tersebut sangat luar biasa. “Barangsiapa yang shalat Isya berjamaah, maka ia bagaikan menegakkan shalat separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan menegakkan shalat semalam suntuk” (HR Muslim).

Kedua
Berwudhu dari rumah
Karena jika berwudhu dengan sempurna kemudian ia keluar rumah dengan satu tujuan shalat berjamaah di masjid, maka setiap langkahnya mengangkat satu derajat dan diampuni satu dosanya.

Ketiga

Datang ke masjid lebih awal
Selama menunggu waktu shalat (iqamat) diberi pahala seperti pahala orang shalat dan didoakan oleh malaikat. Semakin awal datang ke masjid, semakin banyak pahala menunggu waktu shalat dan doa malaikat.

Keempat
Memanfaatkan waktu mustajabah dengan banyak berdoa
Waktu antara adzan dan iqamat adalah waktu mustajabah, waktu yang doanya mustajab. Kesempatan ini nilainya sama dengan jika kita memanjatkan doa di Raudhah Masjid Nabawi, dan tempat-tempat lain di Mekah yang juga merupakan tempat mustajabah untuk berdoa.

Inilah empat cara memaksimalkan manfaat shalat berjamaah di masjid. Mari kita berusaha keras untuk senantiasa meraih manfaat shalat berjamaah secara maksimal. Semoga Allah memudahkan kita….

JATCXFA4GBKJ

***

Untuk input kami, jika anda suka artikel ini : Klik 'Like'
Dan jika ingin ikut berbagi ke teman : Klik t / f / M

22 thoughts on “4 Cara Memaksimalkan Manfaat Shalat Berjamaah

  1. Awam

    Wah, betul sekali Pak Ustad. Tapi memang “berat”. Padahal, seorang sufi ikhlas berjalan hingga 10 atau 15 mil demi shalat berjamaah sebagaimana yang pernah kubaca.

    Reply
  2. Towil

    Betul sekali Pak Ustad. Sungguh beruntunglah bagi orang-orang yang mengerjakan shalat berjamaah 5 waktu dimasjid dengan mengetahui manfaatnya…

    Reply
  3. Fakhu

    Subhanallah!!! pencerahan yang sangat menggugah hati, bertambah lagi ilmu hari ini. Trims Pak Ustad…

    Reply
  4. Khumaidi

    Saya mau bertanya Pak Ustad :
    Yang pertama, jika saya berwudhu dari rumah untuk menuju ke masjid, tiba2 dipertengahan jalan wudhu saya batal karena kentut, apakah saya harus pulang lagi untuk wudhu agar dapat dihitung kembali langkah saya yang dapat menaikan derajat dan ampunan, atau saya lanjutkan saja berjalannya?
    Yang kedua, doa yang mustajab yaitu diwaktu Adzan dan Iqamat, yang saya tanyakan berdoanya disetiap shalat 5 waktu ya Ustad?
    Yang ketiga, Hadist diartikel Pak Ustad bagi pria yang shalat berjamaah dimasjid pahalannya 25 derajat, tapi saya pernah tau ada juga yang bilang 27 derajat, jadi yang bener yang mana ustad, mohon penjelasannya?

    Reply
    1. Akhmad Tefur Post author

      1.Lanjutkan saja, agar tidak terlambat mengikuti takbiratul ikhram bersama imam.

      2.Ya, betul

      3.Dua-duanya betul. Menurut tafsir ahli hadits, yang 25 derajat untuk shalat-shalat yang dibaca sir (tidak dikeraskan), yaitu shalat Duhur dan Ashar.

      Reply
  5. bambang sugito

    Terima kasih Bapak Ustadz, tausiah Bapak sungguh menjadikan kami terbuka, kami telah berusaha untuk shalat berjamaah, 5 wktu akan tetapi baru dapat Insya Allah secara rutin Magrib Isya dan Subuh, sedangkan yang dua waktu kadang bisa kadang tidak.

    Reply
  6. syahidah setya amin

    ustadz mau tanya, kalw musholla sama tdk haknya dengan masjid dlm hal ktk masuk masjid dsunahkan mgerjakn shalat sunah, untuk musholla?
    syarat suatu bangunan dikatakn sbg masjid?soalnya ada musholla yg ukurannya bisa dkatakan cukup tk menampng jamaah shalat jumat apakh bs musholla tsb dkatakn masjid?atw ada syarat2 lain?
    atas jwbnnya trimakasih….

    Reply
    1. Akhmad Tefur Post author

      Sama saja. Musholla artinya tempat shalat, masjid artinya tempat sujud. Tidak ada persyaratan khusus.

      Reply
  7. syahidah setya amin

    untuk shalat brjamaah pahalanya 25 atw 27 untuk pria sj atw brlaku umum,tk pria n wanita?
    trimakasaih ustadz

    Reply
  8. wandi kurniawan

    aslkum………….ustdz………kalo ke masjid nya menggunakan motor hitungan pahalanya sama gak…….dengan jalan kaki…….ketika kita sudah wudhu dirumah……..

    Reply
  9. BASUKI RACHMAT

    Aslkm……..pak ustad saya mulai melaksanakan shalat berjamaah dimesjid..yang sangat berat waktu shubuh….insya Allah saya berniat shubuh berjamaah dimesjid…bagaimana supaya waktu shalat shubuh kita bisa melaksanakan di mesjid

    Reply
  10. kusmayadi

    Assalamu’alikum Pak ustadz saya mau tanya.. ketika saya bepergian kemudian masuk waktu shalat dan berhenti di mesjid tp di mesjid tersebut tidak ada satu pun yang berjamaah.. seberapa lama kita harus menunggu..? apakah jika kita shalat sendiri karena tidak ada jamaah lain pahalanya sama 27 derajat ustadz?
    terimakasih ustad.

    Reply
    1. Akhmad Tefur Post author

      Wa alaikum salam Pak Kusmayadi. Waktu tunggunya minimal sampai shalat sunnah (qabliyah) selesai. Jika memungkinkan, tunggulah sampai ada orang yang datang. Jika tidak ada juga, insya_allah pahala shalat berjamaah di masjid tetap didapatkan. Wallahu a’lam.

      Reply
  11. makhfut

    misal jamaah di musholla dan pada waktu masuk musholla apakah niat sholat takhiyatul masjid apa gimana ustadz

    Reply