Ingat Mati, Berapa Dosis Minimal? Jangan Kaget!

Renungan Islam » Ingat Mati

TRAINING DESAIN GRAFIS MUDAH, SABTU 26/8/17 KLIK DI SINI!

Dosis Ingat Mati

tablet ingat mati
Tablet Dzikrul Maut

“Kapan terakhir anda ingat mati?”
“Oya, kapan yah…?” Jawab seorang wakil rakyat, yang kebetulan hadir.
“Hm… sebulan yang lalu, Pak! Tetangga saya meninggal.” Kata pensiunan.
“Baru minggu kemarin Pak, diajak ziarah kubur ama pak ustadz”, Kata yang lain.
“Kalau saya baru kemarin, lihat orang meninggal di jalan”. Jawab sopir angkot.
Kalau anda sendiri (pembaca), kapan terakhir ingat mati?

Sahabat, ingat mati itu bukan hanya saat tetangga anda meninggal. Juga bukan hanya saat ziarah kubur, atau melewati pekuburan. Juga bukan hanya saat anda melihat sebuah kecelakaan. Kalau kita ingat mati hanya pada event-event tersebut, dosisnya masih amat-sangat kurang.

Terus, berapa dosis ingat mati yang disarankan?
Yang jelas bukan tiap bulan, atau tiap minggu, atau tiap 3 hari! Bahkan bukan tiap hari… Dosis yang tepat MINIMAL 40 KALI sehari!
Lho, kok banyak amat?! Anda kaget?

Kalau anda terkejut dengan dosis tersebut, mungkin anda belum memahami dan menyadari makna di balik rutinitas hidup. Hari ini saatnya kita mulai menyadari dan memahaminya, insya_allah lebih bermanfaat.

Ingat Mati 40 Kali Sehari!

Dari mana dapat angka 40? Begini penjelasannya…
2 Menjelang dan Setelah Tidur + 5 Saat Makan + 6 Saat Berkendara + 27 Saat Shalat. Pas 40!

2 Tablet “Ingat Mati” Menjelang dan Setelah Tidur

ingat mati atau dzikrul maut renungan islam
Doa menjelang tidur

Menjelang tidur, kita membaca:
“Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati.” Ini kalau kita panjatkan dan hayati dengan baik, maka ini merupakan sebuah dzikrul maut, atau ingat mati. Jika menjelang tidur anda baca ini, tapi tidak disertai dengan ingat mati, maka efeknya kurang bisa memperbaiki hidup anda. Mulailah malam ini “ingat mati” saat membacanya.

Lalu setelah bangun tidur, kita membaca:

dzikrul maut renungan islam
Doa bangun tidur

“Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku setelah mematikan aku dan kepadaNya kami kembali.” Ini juga merupakan dzikrul maut, atau ingat mati. Sudahkah kita sadari makna ritual tidur kita dengan “ingat mati”? Kalau belum, saatnya dimulai…

5 Tablet Saat Makan
Saat makan kita baca doa “Allohumma baariklanaa fiimaa rozaqtana wa qinaa adzaabannaar.” Nah, dalan bacaan wa qinaa adzaabannar terkandung dzikrul maut karena kalau ingat hari akhir berarti ingat hari setelah kematian. Manusia dalam sehari kurang lebih makan 5 kali (bukan makan besar saja yang dihitung).


6 Tablet “Ingat Mati” Saat Berkendara

dzikrul maut renungan islami doa naik kendaraan
Doa naik kendaraan

“Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami tidak kuasa mengendalikannya, dan kepada Allah kami akan kembali.” Doa harian ini juga lagi-lagi mengandung muatan dzikrul maut, atau ingat mati! Iya, kan?
Berapa kali sehari anda menaiki kendaraan? Sejumlah itulah anda harus MERASA minum “tablet ingat mati”. Kita naik kendaraan rutin saat berangkat kerja, pulang kerja dan untuk keperluan lainnya. Saya ambil rata-rata 6 kali naik kendaraan dalam sehari.

27 Tablet “Ingat Mati” Saat Shalat
Ingat mati waktu shalat, adalah perintah Allah dalam Al Baqarah 45:

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu. Yaitu orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.”

Ada 3 bacaan shalat yang mengantar kita pada dzikrul maut:
1. Ingat mati saat membaca doa iftitah
“Inna shalatii wanusukii wamahyaaya wa mamaati lillahi rabbil alamin” Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya bagi Allah tuhan semesta alam”

2. Ingat mati saat membaca Al Fatihah
“Maaliki yaumiddiin” Yang menguasai hari pembalasan.

3. Ingat mati saat membaca doa sebelum salam
doa sebelum salam, dzikrul maut renungan islam“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati dan dari fitnah kejahatan Dajjal.”

Dalam shalat Isya ada 6 kali dzikrul maut, dalam shalat Subuh 4 kali, shalat Dhuhur 6 kali, shalat Ashar 6 kali dan dalam shalat Maghrib 5 kali. Totalnya ada 27 kali dzikrul maut (ingat mati) saat kita menjalankan shalat fardhu.

Jadi, DOSIS MINIMAL ingat mati dalam sehari semalam adalah 40 kali! Apakah sudah kita sadari ini?

Dosis Ingat Mati Tambahan
Jika anda melakukan shalat-shalat sunnah, berarti anda telah menambahkan dosis. Atau jika ada musibah apa saja baik berupa kekurangan, kecelakaan, ketakutan, kematian dll kita juga membaca “inna lillahi wa inna ilaihi rajiun” yang berarti: sesungguhnya kami kepunyaan Allah dan akan kembali kepadaNya. Ini pun merupakan dzikrul maut. Ucapan tersebut bukan hanya untuk kematian, melainkan untuk segala jenis musibah.

Nah, dosis tambahan lainnya adalah saat ada orang meninggal, atau saat ziarah kubur. Ini terjadi sangat temporar, tidak rutin. Jika anda hanya menggunakan kedua event ini untuk “ingat mati” maka dosisnya sungguh amat sangat tidak memenuhi syarat.

Mulai hari ini, mari kita sadari… dan optimalkan “tablet ingat mati” 40 kali sehari!

* * * * *
Jika anda anggap ini penting, mohon share artikel ini.

SILAKAN SHARE...
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
TRAINING DESAIN GRAFIS - MUDAH, SABTU 26/8/17 KLIK DI SINI!

public speaking

26 Replies to “Ingat Mati, Berapa Dosis Minimal? Jangan Kaget!”

  1. TERIMA KASIH TELAH MENYAMPAIKAN DAN MENGINGATKAN KEPADA SIAPA YANG ALPA AKAN BERAKHIRNYA AKHIR HAYAT YANG DATANGNYA SEKONYONG-KONYONG.
    SAYA MENDADAK MENJADI TERINGAT KEPADA SEBUAH AYAT DI SURAT AZZUMAR 54:
    “DAN KEMBALILAH KAMU KEPADA TUHANMU, DAN BERSERAH DIRILAH KEPADANYA SEBELUM DATANG AZAB KEPADAMU, KEMUDIAN KAMU TAK LAGI DAPAT DITOLONG”.

    MENGENANG AKAN MAKNA HAKIKI AYAT TERSEBUT DIATAS, ALANGKAH EXCELEN-NYA
    SAUDARA AKHMAD TEFUR DALAM MENGINGATKAN KEMATIAN KEPADA SESAMA SAUDARA. BERTERIMA KASIH KEPADA ALLAH YANG TELAH MEMPERTEMUKAN SAYA DENGAN SAUDARA.

  2. Subhanallah. ulasan yang sangat saya suka. Pak Akhmad, saya mohon ijin untuk mendokumentasikan dan menyebarkan tulisan2nya. Khususnya ke Jamaah Masjid Darul Muhajid Kopo Bandung.

    Semoga, dengan tulisan ini, akan selalu mengingatkan kita bahwa siapa pun kita, apa pun kedudukan dan jabatan kita. Mati adalah sesuatu yang pasti dan akan dialami oleh semua makluk yang bernyawa.

  3. assalamualaikum wbt.
    Pak Ahmad, saya sering membaca artikel tuan. Ianya amat berfaedah dan metode penyampaiannya juga berkesan dan menambat hati pembacanya.
    Teruskan menulis artikel.
    walau pun dari segi bahasa, saya mengambil masa memahaminya kerana saya berasal daripada Malaysia dan berloghat Kelantan.
    salam

    mohd sabri
    bachok
    kelantan
    malaysia.

  4. Wa alaikum salam wr wb. Terima kasih Pak Mohd Sabri, semoga bermanfaat untuk kita semua.

  5. Ya, semoga bermanfaat untuk kita semua.

  6. Al Khamdulillah Allah SWT masih menghubungkan saya dengan mahluknya (Ustadz Akhmad Tefur) yang selalu mengingatkanku dengan hal-hal yang dekat dan terlupakan. Semoga Allah SWT memhubungkan mahluk-mahluk nya kepadaku untuk meluruskan jalan hiupku. Amin.

  7. Assalamu’alaikum Tadz.
    alhamdulillah, saya telah mendapat kiriman email yang luar biasa manfaatnya. ini merupakan charger yang bisa memotivasi diri kita untuk senantiasa memperbaiki hidup kita. smoga Bapak akhmad tefur senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan hati. begitu pula doa bapak senantiasa kami harapkan agar senantiasa kami sekeluarga diberi kekuatan untuk bisa memperbaikai amal ibadah kami. smoga Allah menjadikan amal Bapak sebagai amal jariyah. Aamiin.

  8. Alhamdulilah, terima kasih Ustad, sangat menarik dan semoga dpt slalu di amalkan.

  9. Wa syukru lillah. Terima kasih telah berkunjung

  10. Wa alaikum salam wr wb. Aamiin. Terima kasih atas doanya.

  11. Alhamdulillah. Matur nuwun Pak Ali, sudah melongok blog saya.

  12. subhanallah, saya tidak menyadari akan dosis tersebut. saya tidak menyadari jumlah dosis mati yang tiap harinya kita baca. makasih atas infonya. sungguh luar biasa.

  13. Assalamualaikum wr,wb
    Makasih pak emailnya. semoga kita selalu mendapat pahala dan ridhonya akan sesuatu yang bermanfaat buat kita dan orang lain……….amin

  14. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Sukron Ustad, ternyata yg disuruh ingat mati tu ini toh ?
    Baru ngeh nih Pak Ustad, terimakasih pencerahannya. Semoga ulasan yg ringan, mudah dipahami namun dahsyat ruuaarr biasa ini membawa manfaat bagi kita umat Rosululloh SAW.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  15. Assalamu alaikum Ustad
    Terimakasih banyak ustad…peringatan ini amat berharga ditengah kehidupan dunia yang amat menggoda. Moga kami dan sahabat2 muslimin termasuk gol yang tidak tercabut hidayahNya.

    Wassalam
    rosyid

  16. Assalamualaikum ..

    Alhamdulillah,
    Jazakumullah Ustad sudah mengingatkan bagi setiap muslim yang selalu khilaf akan mengingat kematian termasuk saya pribadi..

    semoga kita Semua Slalu dalam Bimbingannya Amin…

  17. Terima kasih udztas atas ulasan ini yg selalu mengingatkan kami, dan semoga kami senantiasa mengamalkannya dlm sisa hidup inin amiinnn YRA

  18. Assalamu alaikum wr.wb.
    Terima kasih Uztads, kiriman doa-doa nya sangat besar manfaatnya, mengingatkan sesuatu yang setiap orang tanpa menyadari akan mengalaminya, yaitu datangnya kematian, yang waktunya hanya Allah Swt yang mengetahuinya.
    Izin share untuk ekan jamaah masjid al mustafa.

    Wassalam.

  19. Assalamualaikum wr,wb
    Terimakasih ustadz Akhmad Tefur atas emailnya. semoga kita selalu mendapat safaat dan ridhonya dan semoga juga artikel ini menjadikan sesuatu yang bermanfaat buat kita dan orang lain……….Aamiin yra

  20. Alhamdulillah, saya telah ditambah untuk lebih ingat akan kematian dan artikel-artikel agama Islam lainnya yang menambah wawasan dalam Agama Islam.
    Teruskan blog ini Pak Akhmad,
    Wassalam

  21. siap bos mari kita belajar bareng semoga ilmu ini bisa bermaafat buat kita atau orang lain amin

  22. assalamualaikum pak saya mau tanya artikel ini penerbit dan pengarangnya siapa ya? Saya ada tugas untuk menganalisis artikel tentang keagamaan, saya ingin mencantumkan pengarang dan penerbit artikel ini. terimakasih. wassalamualaikum

  23. Artikel ini ditulis oleh : Akhmad Tefur

Leave a Reply

Your email address will not be published.