<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Artikel Islami Tentang Shalat dsb</title>
	<atom:link href="http://www.akhmadtefur.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.akhmadtefur.com</link>
	<description>Blog artikel Islami. tentang shalat, shalat nabi, shalat berjamaah, shalat khusyu, kisah hikmah, mutiara hikmah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 May 2012 05:32:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Waspada: Kimia Pedagang Sakti, Ilmu Penglaris</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/waspada-kimia-pedagang-sakti-ilmu-penglaris/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/waspada-kimia-pedagang-sakti-ilmu-penglaris/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 04:10:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[akhmad tefur]]></category>
		<category><![CDATA[artikel menarik]]></category>
		<category><![CDATA[kaos oblong]]></category>
		<category><![CDATA[permanganometri]]></category>
		<category><![CDATA[tentang kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2410</guid>
		<description><![CDATA[Saya rasa anda sering dengar istilah Kimia Analitk, Kimia Organik, Kimia Lingkungan, Kimia Bahan Alam dan cabang ilmu Kimia lainnya.  Bagaimana dengan Kimia Pedagang Sakti? Kalau yang ini pasti baru denger, kan..! Ini istilah baru, bro. Saya namakan Kimia Pedagang Sakti, karena ilmu Kimia ini digunakan untuk penglaris oleh para pedagang yang mengaku dirinya sakti. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2411" title="titrasi permanganometri" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/05/titrasi-permanganometri.jpg" alt="titrasi permanganometri - artikel menark" width="246" height="205" />Saya rasa anda sering dengar istilah Kimia Analitk, Kimia Organik, Kimia Lingkungan, Kimia Bahan Alam dan cabang ilmu Kimia lainnya.  Bagaimana dengan <strong>Kimia Pedagang Sakti</strong>? Kalau yang ini pasti baru denger, kan..! Ini istilah baru, bro. Saya namakan Kimia Pedagang Sakti, karena ilmu Kimia ini digunakan untuk penglaris oleh para pedagang yang mengaku dirinya sakti. Anda pun bisa mendadak seperti sakti, dengan membaca artikel ini. Tapi ingat, nggak boleh untuk kejahatan!</p>
<p>Kimia Pedagang Sakti adalah cabang ilmu Kimia yang paling menarik untuk disimak. Menyaksikan praktikum Kimia Pedagang Sakti, anda akan geleng-geleng kepala takjub seperti menyaksikan pertunjukan sulap. Mengasyikkan, sekaligus mengherankan. Karena itulah para pedagang sakti pada mempelajari ilmu ini untuk menambah wibawa mereka. Para customer dibikin semakin takjub pada kesaktian palsunya itu, untuk mendongkrak omzetnya.</p>
<p>Tujuan penting saya sampaikan ilmu Kimia Pedagang Sakti ini adalah agar anda lebih waspada terhadap praktek-praktek bisnis hitam yang akan menggasak isi dompet anda.</p>
<p><strong>Detergen Sakti di Terminal Cililitan Jakarta</strong></p>
<div style="float:right; width:260px; margin-left:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2410"></span>Terminal Cililitan ketika itu masih sebagai terminal bus antar kota antar propinsi. Saat saya melintas sebuah kerumunan, saya melihat sebuah atraksi yang membuat banyak orang tercengang. Beginilah aksi “orang pintar” yang mengaku punya detergen sakti…</p>
<p>Mula-mula dia mengeluarkan kaos oblong putih yang masih baru. Ia meletakannya di atas tilam plastik. Kemudian ia mengguyurkan tinta ungu ke kaos oblong itu.</p>
<p>“Saudara-saudara, kaos ini kena tinta banyak sekali… coba bayangkan seandainya ini adalah kemeja mahal yang baru saja anda beli!” Kata orang pintar itu dengan lantangnya. Kemudian dia merendam kaos itu dalam ember yang berisi air berbusa, lalu dikucek-kucek dan disikat kuat-kuat. Apa yang terjadi? Ternyata, tinta yang melekat di kaos tidak hilang. Bahkan warnanya berubah menjadi coklat seperti baju yang terkena getah.</p>
<p>Kemudian dia katakan pada pengunjung bahwa dia memiliki detergen sakti yang sanggup menghilangkan tinta dengan sangat mudah. Dia betul-betul membuktikannya! Kaos penuh tinta yang tidak hilang dengan detergen biasa walau disikat kuat-kuat, akhirnya ia celupkan ke dalam ember yang mengandung detergen hasil karyanya. Luar biasa… tanpa dikucek, tanpa disikat, cuman di celup-angkat celup-angkat beberapa kali, tintanya bisa hilang dan kaos kembali berwarna putih bersih seperti semula.</p>
<p>Plok plok plok plok&#8230;. para pengunjung bertepuk tangan. Banyak di antara mereka yang merogoh koceknya untuk membeli detergen sakti itu. Luar biasa, bukan? Anda juga tertarik?</p>
<p>&#8220;Hm…. Jangan-jangan mereka kena tipu tuh&#8221;, batin saya. Memang saya tidak bisa memberi vonis bahwa itu modus penipuan karena saya tidak membeli dan membuktikannya. Tapi, saya hanya ingin katakan pada anda bahwa ada fenomena reaksi kimia yang dapat merubah warna ungu menjadi bening. Tinta yang digunakan oleh si pintar itu warnanya ungu, dan saya yakin itu adalah Kalium Permanganat (KmnO4). Bukan tinta asli!</p>
<p>Reaksi perubahan warna dari ungu menjadi bening dapat disaksikan saat praktikum <strong>permanganometri</strong> di laboratorium Kimia Analitik. Anda juga bisa mencobanya di rumah dengan cara sbb:<br />
Campurkan larutan Asam Oksalat (H2C2O4) dan Asam Sulfat (H2SO4) dengan perbandingan 2:1. Campuran kedua asam ini tidak berwarna (bening). Nah, larutan Kalium Permanganat (KMnO4) yang berwarna ungu, dapat menjadi tidak berwarna (bening) jika dimasukkan dalam campuran asam tersebut.  Hal ini terjadi karena MnO4(-) tereduksi menjadi Mn(2+) sehingga sifat warna dasar permanganat sudah tidak nampak lagi.</p>
<div id="attachment_2415" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-2415" title="permanganometri" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/05/permanganometri1-300x189.gif" alt="artikel menarik tentang kimia : permanganometri" width="300" height="189" /><p class="wp-caption-text">Perubahan ke Mn(2+) menjadi bening</p></div>
<p>Sangat menarik bukan?</p>
<p><a title="Shalat Kaos Oblong" href="http://www.akhmadtefur.com/sholat-khusyu/shalat-kaos-oblong/" target="_blank">Kaos oblong</a> yang berlumuran tinta palsu KMnO4 tentu akan mudah hilang dengan &#8220;detergen sakti&#8221; yang berisi campuran asam seperti tersebut di atas. Tapi masalahnya, jika kemeja anda kena tinta beneran (bukan KMnO4), detergen sakti itu pasti tidak berdaya mengatasinya. Karena itu, jangan mudah percaya dengan trik-trik dagang yang menakjubkan. Termasuk iklan-iklan yang di televisi itu!</p>
<p>Baca <strong>artikel menarik</strong> lainnya tentang Kimia : <a title="Artikel Menarik: Misteri Kimia" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/artikel-menarik-misteri-kimia-kehidupan/" target="_blank">Misteri Kimia Kehidupan</a></p>
<p>Agar teman-teman anda lebih waspada, mohon share artikel ini dengan klik icon Facebook atau Twitter di bawah ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/waspada-kimia-pedagang-sakti-ilmu-penglaris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buletin Dakwah GPKSB dari Sabang sampai Merauke</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/buletin-islam-2/buletin-dakwah-gpksb-dari-sabang-sampai-merauke/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/buletin-islam-2/buletin-dakwah-gpksb-dari-sabang-sampai-merauke/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 01:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin Islam]]></category>
		<category><![CDATA[buletin dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[buletin islam]]></category>
		<category><![CDATA[buletin jumat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2393</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah sampai hari ini, 8 Mei 2012 jumlah distributor Buletin Dakwah GPKSB telah mencapai 1.337 masjid dari 30 propinsi seluruh Indonesia. Meliputi 282 kota dari Sabang sampai Merauke, ditambah 11 kota di Malaysia. Bagi yang BELUM menjadi distributor Buletin Dakwah GPKSB: Ingatlah bahwa dakwah bukan hanya tugas para kyai saja, tapi dakwah adalah tugas setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://idesainstiker.com" target="_blank"><img class="alignleft size-medium wp-image-2404" title="Stiker Islam" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/05/B2703-300x209.png" alt="Stiker Islam by iDesainstiker.com" width="300" height="209" /></a>Alhamdulillah sampai hari ini, 8 Mei 2012 jumlah distributor <a title="Buletin Dakwah GPKSB on Google" href="https://www.google.co.id/#hl=en&amp;output=search&amp;sclient=psy-ab&amp;q=buletin+dakwah+gpksb" target="_blank"><strong>Buletin Dakwah GPKSB</strong></a> telah mencapai 1.337 masjid dari 30 propinsi seluruh Indonesia. Meliputi 282 kota dari Sabang sampai Merauke, ditambah 11 kota di Malaysia.</p>
<p><strong>Bagi yang BELUM menjadi distributor Buletin Dakwah GPKSB:</strong></p>
<p>Ingatlah bahwa dakwah bukan hanya tugas para kyai saja, tapi dakwah  adalah tugas setiap mukmin. “Hari orang-orang yang beriman, jagalah  dirimu dan keluargamu dari neraka” (At Tahrim 6). Maka bersegeralah anda  berpartisipasi dalam usaha dakwah!</p>
<p>Jika anda belum terbiasa berdakwah lewat mimbar, maka Buletin Dakwah GPKSB adalah solusi yang tepat dan mudah untuk sarana berdakwah.</p>
<blockquote><p>Hari orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan hendaknya setiap diri melihat apa yang telah diusahakannya untuk hari esok&#8230; (QS 59:18)</p></blockquote>
<p>Jika anda percaya adanya “Yaumul Hisab”, perhitungan amal di hari esok, maka bersegeralah menjadi distributor Buletin Dakwah GPKSB!  Insya_allah usaha ini akan memperberat timbangan amal kebajikan kita.</p>
<p>Salah satu ciri orang yang merugi adalah orang  yang tidak mau berdakwah. Dalam QS Al Ahsr ditegaskan: <em>&#8220;Demi waktu. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam keadaan rugi&#8230;&#8221; </em>Maka segeralah ambil bagian dalam usaha dakwah  dengan menjadi distributor Buletin Dakwah GPKSB ini!</p>
<p>Untuk menjadi distributor Buletin Dakwah GPKSB, anda tidak  dipungut biaya. Tinggal isi formulir, dan anda akan mendapatkan  akses untuk <strong>Free Download 40 Edisi Buletin Dakwah GPKSB</strong>.</p>
<p>Anda tinggal download, print dan copy sesuai kebutuhan. Lalu  letakkan saja di pintu masjid menjelang shalat Jumat. Mudah sekali,  bukan? Anda juga dapat meletakannya di kantor, di perkumpulan anda atau dimana saja anda mau.</p>
<p>Buletin Dakwah GPKSB cuman separuh kertas A4. Ringkas, renyah dan  fokus memotivasi  shalat berjamaah di masjid. Jika anda mengcopy 50 lembar, maka anda memiliki 100 buletin yang  siap anda bagikan. Efektif dan ekonomis.</p>
<p>Dengan mengucapkan <em>bismillaahirrahmaanirrahiim</em>, mulai hari ini  jadilah distributor Buletin Dakwah GPKSB. Semoga bermanfaat untuk diri  sendiri dan orang lain.  <a title="Free Download Buletin Islam Dakwah GPKSB" href="http://shalatsempurna.com/bukutamu_gpksb.php" target="_blank"><strong>KLIK DI SINI</strong></a> untuk mengisi formulir pendaftaran  (gratis).</p>
<p>Kemudian, untuk melipatgandakan amal kebajikan anda: <strong><a title="Share Buleltin Dakwah Islam GPKSB" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.akhmadtefur.com%2F%3Fp%3D2393&amp;t=Buletin%20Dakwah%20GPKSB%20dari%20Sabang%20sampai%20Merauke" target="_blank">KLIK DI SINI!</a></strong></p>
<p><strong>Untuk yang SUDAH menjadi distributor Buletin Dakwah GPKSB:</strong></p>
<div style="float:right; width:260px; margin-left:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2393"></span>Insya_allah anda tercatat dalam kategori umat terbaik (khairu ummat), karena telah menunaikan kewajiban dakwah (amar ma’ruf). “Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma&#8217;ruf…” (QS Ali Imran 110)</p>
<p>Insya_allah anda akan mendapatkan kebaikan (pahala) dari orang-orang yang membaca dan mengamalkan isi buletin dakwah yang anda sebarkan. Hal ini sesuai dengan Al Quran surat An Nisa:83, “Barangsiapa memberi syafaat kebaikan, maka ia akan memperoleh bagian darinya”.</p>
<p>Insya_allah anda tercatat sebagai mukmin yang melaksanakan perintah Allah dalam usaha untuk <em>“Quu anfusakum wa ahliikum naaro”</em> menyelamatkan diri dan keluarga, sahabat dari api neraka (QS At Tahrim 6)</p>
<p>Insya_allah anda bukan termasuk golongan manusia yang rugi. <em>“Demi waktu. Sesungguhnya manusia dalam keadaan rugi. Kecuali yang beriman dan beramal shaleh, serta saling menasihati (berdakwah) tentang kebenaran dan kesabaran. (QS Al Ashr: 1-3).</em></p>
<p>Tetaplah semangat dalam usaha mulia ini, semoga senantiasa mendapatkan ridho dan berkah dari Allah. Jika anda telah menyelesaikan 40 edisi, silakan diulang dari edisi awal.</p>
<p>Penting! <a title="Share Buleltin Dakwah Islam GPKSB" href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.akhmadtefur.com%2F%3Fp%3D2393&amp;t=Buletin%20Dakwah%20GPKSB%20dari%20Sabang%20sampai%20Merauke" target="_blank"><strong>KLIK DI SINI</strong></a> untuk untuk melipatgandakan amal kebajikan anda.</p>
<p>Berikut adalah data sementara tempat-tempat yang telah terdaftar sebagai distributor buletin Dakwah GPKSB di 282 kota dari 30 propinsi, plus 11 kota di Malaysia. Total distributor sampai hari ini 1.337 masjid.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Propinsi Aceh : 8 Masjid, di 8 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Aceh Tengah</li>
<li>Banda Aceh</li>
<li>Bireuen</li>
<li>Gayo Lues</li>
<li>Kutacane</li>
<li><strong>SABANG</strong></li>
<li>Sigli</li>
<li>Takengon</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Sumatera Utara : 24 masjid, di 11 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Binjai</li>
<li>Deli Serdang</li>
<li>Serdang Bedagai</li>
<li>Kisaran</li>
<li>Labuhanbatu Utara</li>
<li>Langkat</li>
<li>Limapuluh</li>
<li>Lubuk Pakam</li>
<li>Medan</li>
<li>Pandan</li>
<li>Tapanuli Tengah</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Sumatera Barat : 21 masjid, di 10 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Batusangkar</li>
<li>Bukittinggi</li>
<li>Lubuk Basung</li>
<li>Padang</li>
<li>Pariaman</li>
<li>Pasaman Barat</li>
<li>Payakumbuh</li>
<li>Simpang Ampek</li>
<li>Solok</li>
<li>Solok Selatan</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Riau : 50 masjid, di 9 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bangkinang</li>
<li>Bengkalis</li>
<li>Dumai</li>
<li>Duri</li>
<li>Pangkalan Kerinci</li>
<li>Pekanbaru</li>
<li>Rokan Hulu</li>
<li>Sungai Pakning</li>
<li>Tembilahan</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Kepulauan Riau : 25 masjid, di 5 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Batam</li>
<li>Karimun</li>
<li>Tanjung Uban</li>
<li>Tanjungpinang</li>
<li>Tarempa</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Jambi : 11 masjid, di 5 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bungo</li>
<li>Jambi</li>
<li>Muara Bungo</li>
<li>Sarolangun</li>
<li>Tanjung Jabung Timur</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Sumatera Selatan : 29 masjid, di 10 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Indralaya</li>
<li>Lubuk Linggau</li>
<li>Muara Enim</li>
<li>Oku Selatan</li>
<li>Pagaralam</li>
<li>Palembang</li>
<li>Pendopo</li>
<li>Prabumulih</li>
<li>Sekayu</li>
<li>Banyuasin</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Bangka Belitung : 9 masjid, 7 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bangka</li>
<li>Bangka Selatan</li>
<li>Koba</li>
<li>Pangkalan Baru</li>
<li>Pangkalpinang</li>
<li>Tanjungpandan</li>
<li>Toboali</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Bengkulu : 11 masjid, di 4 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bengkulu</li>
<li>Kepahiang</li>
<li>Manna</li>
<li>Mukomuko</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Lampung : 29 masjid, di 9 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bandar Lampung</li>
<li>Kotabumi</li>
<li>Lampung Tengah</li>
<li>Lampung Utara</li>
<li>Lampung Barat</li>
<li>Pesawaran</li>
<li>Pringsewu</li>
<li>Tulang Bawang</li>
<li>Tulang Bawang Barat</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi DKI Jakarta : 91 masjid, di seluruh kota</strong></p>
<ul>
<li>Jakarta Pusat</li>
<li>Jakarta Utara</li>
<li>Jakarta Selatan</li>
<li>Jakarta Barat</li>
<li>Jakarta Timur</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Banten : 83 masjid, di 8 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Cilegon</li>
<li>Tangerang Selatan</li>
<li>Kab. Tangerang</li>
<li>Pamulang</li>
<li>Pandeglang</li>
<li>Rangkasbitung</li>
<li>Serang</li>
<li>Tangerang</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Jawa Barat : 283 masjid, di 25 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bandung</li>
<li>Bekasi</li>
<li>Cikarang</li>
<li>Bogor</li>
<li>Bojong Gede</li>
<li>Ciamis</li>
<li>Cianjur</li>
<li>Cikampek</li>
<li>Cileungsi</li>
<li>Cimahi</li>
<li>Cipanas</li>
<li>Cirebon</li>
<li>Depok</li>
<li>Garut</li>
<li>Indramayu</li>
<li>Karawang</li>
<li>Kuningan</li>
<li>Majalengka</li>
<li>Purwakarta</li>
<li>Soreang</li>
<li>Subang</li>
<li>Sukabumi</li>
<li>Sumedang</li>
<li>Surade</li>
<li>Talaga</li>
<li>Tasikmalaya</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Jawa Tengah : 187 masjid, di 39 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Banjarnegara</li>
<li>Banyumas</li>
<li>Batang</li>
<li>Bawen</li>
<li>Blora</li>
<li>Boja</li>
<li>Boyolali</li>
<li>Brebes</li>
<li>Cilacap</li>
<li>Demak</li>
<li>Jepara</li>
<li>Pekalongan</li>
<li>Magelang</li>
<li>Pati</li>
<li>Kaliwungu</li>
<li>Karanganyar</li>
<li>Kebumen</li>
<li>Kendal</li>
<li>Klaten</li>
<li>Kudus</li>
<li>Magelang</li>
<li>Rembang</li>
<li>Pemalang</li>
<li>Purbalingga</li>
<li>Purwodadi</li>
<li>Purwokerto</li>
<li>Purworejo</li>
<li>Salatiga</li>
<li>Semarang</li>
<li>Slawi</li>
<li>Solo</li>
<li>Sragen</li>
<li>Sukoharjo</li>
<li>Surakarta</li>
<li>Tegal</li>
<li>Ungaran</li>
<li>Wonogiri</li>
<li>Wonosobo</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi DI Yogyakararta : 68 masjid, di 6 kota/kab</strong></p>
<ul>
<li>Bantul</li>
<li>Gunungkidul</li>
<li>Jogjakarta</li>
<li>Kulon Progo</li>
<li>Sleman</li>
<li>Wates</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Jawa Timur : 176 masjid, di 32 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bangil</li>
<li>Bangkalan</li>
<li>Banyuwangi</li>
<li>Batu</li>
<li>Blitar</li>
<li>Bojonegoro</li>
<li>Gresik</li>
<li>Jember</li>
<li>Jombang</li>
<li>Kediri</li>
<li>Lamongan</li>
<li>Lawang</li>
<li>Lumajang</li>
<li>Madiun</li>
<li>Magetan</li>
<li>Malang</li>
<li>Mojokerto</li>
<li>Ngawi</li>
<li>Pacitan</li>
<li>Pamekasan</li>
<li>Pasuruan</li>
<li>Ponorogo</li>
<li>Probolinggo</li>
<li>Sampang</li>
<li>Sidoarjo</li>
<li>Situbondo</li>
<li>Sumenep</li>
<li>Surabya</li>
<li>Trenggalek</li>
<li>Tuban</li>
<li>Tulungagung</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Bali : 9 masjid, di 6 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Amlapura</li>
<li>Denpasar</li>
<li>Jembrana</li>
<li>Jimbaran</li>
<li>Kuta</li>
<li>Singaraja</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Nusa Tenggara Barat : 22 masjid, di 10 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bima</li>
<li>Dompu</li>
<li>Lombok Barat</li>
<li>Lombok Timur</li>
<li>Mataram</li>
<li>Praya</li>
<li>Selong</li>
<li>Sumbawa Besar</li>
<li>Taliwang</li>
<li>Selong</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Nusa Tenggara Timur : 1 masjid</strong></p>
<ul>
<li>Kupang</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Kalimantan Barat : 26 masjid, di 8 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Bodok</li>
<li>Ketapang</li>
<li>Mempawah</li>
<li>Pontianak</li>
<li>Sanggau</li>
<li>Sekadau</li>
<li>Singkawang</li>
<li>Sintang</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Kalimantan Tengah : 21 masjid, di 11 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Barito Selatan</li>
<li>Buntok</li>
<li>Kuala Kapuas</li>
<li>Muara Teweh</li>
<li>Palangkaraya</li>
<li>Pangkalan Bun</li>
<li>Parenggean</li>
<li>Pelantaran</li>
<li>Sampit</li>
<li>Seruyan</li>
<li>Tamiang Layang</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Kalimantan Timur : 42 masjid, di 12 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Balikpapan</li>
<li>Berau</li>
<li>Bontang</li>
<li>Bulungan</li>
<li>Kutai Barat</li>
<li>Kutai Timur</li>
<li>Nunukan</li>
<li>Paser</li>
<li>Samarinda</li>
<li>Sangata</li>
<li>Tarakan</li>
<li>Tenggarong</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Kalimantan Selatan : 14 masjid, di 5 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Banjarmasin</li>
<li>Barabai</li>
<li>Kotabaru</li>
<li>Martapura</li>
<li>Tanah Bubu</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Sulawesi Barat 1 masjid</strong></p>
<ul>
<li>Polman</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Sulawesi Tengah : 15 masjid, di 7 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Banggai</li>
<li>Batui</li>
<li>Morowali</li>
<li>Palu</li>
<li>Poso</li>
<li>Sigi</li>
<li>Tolitoli</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Sulawesi Tenggara : 7 masjid, di 3 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Batui</li>
<li>Kendari</li>
<li>Kolaka</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Sulawesi Selatan : 47 masjid, di 14 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Watanpone</li>
<li>Bone</li>
<li>Bulukumba</li>
<li>Jeneponto</li>
<li>Makassar</li>
<li>Maros</li>
<li>Palopo</li>
<li>Pangkep</li>
<li>Parepare</li>
<li>Sengkang</li>
<li>Sidrap</li>
<li>Sorowako</li>
<li>Gowa</li>
<li>Takalar</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi  Gorontalo : 5 masjid, di 3 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Boalemo</li>
<li>Bone Bolango</li>
<li>Gorontalo</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Maluku : 3 masjid, di 3 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Ternate</li>
<li>Ambon</li>
</ul>
<p><strong>Propinsi Papua (Irian Jaya) : 8 masjid, di 6 kota/kab:</strong></p>
<ul>
<li>Biak</li>
<li>Eci</li>
<li>Jayapura</li>
<li>Manokwari</li>
<li><strong>MERAUKE</strong></li>
<li>Timika</li>
</ul>
<p><strong>Malaysia 11 masjid, 11 kota</strong></p>
<ul>
<li>Senai, Johor</li>
<li>Bachok, Kelantan</li>
<li>Sungai Bakap, Pinang</li>
<li>Sandakan, Sabah</li>
<li>Bintulu, Sarawak</li>
<li>Kuching, Sarawak</li>
<li>Sibu, Sarawak</li>
<li>Ampang, Selangor</li>
<li>Puchong Jaya, Selangor</li>
<li>Selangor</li>
<li>Shah Alam, Selangor</li>
</ul>
<p><em>search by buletin dakwah buletin islam buletin jumat</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/buletin-islam-2/buletin-dakwah-gpksb-dari-sabang-sampai-merauke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mizan, Doxyz dan Bahaya Golongan Tiga</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/imtra-training-center-indonesia/mizan-doxyz-dan-golongan-tiga/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/imtra-training-center-indonesia/mizan-doxyz-dan-golongan-tiga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 00:07:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imtra Training Center Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis buku]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[buku agama]]></category>
		<category><![CDATA[buku akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[buku-buku agama]]></category>
		<category><![CDATA[ebook islam]]></category>
		<category><![CDATA[imtra training center indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penerbit Mizan]]></category>
		<category><![CDATA[penerbitan buku]]></category>
		<category><![CDATA[shalat sempurna]]></category>
		<category><![CDATA[stiker islami]]></category>
		<category><![CDATA[teknik presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[training center]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2366</guid>
		<description><![CDATA[Anda boleh mengabaikan artikel saya yang lain, tapi khusus untuk artikel ini: Anda Wajib Baca Tuntas! Inilah artikel yang dapat membuka inspirasi dua keuntungan, dan benteng bagi anda agar tidak memasuki “Golongan Tiga”.  Berbahagialah…. Mizan vs Doxyz Coba anda kunjungi penerbit Mizan, lalu anda longok penerbit Doxyz (bukan nama sebenarnya). Anda amati, apa persamaan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><img class="alignleft size-full wp-image-2374" title="jangan melarang bisnis penerbitan buku agama" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/jangan-melarang-bisnis-penerbitan-buku-agama.png" alt="jangan melarang bisnis penerbitan buku agama" width="113" height="113" />Anda boleh mengabaikan artikel saya yang lain, tapi khusus untuk artikel ini: <strong>Anda Wajib Baca Tuntas! </strong>Inilah artikel yang dapat membuka inspirasi dua keuntungan, dan benteng bagi anda agar tidak memasuki “<strong>Golongan Tiga</strong>”.  Berbahagialah….</p></blockquote>
<p><strong>Mizan vs Doxyz</strong><br />
Coba anda kunjungi <em>penerbit Mizan</em>, lalu anda longok penerbit Doxyz (bukan nama sebenarnya). Anda amati, apa persamaan dan perbedaannya? Anda akan menemukan bahwa keduanya sama-sama menggeluti bisnis penerbitan buku. Sebagaimana bisnis lainnya, mereka mengejar keuntungan agar bisa survive untuk menghidupi seluruh karyawan dan pemilik modal. Inilah ciri utama bisnis, harus untung. Saya yakin jika tiap bulan Mizan merugi, pasti bisnis bukunya sudah gulung tikar.</p>
<p>Beda yang paling serius adalah, Doxyz menerbitkan buku-buku cabul yang merusak akhlak, sedangkan Mizan menerbitkan buku-buku agama yang berkualitas dan mencerahkan.</p>
<p><strong>Pertanyaan untuk anda</strong><br />
1. Anda lebih suka beli buku-buku Mizan atau Doxyz?<br />
2. Jika anda jadi produsen: Anda akan terbitkan buku cabul atau buku akhlak?<br />
Saya yakin anda semua akan menjawab lebih suka buku-buku terbitan Mizan! Kecuali jika anda sedang sedikit sableng, tentu Doxyz menjadi konsumsi anda. Terus, kalau anda mau terjun ke bisnis penerbitan buku, tentu anda tidak akan menerbitkan buku-buku hitam seperti Doxys. Iya, kan?</p>
<p>Jika “Ya” adalah jawaban anda, saya angkat dua jempol untuk anda. Mari kita ramai-ramai angkat jempol juga untuk penerbit Mizan yang telah menentukan pilihan menerbitkan buku-buku agama! Insya_allah Mizan tidak hanya mengantongi keuntungan materi, tapi juga keuntungan spiritual karena telah berdakwah lewat buku-buku agama yang diterbitkannya. Inilah yang disebut dengan “<strong>Bisnis sambil berdakwah</strong>.”</p>
<p>Menerbitkan atau menjual buku adalah jenis kegiatan bisnis. Ciri utama bisnis adalah mencari keuntungan. Anda tidak mau menjalankan bisnis yang rugi, bukan? Namun masalahnya menjadi lain jika buku yang anda jual adalah buku cabul. Itu namanya Bisnis Beracun dan Berbahaya (B3). Sebaliknya, jika yang anda terbitkan adalah buku-buku agama, pasti sangat bermanfaat.  Manakah yang anda pilih?</p>
<p>Salut untuk Mizan, Toha Putra, Pustaka Azzam dll yang telah menentukan line bisnisnya di bidang penerbitan buku-buku dakwah. Selamat berbisnis dan berdakwah, kawan…</p>
<blockquote><p>Itulah mengapa, produk dan service <strong>IMTRA Training Center Indonesia</strong> yang kami kelola kebanyakan bernafaskan Islam. Nafas yang bermuatan dakwah, mengajak kebajikan.</p></blockquote>
<p><strong>Golongan Tiga</strong></p>
<div style="float:right; width:260px; margin-left:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2366"></span>Kelompok konsumen dan produsen seperti Mizan dll saya sebut sebagai Gologan 1. Golongan 2 adalah konsumen dan produsen Doxyz dan komplotannya. Golongan tiganya adalah orang-orang yang “Suka Tapi Tidak Suka”. Mereka SUKA mengkonsumsi produk-produk Islami, seperti membaca buku-buku agama, CD Tarbiyah, ebook Islam, pelatihan dan pendidikan Islam dll, tapi mereka TIDAK SUKA memberi dukungan yang memadai pada produsen yang berjuang menyediakan produk-produk Islami tersebut. Lebih parah lagi, sebagian golongan 3 ini bahkan ada yang mengecam eksistensi produsen produk-produk Islami.</p>
<p>Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk menyadarkan golongan tiga agar mau beralih ke golongan satu. Sebab saya yakin, golongan tiga ini muncul karena mereka belum mendapat penjelasan yang diperlukan.</p>
<p><strong>Beberapa ciri khas golongan tiga adalah:</strong><br />
- Belajar agama penginnya gratis, tapi kursus bahasa Inggris berani bayar mahal<br />
- Ebook agama penginnya gratis, ebook lainnya sih terserah saja<br />
- Ngundang ustadz penginnya gratis, untuk Ayu Ting Ting berani 20 jt/lagu</p>
<p>Saya pernah melihat ustadz yang banting stir menjadi pedagang telor! Tadinya beliau mengajarkan pendidikan agama Islam untuk anak-anak di masjid komplek perumahan orang-orang kaya. Sayangnya, orang-orang kaya di kompleks itu mayoritas “Golongan Tiga” yang punya ciri khas ingin gratis dalam belajar agama, atau bayar “seikhlasnya saja”.  Jadi, ya…. gitu dech terpaksa ustadz meninggalkan para santrinya karena ingin hidup layak seperti anda.</p>
<p>Sementara itu, Ust. Dr. Ibdalsyah, MA dari Universitas Ibnu Khaldun Bogor pernah mengadakan uji tentang “<strong>Kemampuan Mahasiswa untuk Mengartikan Bacaan Shalat</strong>”. Hasilnya sangat mencengangkan! Ternyata mahasiswa yang mampu mengartikan bacaan shalat dari awal hingga akhir hanya 10%.  <strong>Jadi, 90% nggak mudeng bahasa shalat, Pak!</strong></p>
<blockquote><p>Melihat hasil tersebut, jangan-jangan (maaf) kita pun sebagian ada yang tidak mampu mengartikan bacaan shalat kata demi kata, dari awal hingga akhir. Coba tes diri kita masing-masing!</p></blockquote>
<p>Mengapa banyak orang shalat tapi tidak mengetahui arti bacaan shalat? Saya rasa yang paling bertanggung jawab adalah Golongan Tiga! Saya tidak mengatakan bahwa anda yang tidak memahami bacaan shalat adalah golongan tiga, tapi mungkin anda hanya terpengaruh mereka saja. Golongan tiga berani bayar mahal untuk kursus bahasa Inggris. Mereka rela menggelontorkan ratusan ribu per bulan untuk kemahiran bahasa Inggrisnya. Tapi giliran untuk belajar shalat, buku/ebook shalat yang amat murah dan cuman sekali beli saja mereka pada protes.</p>
<p>Generasi muda saat ini penginnya jadi artis, pemain sepak bola, jendral, kepala daerah, wakil rakyat, pengusaha, manager. Yang pengin jadi ustadz? Hm&#8230; kayong mboten wonten, gak ada tuch!  Kenapa? Ya, karena ulah sampeyan sendiri, khususnya golongan 3 yang lebih menghargai artis ndangdut ketimbang ustadz.</p>
<p>Golongan tiga selain tidak mendukung lahirnya ustadz-ustadz yang berkualitas, juga membuat yang sudah jadi ustadz malah banting stir menjadi pedagang telor. Itu realita, Pak! Saya lihat sendiri lho…</p>
<div id="attachment_2372" class="wp-caption alignleft" style="width: 269px"><img class="size-full wp-image-2372  " title="kondisi madrasah" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/kondisi-madrasah.jpg" alt="kondisi belajar agama, buku buku agama" width="259" height="172" /><p class="wp-caption-text">Kondisi madrasah akibat golongan 3</p></div>
<div id="attachment_2381" class="wp-caption alignleft" style="width: 269px"><img class="size-full wp-image-2381 " title="fasilitas pendidikan islam begini seharusnya" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/fasilitas-pendidikan-islam-begini-seharusnya.jpg" alt="fasilitas pendidikan islam begini seharusnya" width="259" height="172" /><p class="wp-caption-text">Tempat kursus, mentereng &amp; full AC</p></div>
<p>Madrasah atapnya pada bolong, sementara tempat kursusnya mentereng dan full AC. Betul, kan? Ustadz ke madrasah naik sepeda onthel, sementara guru di tempat kursusnya bermobil mewah. Anak-anak, mahasiswa, bahkan hingga pensiunan banyak yang nggak ngerti tata cara shalat yang benar. Yah, karena menurut mereka belajar agama harus gratis, ebook agama tidak pantas dijual. Atau bayar ya seikhlasnya saja. Coba simak pernyataan mereka di bawah ini.</p>
<p>“Kok belajar shalat pake mbayar segala!” Kata salah seorang golongan tiga pada panitia, saat mendengar info rencana pelatihan shalat sempurna di kotanya. Lantas dijawab oleh panitia: “Lain kali bisa gratis Pak, tapi Bapak harus jadi donatur untuk beli tiket pesawat trainernya yah? Kalau mau sekalian ngasih makan siang seluruh peserta juga boleh!”</p>
<p>Tanggapan saya: he he … panitianya cerdas!</p>
<p>Di lain tempat dan waktu, ada juga yang bilang: “Mengapa agama kok dikomersilkan?” Pertanyaan senada: “Agama kok dijualbelikan?”</p>
<p>Tanggapan saya antara lain adalah:</p>
<ul>
<li>Anda pernah ke toko buku Wali Songo? Di sana banyak jual buku-buku tentang shalat, zakat, puasa, haji dll. Apakah anda juga bilang Wali Songo mengkomersilkan agama?</li>
<li>Itu bukan jual agama, tapi jual buku agama. Menjual agama dan menjual buku/ebook agama adalah dua hal yang berbeda</li>
</ul>
<p>Ada yang nyindir:  “Apakah di jaman Rasul tata-cara shalat juga dikomersilkan?” Tanggapan saya: <strong>CD Belajar Ngaji</strong> dan semacamnya juga banyak beredar di pasaran. Bukankah CD Belajar Ngaji di jaman Rasul juga tidak dikomersilkan? Ada-ada aja… <img src='http://www.akhmadtefur.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ada lagi yang mengatakan “Lebih baik menjual souvenir semisal tasbih dll, kemudian ebook shalatnya buat bonus saja”.  Kata seorang pedagang produk makanan kesehatan. Mungkin dia beranggapan bahwa ebook shalat tidak layak dijualbelikan.</p>
<p>Tanggapan saya: Jika ditinjau dari segi kualitas, insya_allah <a title="Jual Ebook Shalat Sempurna" href="http://shalatsempurna.com" target="_blank">ebook Trilogi Shalat Sempurna</a> sangat layak jual. Ditinjau dari segi jenis, kami malah lebih suka menjual jenis produk Islami ketimbang produk jenis makanan kesehatan, kosmetik dsb. Jelasnya, kami lebih memilih bisnis ala Mizan ketimbang bisnis MLM yang jual makanan kesehatan.</p>
<p>Ada lagi yang mengatakan “Harus ikhlas pak, tidak usah mengharap imbalan”<br />
Terhadap pernyataan ini, kami ingin balik bertanya:<br />
1. Anda memberi pelajaran Kimia, atau bekerja di kantor ikhlas apa tidak sih?<br />
2. Lalu, akhir bulan anda mengharap gaji apa tidak?</p>
<blockquote><p>Nah, jika menurut anda ikhlas adalah tidak boleh mengharap imbalan, maka semestinya anda pun tidak boleh mengharapkan gaji dari pekerjaan anda itu.</p></blockquote>
<p>Menurut saya, konsep ikhlas itu bukan berarti tidak boleh mengharap. Kita boleh mengharap hasil dari yang kita kerjakan, asal harapan kita bukanlah harapan yang tercela atau harapan yang melanggar hukum. Setuju?!</p>
<p>Golongan tiga lainnya berkata:<br />
“Kalau mau dakwah, ya dakwah saja… nggak usah jualan”<br />
Tanggapan saya: Justru itulah yang paling ideal: <strong>berbisnis dan berdakwah sekaligus!</strong> Kami punya produk ebook “<strong><a title="Ebook Bisnis" href="http://yesbisnis.com" target="_blank">Rahasia Bisnis Online</a></strong>”. Tapi kami merasa jualan produk ini kurang memuaskan, karena yang didapatkan hanya uang saja. Kami lebih suka menjual ebook: <strong>Trilogi Shalat Sempurna, Mutiara Sempurna, Teknik Presentasi Menarik </strong>dan<strong> <a title="Ide Desain Stiker Islami" href="http://iDesainstiker.com" target="_blank">Stiker Islami</a></strong> yang semuanya bermuatan dakwah. Itulah yang kami sebut dengan bisnis ala Mizan, bisnis sambil berdakwah. Uang dapat, kewajiban dakwahnya juga terpenuhi. Mantap, kan?</p>
<div id="attachment_2378" class="wp-caption alignleft" style="width: 332px"><img class="size-full wp-image-2378     " title="fasilitas pendidikan agama memprihatinkan" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/fasilitas-pendidikan-agama-memprihatinkan.jpg" alt="fasilitas pendidikan agama memprihatinkan" width="322" height="184" /><p class="wp-caption-text">Akibat pengin gratis untuk pendidikan agama</p></div>
<div id="attachment_2383" class="wp-caption alignleft" style="width: 332px"><img class="size-full wp-image-2383    " title="minimnya pendidikan agama islam" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/minimnya-pendidikan-agama-islam.jpg" alt="minimnya pendidikan agama islam" width="322" height="184" /><p class="wp-caption-text">Mahir bahasa Inggris, tapi tidak mudeng bahasa shalat</p></div>
<p>Sekali lagi… Golongan tiga selain tidak mendukung lahirnya ustadz-ustadz yang berkualitas, juga membuat yang sudah jadi ustadz malah banting stir menjadi pedagang telor atau profesi seperti anda. Kondisi Madrasah yang sangat memprihatinkan ini juga akibat ngawurnya prinsip golongan tiga yang selalu ingin gratis untuk pendidikan agama. Sementara tempat-tempat kursus pada mentereng dan ber-AC. Ustadz ke madrasah naik sepeda onthel, sementara guru di tempat kursusnya bermobil mewah. Anak-anak, mahasiswa, bahkan hingga pensiunan banyak yang nggak ngerti tata cara shalat yang benar. Nggak paham arti bacaan shalat. Yah, karena menurut mereka (Golongan Tiga) belajar agama harus gratis, ebook agama tidak pantas dijual. Atau bayar seikhlasnya saja.  Akibatnya&#8230; anda bisa lihat sendiri: kondisi madrasah banyak yang minus, <strong>90% nggak mudeng bahasa shalat</strong>, dan banyak ustadz yang meninggalkan santrinya (lebih memilih jualan telor) karena ingin hidup layak seperti anda&#8230;</p>
<blockquote><p>Dengan paparan ini, semoga para golongan tiga telah mendapatkan jawaban yang mereka perlukan. Mari sama-sama kita dukung pemikiran golongan satu dan hasil karyanya.</p></blockquote>
<p><strong>Saran untuk Seluruh Pembaca</strong><br />
Jika anda ingin berbisnis, pilihlah yang bermuatan dakwah seperti yang dilakukan Mizan dan Imtra. Pilihan bijak ini akan memberikan dua keuntungan: keuntungan material dan spiritual. Ayo berbisnis dan berdakwah. Jangan gubris orang-orang golongan tiga itu.</p>
<p><strong>Penting untuk Anda Lakukan:</strong><br />
Jika anda merasa bukan golongan tiga, anda harus share artikel ini ke teman anda sekarang…</p>
<p>***<br />
<em>keyword: penerbit mizan penerbitan buku-buku agama, bisnis buku, buku akhlak <a title="Produk Bisnis Bermuatan Dakwah" href="http://www.akhmadtefur.com/ebooks-primer/" target="_blank">produk imtra training center indonesia</a>, teknik <a title="Presentasi Menarik" href="https://www.google.co.id/#hl=en&amp;output=search&amp;sclient=psy-ab&amp;q=presentasi+menarik&amp;oq=presentasi+menarik" target="_blank">presentasi menarik</a> shalat sempurna training center, bisnis online stiker islami</em> <em> cd belajar ngaji</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/imtra-training-center-indonesia/mizan-doxyz-dan-golongan-tiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Slide Presentasi Efektif, Hemat 66 Menit!</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/teknik-presentasi-2/slide-presentasi-efektif-hemat-66-menit/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/teknik-presentasi-2/slide-presentasi-efektif-hemat-66-menit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 07:45:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknik Presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[bahan presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[buat power point]]></category>
		<category><![CDATA[cara presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[contoh powerpoint presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[contoh presentasi powerpoint]]></category>
		<category><![CDATA[contoh slide]]></category>
		<category><![CDATA[contoh slide presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[presentasi efektif]]></category>
		<category><![CDATA[slide presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[software presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[teknik presentasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2341</guid>
		<description><![CDATA[Sadarkah anda dengan waktu yang terbuang dari cara presentasi anda sekarang? Lihat contoh presentasi powerpoint di bawah ini.. Inikah gaya slide presentasi anda? Contoh slide presentasi inilah yang membuat anda kehilangan banyak waktu saat memberikan presentasi. Salah satu kunci sukses presentasi adalah mampu membuat slide yang dapat dicerna oleh peserta dalam waktu sesingkat mungkin. Sifat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sadarkah anda dengan waktu yang terbuang dari <a title="Cara Presentasi yang Menarik" href="https://www.google.co.id/#hl=id&amp;gs_nf=1&amp;pq=cara%20presentasi&amp;cp=13&amp;gs_id=9n&amp;xhr=t&amp;q=presentasi+menarik" target="_blank">cara presentasi</a> anda sekarang? Lihat <strong>contoh presentasi powerpoint</strong> di bawah ini..</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-2342  aligncenter" title="1a cara presentasi salah" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/1a-cara-presentasi-salah-300x227.png" alt="cara presentasi salah" width="450" height="340" /></p>
<p style="text-align: left;">Inikah gaya <strong>slide presentasi</strong> anda? <a title="Tips Membuat Slide Presentasi" href="http://www.akhmadtefur.com/teknik-presentasi-2/5-tips-efektif-membuat-presentasi-powerpoint/" target="_blank">Contoh slide presentasi</a> inilah yang membuat anda kehilangan banyak waktu saat memberikan presentasi.</p>
<p>Salah satu kunci sukses presentasi adalah mampu membuat slide yang dapat dicerna oleh peserta dalam waktu sesingkat mungkin. Sifat manusia selalu ingin tahu. Jadi, setiap kali anda klik untuk mengganti slide presentasi, peserta seminar akan selalu mencerna (membaca) slide presentasi anda. Ini bisa memakan waktu hingga 40 detik jika slide presentasi anda rumit. Setelah mencerna slide anda, barulah perhatian peserta baralih pada omongan anda.</p>
<p>Ini berarti, anda kehilangan perhatian peserta selama 40 detik per slide. Jika bahan presentasi anda memiliki 100 slide presentasi yang tidak efektif seperti contoh di atas, anda kehilangan perhatian selama 4000 detik, atau 66 menit &#8230; Waktu yang tidak sedikit, bukan?</p>
<div style="float:right; width:260px; margin-left:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2341"></span>Cara presentasi seperti ini tentu membuang banyak waktu. Efek fatal lainnya adalah audiens akan cepat merasa bosan dan lelah. Itulah mengapa anda harus ubah cara membuat slide presentasi ke model yang lebih simple dan menarik.</p>
<p>Semakin rumit slide presentasi anda, makin banyak waktu yang dibutuhkan audiens untuk mencerna, dan itulah jumalah waktu kehilangan anda. Sebaliknya, semakin simple slide presentasi anda, semakin sedikit waktu yang diperlukan audiens untuk mencerna, semakin cepat mereka akan kembali kepada anda dan mendengarkan apa yang anda benar-benar ingin mengatakan pada slide presentasi anda itu. Inilah solusi cara presentasi yang dapat mereduksi “<strong>kehilangan perhatian</strong>” dari audiens anda.</p>
<h2><strong>Slide Presentasi Efektif</strong></h2>
<p>Lantas, berapa detik idealnya sebuah slide presentasi dapat dicerna? Maksimal 5 detik!  Salah satu kunci keberhasilan presentasi adalah dengan membuat slide sesederhana mungkin. Rahasianya adalah dengan menterjemahkan informasi ke dalam:</p>
<ul>
<li>Ringkasan kata</li>
<li>Grafik, atau</li>
<li>Gambar</li>
</ul>
<p>Itulah tiga cara presentasi powerpoint yang perlu anda kembangkan.</p>
<p><strong>Slide Presentasi Efektif #1: Ringkasan Kata</strong><br />
Jika anda memiliki informasi yang panjang, seperti <strong>Standard Operating Procedure (SOP)</strong>, ketentuan-ketentuan, hukum, ayat Al Quran, hadits, fatwa, pernyataan dll maka pastikan anda tidak menulis semuanya dalam slide presentasi anda. Jika anda menulis itu semua, maka audien anda butuh waktu yang cukup lama untuk mencernanya. Tulis poin utamanya saja! Coba bandingkan kedua slide berikut:</p>
<div id="attachment_2350" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-2350" title="1a cara presentasi salah" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/1a-cara-presentasi-salah1-300x227.png" alt="cara presentasi " width="450" height="340" /><p class="wp-caption-text">Slide 1A</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_2352" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-2352 " title="1b contoh presentasi powerpoint" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/1b-contoh-presentasi-powerpoint-300x226.gif" alt="contoh presentasi powerpoint" width="450" height="340" /><p class="wp-caption-text">Slide 1B</p></div>
<p>Manakah slide presentasi yang lebih enak dibaca? Pasti yang kedua (slide 1B)!<br />
Tips untuk meringkas kata, bertanyalah: “<strong>Adakah kata-kata yang dapat saya buang?</strong>” Kalau ada, buanglah! Tanya lagi dan lagi sampai anda yakin bahwa tidak ada lagi kata yang bisa anda buang dari slide presentasi anda.</p>
<p><strong>Slide Presentasi Efektif #2: Gunakan Grafik</strong><br />
Menyajikan perkembangan data dari waktu ke waktu menggunakan grafik lebih efektif dan mudah dicerna ketimbang menggunakan kata-kata. Dengan menggunakan grafik, audien anda hanya perlu beberapa detik untuk menyimpulkan beberapa hal yang penting, antara lain:<br />
- Trend data, naik turunnya data<br />
- Perbadingan antara data awal dan data akhir<br />
- Hasil terkecil dan hasil terbesar<br />
- Anomali<br />
- Keberhasilan secara umum<br />
Coba bandingkan kedua slide berikut:</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_2355" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-2355 " title="2a slide presentasi tidak efektif" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/2a-slide-presentasi-tidak-efektif1-300x228.gif" alt="slide presentasi tidak efektif" width="450" height="340" /><p class="wp-caption-text">Slide 2A</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_2356" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-2356 " title="2b contoh slide presentasi" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/2b-contoh-slide-presentasi-300x227.gif" alt="contoh slide presentasi efektif" width="450" height="340" /><p class="wp-caption-text">Slide 2B</p></div>
<p>Nah, dengan sajian grafik lebih simple bukan? Agar audien lebih puas, anda harus menerangkan makna di balik grafik yang anda sajikan itu. Ingat, slide hanya sebagai alat bantu saja. Tentu saja fungsinya untuk membantu, bukan malah bikin pusing audien. Sajian data dalam bentuk informasi seperti contoh slide 2A akan membuat audien anda butuh waktu lama untuk mencernanya. Jika slide itu yang anda gunakan, maka anda akan kehilangan perhatian audien kurang lebih 40 detik.</p>
<p><strong>Slide Presentasi Efektif #3: Gunakan Gambar</strong><br />
Bandingkan kedua contoh slide di bawah ini:</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_2358" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-2358  " title="3a bahan presentasi" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/3a-bahan-presentasi-300x224.gif" alt="bahan presentasi" width="450" height="340" /><p class="wp-caption-text">Slide 3A</p></div>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_2359" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-2359 " title="3b presentasi efektif" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/3b-presentasi-efektif-300x226.jpg" alt="presentasi efektif" width="450" height="340" /><p class="wp-caption-text">Slide 3B</p></div>
<p>Jika anda menyajikan slide seperti contoh 3A, maka audiens perlu waktu lama untuk mencerna kalimat-kalimat anda. Selama audien mencerna slide anda, maka apa yang anda omongkan tidak dapat diserap dengan baik oleh audien. Jika ada 100 slide presentasi anda yang model gitu, maka anda akan kehilangan perhatian audiens selama 66 menit!</p>
<p>Jauh lebih baik jika anda menyajikannya seperti contoh slide 3B! Informasi yang tertera dalam slide presentasi 3A cukup anda sampaikan secara lisan.</p>
<p>Itulah 3 cara membuat slide presentasi efektif. Ubah cara presentasi anda…  Pastikan hanya menggunakan:<br />
- Kata ringkas<br />
- Grafik, atau<br />
- Gambar<br />
untuk menghasilkan <strong>slide presentasi yang efektif</strong>.</p>
<p>***</p>
<p><strong>Free download Bumbu Presentasi Menarik: <a title="Free Download Bumbu Presentasi Menarik" href="http://presentasimenarik.com/freedownload.php?id=atefur" target="_blank">klik di sini!</a></strong></p>
<p><em>Search term: contoh slide presentasi bahan presentasi efektf cara presentasi buat power point contoh presentasi powerpoint dan teknik presentasi</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/teknik-presentasi-2/slide-presentasi-efektif-hemat-66-menit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mutiara Quran</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/mutiara-hikmah/mutiara-quran/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/mutiara-hikmah/mutiara-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 03:53:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[asmaul husna]]></category>
		<category><![CDATA[hari jumat]]></category>
		<category><![CDATA[kebesaran Allah]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan Allah]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara hikmah islam]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara islam]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara Islami]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara jumat]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara quran]]></category>
		<category><![CDATA[tentang kebesaran Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2332</guid>
		<description><![CDATA[Mutiara Quran yang saya sajikan di hari Jumat ini sengaja kami hadirkan terutama ayat-ayat Quran tentang kebesaran Allah, kekuasaan Allah, beberapa perintah dan  laranganNya. Semoga mutiara hikmah Islam ini dapat meningkatkan iman kita kepadaNya. Allah Maha Besar, Maha Kuasa dan Maha Mengetahui Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mutiara Quran yang saya sajikan di <a title="Keistimewaan Hari Jumat dan Amalan Terkait" href="http://www.akhmadtefur.com/sholat-jumat/keistimewaan-hari-jumat-dan-amalan-terkait/" target="_blank">hari Jumat</a> ini sengaja kami hadirkan terutama ayat-ayat Quran tentang kebesaran Allah, kekuasaan Allah, beberapa perintah dan  laranganNya. Semoga <a title="100 Mutiara Hikmah Islam Penyejuk Hati" href="http://mutiarasempurna.com" target="_blank">mutiara hikmah Islam</a> ini dapat meningkatkan iman kita kepadaNya.</p>
<p><strong>Allah Maha Besar, Maha Kuasa dan Maha Mengetahui</strong><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-2333" title="mutiara quran" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/mutiara-quran.jpg" alt="Mutiara Quran Tentang Kebesaran Allah" width="198" height="152" />Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Lukman 29)</p>
<p><strong>Semua bertasbih kepada Allah, yang memiliki asmaul husna</strong><br />
Dialah Allah yang Menciptakan, yang mengadakan, yang Membentuk rupa, yang mempunyai Asmaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS Al Hasyr 24)</p>
<p><strong>Perintah mendirikan shalat berjamaah dan menunaikan zakat</strong><img class="alignright size-full wp-image-2334" title="mutiara jumat" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/mutiara-jumat.jpg" alt="Mutiara Jumat, Hari Jumat" width="200" height="130" /><br />
Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku&#8217;lah beserta orang-orang yang ruku&#8217; (QS Al Baqarah 43)</p>
<p><strong>Larangan Allah untuk kebaikan manusia</strong><br />
Katakanlah: &#8220;Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.&#8221; (QS Al A&#8217;raaf 33)</p>
<p><strong>Bahaya kufur terhadap Allah</strong></p>
<div style="float:left; width:260px; margin-right:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2332"></span>Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayatKu dan rasul-rasulKu sebagai olok-olok. (QS Al Kahfi 105-106)</p>
<p><strong>Perintah untuk mencontoh Muhammad Rasulullah SAW</strong><br />
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak mengingat Allah. (QS Al Ahzab 21)</p>
<p><strong>Al Quran adalah bacaan yang mulia</strong><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-2335" title="Mutiara Hikmah Quran" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/Mutiara-Hikmah-Quran.jpg" alt="Mutiara Hikmah Quran Islam" width="114" height="113" />Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. Diturunkan dari Rabbil &#8216;alamiin. (QS Al Waaqiah 77-80)</p>
<p><strong>Jangan melampaui batas, karena setiap manusia akan menghadap Allah</strong><br />
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu). (QS AL &#8216;Alaq 6-8)</p>
<p><strong>Allah akan mengganti rizki yang kita nafkahkan di jalan Allah</strong><br />
Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)&#8221;. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya. (QS Saba&#8217; 39)</p>
<p><strong>Perintah berdakwah kepada setiap manusia yang beriman</strong><br />
Demi waktu. Sesungguhnya manusia dalam keadaan rugi. Kecuali yang beriman dan beramal shaleh. Dan saling menasihati / <a title="Cara Berdakwah 9 Detik" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-islami/%e2%80%9ckulseti%e2%80%9d-solusi-optimasi-waktu-anda/" target="_blank">berdakwah</a> tentang kebenaran dan kesabaran (QS Al Ashr:1-3)</p>
<p>***<br />
<em>Key: Mutiara quran hari jumat, mutiara hikmah Islam. Tentang kebesaran Allah, kekuasaan Allah dan asmaul husna</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/mutiara-hikmah/mutiara-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Genderowo Belantara Kawasi, Tausiyah Safety</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/ceramah-islami/genderowo-belantara-kawasi-tausiyah-safety/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/ceramah-islami/genderowo-belantara-kawasi-tausiyah-safety/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2012 10:00:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramah Islami]]></category>
		<category><![CDATA[alat pelindung diri]]></category>
		<category><![CDATA[ceramah islami]]></category>
		<category><![CDATA[doa keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jin]]></category>
		<category><![CDATA[genderuwo]]></category>
		<category><![CDATA[halmahera selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasi]]></category>
		<category><![CDATA[key: doa selamat]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan nikel]]></category>
		<category><![CDATA[pulau obi]]></category>
		<category><![CDATA[tausiyah islami]]></category>
		<category><![CDATA[tentang safety]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2318</guid>
		<description><![CDATA[Munculnya ide tausiyah Islami / ceramah Islami tentang safety ini ketika saya bertugas ke pedalaman Maluku Utara. Tepatnya di daerah Kawasi yang terletak di pulau Obi, kabupaten Halmahera Selatan. Kawasan ini masih berupa hutan belantara, penduduk terdekat berjarak 5 Km. Orang-orang yang tinggal di belantara ini semuanya adalah karyawan perusahaan tambang Nikel. Mereka membuat camp-camp [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2322" title="Pulau Obi Halmahera Maluku Utara" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/Pulau-Obi-Halmahera-Maluku-Utara.jpg" alt="Pulau Obi Halmahera Maluku Utara" width="120" height="168" />Munculnya ide <a title="Kulkas, Tausiyah Islam Singkat" href="http://www.akhmadtefur.com/ceramah-islami/%e2%80%9ckulkas%e2%80%9d-trend-tausiyah-islam-masa-depan/" target="_blank">tausiyah Islami</a> / ceramah Islami tentang safety ini ketika saya bertugas ke pedalaman Maluku Utara. Tepatnya di daerah Kawasi yang terletak di pulau Obi, kabupaten Halmahera Selatan. Kawasan ini masih berupa hutan belantara, penduduk terdekat berjarak 5 Km. Orang-orang yang tinggal di belantara ini semuanya adalah karyawan perusahaan tambang Nikel. Mereka membuat camp-camp besar berupa tenda plastik yang dapat memuat sekitar 20 orang per camp.</p>
<p>Untuk sampai ke kawasan ini, dari Bogor diperlukan waktu 3 hari atau kurang lebih 27 jam waktu tempuh kendaraan non stop. Perjalan dimulai <img class="alignright size-full wp-image-2319" title="tausiyah safety genderuwo kawasi pulau obi" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/tausiyah-safety-genderuwo-kawasi-pulau-obi.jpg" alt="tausiyah safety genderuwo kawasi pulau obi" width="259" height="194" />dari Bogor ke bandara Sukarno Hatta Jakarta 2 jam, lantas terbang ke Ternate selama 3 jam. Ternate adalah kota terbesar di propinsi Maluku Utara (Malut). Dulu pernah jadi ibu kota propinsi Malut sampai 2010. Propinsi ini masuk dalam Waktu Indonesia Timur (WIT), sehingga jam kami harus dimajukan 2 jam. Setelah menginap semalam, perjalanan dilanjutkan dengan kapal laut. Kapal berangkat dari Ternate jam 10 malam, nyampe di pelabuhan Jikotamo jam 5 sore! Sembilan belas jam perjalanan laut yang sungguh melelahkan. Sampai Jikotamo kapal berlabuh, dan menginap semalam. Esok harinya, perjalanan dilanjutkan sampai ke Kawasi selama 3 jam. Dari pantai Kawasi, kami dijemput mobil untuk naik ke bukit belantara Kawasi sekitar 15 menit.</p>
<p>Baru hari ke-3, kami tiba di tujuan. Kawasan belantara yang tanahnya mengandung bijih Nikel kekayaan bumi Indonesia. Malamnya berhawa amat dingin, tapi alhamdulillah pas bulan purnama sehingga kepekatan hutan direduksi oleh sinarnya.</p>
<p>Saat kami melepas lelah dari perjalanan panjang yang melelahkan, di malam pertama itu salah satu rekan kami mengalami kejadian yang menyeramkan. Begini penuturan ke saya, sesaat setelah kejadian….</p>
<div style="float:right; width:260px; margin-left:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2318"></span>“Makhluk itu besar… berbulu dan menyeramkan. Saya merinding melihatnya. Tiba-tiba saja makhluk berbulu itu menukik dari atas mendekati saya. Saya dicekik lehernya.”</p>
<p>Tentu saja dia berteriak-teriak ketakutan. Teriakan itu sampai ke telinga saya, karena waktu itu saya tidak jauh dari tempat kejadian. Syukurlah, itu tidak berlangsung lama. Makhluk menyeramkan itu akhirnya kabur dengan ayat kursi yang dia bacakan.</p>
<p>Mendengar penuturan itu, saya mafhum bahwa dia baru saja kena <strong>gangguan jin</strong>. Eh, tidak berselang lama… rekan kami lainnya juga mengalami nasib yang sama. Malam pertama sudah 2 orang terkena gangguan jin. Ini membuat tim kami ciut.</p>
<p>“Di sini memang begitu, Pak… sudah banyak yang digangguin.” Kata pak tua, juru masak yang telah beberapa bulan menempati camp itu.</p>
<p>Dari kejadian itu, muncullah ide <strong>tausiyah Islam tentang safety</strong>. Inilah konsep safety yang lebih mumpuni. Tausiyah ini saya sampaikan kepada mereka, sebelum memulai pekerjaan explorasi Nikel di kawasan itu. Silakan simak, dan sampaikan ke rekan-rekan kerja anda:</p>
<p>Jangan lupa utamakan keselamatan. Pastikan saat bekerja anda mengenakan helm, sepatu dan sarung tangan untuk <img class="alignright size-full wp-image-2321" title="tentang safety helm" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/04/tentang-safety-helm.jpg" alt="tentang safety helm dan doa keselamatan" width="236" height="213" />keselamatan anda. Bukan hanya itu, ada perlengkapan safety lainnya yang wajib anda gunakan untuk keselamatan anda. Ini sangat penting… tapi sayangnya banyak orang mengabaikan hal ini. Bahkan, dalam buku besar petunjuk keselamtan kerja juga tidak tercantum. Anda tahu, apakah itu…?</p>
<p>Itu adalah “<a title="Doa Keselamatan Saat Keluar Rumah" href="http://www.akhmadtefur.com/mutiara-hikmah/mutiara-hikmah-jangan-keluar-rumah-kecuali%e2%80%a6/" target="_blank"><strong>Doa Keselamatan</strong></a>”…! Ya, berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah bagian penting dari safety selain helm, safety shoes, sarung tangan dan perangkat safety lainnya.  Saat anda keluar camp untuk berangkat ke field, bacalah doa: <em>Bismillaahi tawakkaltu alallaah laa haula walaa quwwata illa billaah </em>(Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tiada upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya)”</p>
<p><strong>Mengapa harus membaca doa keselamatan ini?</strong><br />
Karena Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa membaca doa (tersebut) maka ia ditetapkan dengan ucapan “Kamu sudah ditunjuki, dan dicukupi kebutuhan dunia dan akhiratmu, dijaga serta dihindarkan dari gangguan setan” (HR Abu Daun, Turmudzi, Nasai).</p>
<p>Kemudian sesampai di field, di tempat kerja anda bacalah doa selamat ini: <em>Audzu bikalimatillaahi tammati min syarii ma khalaq</em> (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala kejahatan makhluk yang diciptakannya).</p>
<p>Doa selamat ini anda panjatkan agar selamat dari segala mara bahaya yang disebabkan oleh seluruh makhluk ciptaan Allah, termasuk binatang berbisa, gangguaan jin dan makhluk halus lainnya.</p>
<blockquote><p>&#8220;Barangsiapa menempati suatu tempat kemudian membaca &#8221; A&#8217;udzu bikalimatillahittammati min syarri ma khalaq &#8221; maka tidak ada sesuatu apapun yang membahayakannya sampai ia meninggalkan tempat itu (HR Muslim).</p></blockquote>
<p>Ingat… helm, sepatu dan perangkat safety lainnya hanya dapat melindungi anda dari benturan saja. Semua safety equipment atau APD (Alat Pelindung Diri) tersebut tidaklah mampu melindungi dari gigitan ular, kala jengking, nyamuk malaria, lintah dan gangguan-gangguan serius dari makhluk halus seperti gangguan jin, setan, genderuwodll. Nah, dengan membaca kedua doa selamat tersebut maka <em>insya_allah</em> lengkaplah sudah perangkat safety anda.</p>
<p>Karena itu, untuk para petugas safety / K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), saat anda melakukan <em>safety briefing </em>jangan lupa sampaikan kepada rekan-rekan anda agar:<br />
- Memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, dll<br />
- Membaca Doa Keselamatan Diri (DKD) seperti tersebut di atas<br />
Semoga tausiyah Islami / ceramah Islami ini bermanfaat untuk kita semua.</p>
<p><em>Key artikel: </em><em>Ceramah Islami, tausiyah Islami</em> <em>tentang safety dan a</em><em>lat pelindung diri </em><em>di area </em><em>pertambangan Nikel </em><em>Kawasi Halmahera Selatan, pulau Obi tentang </em><em>doa selamat </em><em>atau doa keselamatan </em><em>dari gangguan jin, genderuwo. </em><em> </em></p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span> <mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --> <!--[endif] --><!--[if gte mso 10]> <mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif] --></p>
<pre><span style="font-family: Arial;">Tausiyah Safety Genderowo Belantara Kawasi</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Munculnya ide tausiyah Islami / ceramah Islami ini ketika saya bertugas ke pedalaman Maluku Utara. Tepatnya di daerah Kawasi yang terletak di pulau Obi, kabupaten Halmahera Selatan. Kawasan ini masih berupa hutan belantara, penduduk terdekat berjarak 5 Km. Orang-orang yang tinggal di belantara ini semuanya adalah karyawan perusahaan tambang Nikel. Mereka membuat camp-camp besar berupa tenda plastik yang dapat memuat sekitar 20 orang per camp.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Untuk sampai ke kawasan ini, dari Bogor diperlukan waktu kurang lebih 27 jam. Perjalan dimulai dari Bogor ke bandara Sukarno Hatta Jakarta 2 jam, lantas terbang ke Ternate selama 3 jam. Ternate adalah kota terbesar di propinsi Maluku Utara (Malut). Dulu pernah jadi ibu kota propinsi Malut sampai 2010. Propinsi ini masuk dalam Waktu Indonesia Timur (WIT), sehingga jam kami harus dimajukan 2 jam. Setelah menginap semalam, perjalanan dilanjutkan dengan kapal laut. Kapal berangkat dari Ternate jam 10 malam, nyampe di pelabuhan Jikotamo jam 5 sore! Sembilan belas jam perjalanan laut yang sungguh melelahkan. Sampai Jikotamo kapal berlabuh, dan menginap semalam. Esok harinya, perjalanan dilanjutkan sampai ke Kawasi selama 3 jam. Dari pantai Kawasi, kami dijemput mobil untuk naik ke bukit belantara Kawasi sekitar 15 menit.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Hari Jumat sore kami tiba di kawasan itu, kawasan belantara yang tanahnya mengandung bijih Nikel kekayaan bumi Indonesia. Malamnya berhawa amat dingin, tapi alhamdulillah pas bulan purnama sehingga gelapnya hutan direduksi oleh sinarnya. </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Saat kami melepas lelah dari perjalanan panjang yang melelahkan, di malam pertama itu rekan kami yang bernama Riki mengalami kejadian yang menyeramkan. Begini penuturan Riki ke saya, sesaat setelah kejadian….“Makhluk itu besar… berbulu dan menyeramkan. Saya merinding melihatnya. Tiba-tiba saja makhluk berbulu itu menukik dari atas mendekati saya. Saya dicekik lehernya.” </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Tentu saja Riki berteriak-teriak ketakutan. Teriakan itu sampai ke telinga saya, karena waktu itu saya tidak jauh dari tempat kejadian. Syukurlah, itu tidak berlangsung lama. Makhluk menyeramkan itu akhirnya kabur dengan ayat kursi yang Riki bacakan. </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Mendengar cerita Riki, saya mafhum bahwa Riki baru saja kena gangguan jin. Eh, tidak berselang lama… rekan kami lainnya juga mengalami nasib yang sama. Malam pertama sudah 2 orang terkena gangguan jin. Ini membuat tim kami ciut. </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">“Di sini memang begitu, Pak… sudah banyak yang digangguin.” Kata pak tua, juru masak yang telah beberapa bulan menempati camp itu.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Dari kejadian itu, muncullah ide tausiyah Islam tentang safety. Inilah konsep safety yang lebih mumpuni. Tausiyah ini saya sampaikan kepada mereka, sebelum memulai pekerjaan explorasi Nikel di kawasan itu. Silakan simak, dan sampaikan ke rekan-rekan kerja anda.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Jangan lupa utamakan keselamatan. Pastikan saat bekerja anda mengenakan helm, sepatu dan sarung tangan untuk keselamatan anda. Bukan hanya itu, ada perlengkapan safety lainnya yang wajib anda gunakan untuk keselamatan anda. Ini sangat penting… tapi sayangnya banyak orang mengabaikan hal ini. Bahkan, dalam buku besar petunjuk keselamtan kerja juga tidak tercantum. Anda tahu, apakah itu…? </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Itu adalah “Doa Keselamatan”…! Ya, berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah bagian penting dari safety selain helm, safety shoes, sarung tangan dan perangkat safety lainnya. </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Saat anda keluar camp untuk berangkat ke field, bacalah doa </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">“Bismillaahi tawakkaltu alallaah laa haula walaa quwwata illa billaah”</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">(Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tiada upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya)”</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Mengapa harus membaca doa ini?</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Karena Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa membaca doa (tersebut) maka ia ditetapkan dengan ucapan “Kamu sudah ditunjuki, dan dicukupi kebutuhan dunia dan akhiratmu, dijaga serta dihindarkan dari gangguan setan” (HR Abu Daun, Turmudzi, Nasai)</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Kemudian sesampai di field, di tempat kerja anda bacalah doa:</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">“Audzu bikalimatillaahi tammati min syarii ma khalaq” (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">segala kejahatan makhluk</strong> yang diciptakannya)</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Doa selamat ini anda panjatkan agar selamat dari segala mara bahaya yang disebabkan oleh seluruh makhluk cipatann Allah, termasuk makhluk halus.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">"Barangsiapa menempati suatu tempat kemudian membaca " A'udzu bikalimatillahittammati min syarri ma khalaq " maka tidak ada sesuatu apapun yang membahayakannya sampai ia meninggalkan tempat itu. (HR. Muslim).</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Ingat… helm, sepatu dan perangkat safety lainnya hanya dapat melindungi anda dari benturan saja. Semua safety equipment atau APD (Alat Pelindung Diri) tersebut tidaklah mampu melindungi dari gigitan ular, kala jengking, nyamuk malaria, lintah dan gangguan-gangguan serius dari makhluk halus seperti setan, genderuwo, jin dll. Nah, dengan membaca kedua doa selamat tersebut maka insya_allah lengkaplah sudah perangkat safety anda.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Karena itu, untuk para petugas safety / K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), saat anda melakukan safety briefing jangan lupa sampaikan kepada rekan-rekan anda agar:</span></pre>
<pre style="margin-left: .5in; text-indent: -.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .5in left 45.8pt 91.6pt 137.4pt 183.2pt 229.0pt 274.8pt 320.6pt 366.4pt 412.2pt 458.0pt 503.8pt 549.6pt 595.4pt 641.2pt 687.0pt 732.8pt;"><span style="font-family: Arial; mso-fareast-font-family: Arial;"><span style="mso-list: Ignore;">-<span style="font: 7.0pt &amp;amp;amp;">          </span></span></span><span style="font-family: Arial;">Memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, dll</span></pre>
<pre style="margin-left: .5in; text-indent: -.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .5in left 45.8pt 91.6pt 137.4pt 183.2pt 229.0pt 274.8pt 320.6pt 366.4pt 412.2pt 458.0pt 503.8pt 549.6pt 595.4pt 641.2pt 687.0pt 732.8pt;"><span style="font-family: Arial; mso-fareast-font-family: Arial;"><span style="mso-list: Ignore;">-<span style="font: 7.0pt &amp;amp;amp;">          </span></span></span><span style="font-family: Arial;">Membaca Doa Keselamatan Diri (DKD) seperti tersebut di atas</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Semoga tausiyah Islami / ceramah Islami ini bermanfaat untuk kita semua.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">doa selamat, genderuwo, doa keselamatan, alat pelindung diri, kawasi, halmahera selatan, pulau obi, pertambangan nikel, gangguan jin, ceramah Islami, tausiyah Islami</span></pre>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/ceramah-islami/genderowo-belantara-kawasi-tausiyah-safety/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Buletin Dakwah: Jadilah Teman Sejati</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/buletin-islam-2/contoh-buletin-dakwah-jadilah-teman-sejati/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/buletin-islam-2/contoh-buletin-dakwah-jadilah-teman-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 00:27:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin Islam]]></category>
		<category><![CDATA[buletin dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[buletin islam]]></category>
		<category><![CDATA[buletin jumat]]></category>
		<category><![CDATA[buletin jum’at]]></category>
		<category><![CDATA[buletin pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[contoh buletin]]></category>
		<category><![CDATA[format buletin]]></category>
		<category><![CDATA[majelis taklim]]></category>
		<category><![CDATA[shalat berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[shalat jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat jamaah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2293</guid>
		<description><![CDATA[Contoh buletin dakwah ini semoga memberi inspirasi anda untuk turut berjuang memakmurkan masjid anda. Salah satu keunggulan dakwah lewat buletin adalah mampu menembus semua kalangan, termasuk kalangan yang masih enggan menghadiri majelis taklim. Temukan link download contoh buletin dakwah edisi-6 di akhir tulisan ini. Silakan anda download dan print, kemudian fotokopi. Letakkan buletin dakwah ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Contoh buletin dakwah</strong> ini semoga memberi inspirasi anda untuk turut berjuang memakmurkan masjid anda. Salah satu keunggulan dakwah lewat buletin adalah mampu menembus semua kalangan, termasuk kalangan yang masih enggan menghadiri majelis taklim. Temukan link download contoh buletin dakwah edisi-6 di akhir tulisan ini. Silakan anda download dan print, kemudian fotokopi. Letakkan buletin dakwah ini di masjid menjelang <a title="Keistimewaan Hari Jumat dan Shalat Jumat" href="http://www.akhmadtefur.com/sholat-jumat/keistimewaan-hari-jumat-dan-amalan-terkait/" target="_blank">shalat Jumat</a>.</p>
<p><strong>Tujuh alasan perlunya menyebarkan buletin dakwah GPKSB:</strong><br />
1. Dakwah adalah kewajiban setiap muslim, bukan tugas para kyai saja<br />
2. Dapat menjangkau siapapun, termasuk yang tidak melek internet<br />
3. Praktis, tidak perlu repot membuat konsep (tinggal download)<br />
4. Ekonomis, cost per lembar hanya Rp 50 karena ukurannya separoh A4<br />
5. “Berilah peringatan karena sungguh peringatan itu bermanfaat” (QS 87:9)<br />
6. Banyak masjid megah dan luas tapi sepi jamaahnya<br />
7. Mengamalkan QS An Nisa:85 yang dahsyat manfaatnya</p>
<blockquote><p>“Barangsiapa yang memberi syafaat kebaikan, maka ia akan memperoleh bagian darinya” (An Nisa 85).</p></blockquote>
<p>Syafaat dapat berupa ajakan, informasi, motivasi, sarana dan lain-lain termasuk menyebarkan buletin dakwah ini. Matematis ayat tersebut, jika kita berhasil mengajak 100 orang untuk shalat berjamaah, maka kita akan mendapatkan bonus pahala sebanyak 2700 derajat (10o x 27), tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Ya, komisinya full 100%… Inilah <a title="MLM dalam Al Quran" href="http://www.akhmadtefur.com/belajar-al-quran-2/baca-al-quran-tentang-fenomena-dahsyatnya-bisnis-mlm/" target="_blank">MLM terdahsyat</a> yang wajib anda ikuti.</p>
<p>Lakukan penyebaran buletin dakwah ini secara offline dan online. Jika anda tidak sempat membagikan hard copy buletin dakwah ini (offline), minimal anda <strong>share artikel ini</strong> dengan klik icon facebook dan twitter yang tersedia di akhir tulisan ini.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p><img class="alignleft" style="border: 0pt none;" src="http://www.akhmadtefur.com/image/buletin-dakwah-jumat.gif" border="0" alt=" Download Gratis 40 Buletin Jumat Dakwah Tentang Shalat Berjamaah" width="573" height="112" /></p>
<p style="font-size: 11px; text-align: right;"><em>Buletin Dakwah GPKSB No.06</em></p>
<p><strong>Jadilah Teman Sejati</strong></p>
<p>Sifat dasar manusia adalah menyukai pujian. Pujian memang diperlukan untuk peningkatan motivasi. Namun adakalanya pujian sangat membahayakan, jika pujian membuat kita menjadi lengah dan sombong. Segala puji milik Allah Tuhan penguasa alam (QS Alfatihah:2), artinya kita boleh saja menerima pujian (puji hadits alal hadits), tetapi kita harus menyadari bahwa segala pujian adalah milik Allah yang Maha Terpuji. Lantas, mengapa kita lebih menyukai sesuatu yang semestinya bukan milik kita?</p>
<div style="float:right; width:260px; margin-left:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2293"></span>Sebaliknya, kritik atau nasihat adakalanya kita terima dengan kurang menyenangkan. Padahal, justru kritik dan nasihat itulah yang amat kita butuhkan untuk memperbaiki kualitas kita. Teman sejati kita bukanlah orang yang selalu membahagiakan kita dengan taburan pujian, melainkan orang yang selalu menegur apabila kita khilaf, selalu mampu memberi kritik dan saran untuk perbaikan kita dan memberi semangat dalam hal kebaikan.</p>
<p>Si Fulan menjadi juara tilawah Quran karena suaranya yang merdu, tapi beliau masih enggan menghadiri shalat berjamaah. Bagaimana seandainya semua teman dan tetangganya selalu hanya memuji akan kemerduan suaranya, tanpa ada satu pun yang berani memberikan kritik atau nasihat agar beliau mau menghadiri shalat berjamaah?. Betapa malangnya si Fulan karena tidak memiliki teman sejati!</p>
<p>Insya_allah, buletin GPKSB ini menjadi teman sejati anda. Teman yang selalu memberi semangat dalam kebaikan, khususnya dalam meraih agungnya shalat berjamaah di masjid. Ayo shalat berjamaah di masjid&#8230;.</p>
<p>Jadilah teman sejati bagi orang lain. Kunjungi www.GPKSB.wordpress.com, download buletin GPKSB dan sebarkan ke teman dan kerabat anda.<br />
<img class="alignleft" style="border: 0pt none;" src="http://www.akhmadtefur.com/image/buletin-dakwah-jumat-footer.gif" border="0" alt=" Download Gratis 40 Buletin Jumat Dakwah Tentang Shalat Berjamaah " width="573" height="70" /></p>
<p><strong>Daftar judul buletin Islam edisi sebelumnya:</strong><br />
1. Dahsyatnya Sholat Jamaah<br />
2. GPKSB Adalah Solusi<br />
3. Perintah Shalat Berjamaah<br />
4. Berapakah Nilai Syahadat Kita?<br />
5. Kiat Menghapus Dosa</p>
<p>Klik -» <a title="Download Buletin Dakwah Jumat GPKSB" href="http://shalatsempurna.com/buletin-jumat/buletin-dakwah-gpksb-06name.zip" target="_blank">Download Contoh Buletin Dakwah Jumat GPKSB No.06</a><br />
Inilah contoh buletin dakwah Islam (Buletin Jumat GPKSB/Pendidikan Jum’at)</p>
<p>Lakukan penyebaran <a title="Buletin Dakwah Shalat" href="http://www.akhmadtefur.com/buletin-islam-2/buletin-dakwah-shalat-dan-terkabulnya-doa/" target="_blank">buletin dakwah</a> ini secara offline dan online. Jika anda tidak sempat membagikan hard copy buletin dakwah ini (offline), minimal anda share artikel ini dengan klik icon facebook dan twitter yang tersedia di bawah ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/buletin-islam-2/contoh-buletin-dakwah-jadilah-teman-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperluas Spektrum dan Jangkauan Dakwah</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/memperluas-spektrum-dan-jangkauan-dakwah/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/memperluas-spektrum-dan-jangkauan-dakwah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 00:27:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[adzan jumat]]></category>
		<category><![CDATA[Amar ma’ruf nahi mungkar]]></category>
		<category><![CDATA[artikel menarik]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[ishlah]]></category>
		<category><![CDATA[Jalaluddin Rahmat]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah jumat]]></category>
		<category><![CDATA[materi dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[mubaligh]]></category>
		<category><![CDATA[tazkiyah]]></category>
		<category><![CDATA[ta’lim]]></category>
		<category><![CDATA[tilawah]]></category>
		<category><![CDATA[tugas nabi]]></category>
		<category><![CDATA[ulul albab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2298</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Muhammad Sulaiman, M.Hum Kata kunci: bentuk dakwah, Amar ma’ruf nahi mungkar, tazkiyah, tilawah, ishlah, tugas nabi, mubaligh, ulul albab, ta’lim, khotbah jumat, materi dakwah Barangkali cukup banyak di antara kita yang beranggapan bahwa jumlah tenaga dai di Indonesia cukup banyak. Anggapan ini ada benar dan salahnya. Benar, karena tenaga-tenaga da’i di Indonesia, lepas dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><strong>Oleh: <a title="Tentang Muhammad Sulaiman" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/khusnul-khatimah-menuju-alam-barzakh/" target="_blank">Muhammad Sulaiman, M.Hum</a></strong></p>
<p style="text-align: right;"><em>Kata kunci: bentuk dakwah, Amar ma’ruf nahi mungkar, tazkiyah, tilawah, ishlah, tugas nabi, mubaligh, ulul albab, ta’lim, khotbah jumat, materi dakwah</em></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-2300" title="spektrum materi dakwah khotbah jumat" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/03/spektrum-materi-dakwah-khotbah-jumat1.jpg" alt="spektrum materi dakwah khotbah jumat" width="145" height="128" />Barangkali cukup banyak di antara kita yang beranggapan bahwa jumlah tenaga dai di Indonesia cukup banyak. Anggapan ini ada benar dan salahnya. Benar, karena tenaga-tenaga da’i di Indonesia, lepas dari kualitas intelektual dan kepribadiannya, memang cukup banyak. Salah, karena jumlah da’i yang memenuhi syarat, pastilah tidak sebanyak yang kita harapkan.</p>
<p>Menurut Endang Saifuddin Anshari dakwah adalah penjabaran, penerjemahan dan pelaksanaan Islam dalam kehidupan. Pengertian dakwah juga dapat dirumuskan sebagai pelaksanaan amanah Allah SWT, baik amanah khilafah maupun amanah ibadah atau realisasi ajaran Islam dalam kehidupan atau juga islhlah yakni perbaikan dan pembangunan masyarakat.</p>
<p>Dengan mendasarkan diri pada Alquran Jalaluddin Rahmat menyimpulkan empat bentuk dakwah Islam: <strong>Tilawah</strong> (membacakan ayat-ayat Allah), <strong>Tazkiyah</strong> (menyucikan diri mereka), <strong>Ta’lim</strong> (mengajarkan al-kitab dan al-hikmah) dan <strong>Ishlah</strong> (melepaskan beban dan belenggu-belenggu manusia). Amar ma’ruf nahi mungkar dapat dimasukkan dalam tazkiyah dan menjelaskan yang halal dan haram, termasuk ta’lim. Yang kita perlukan ialah bagaimana membentuk pola dakwah yang secara aqli dapat dilaksanakan. Dakwah adalah tugas Nabi dan pengikut para Nabi. Berkiprah dalam dakwah adalah usaha besar yang membentuk peradaban manusia.</p>
<p>Seorang da’i dengan demikian, lebih dari sekedar mubaligh, adalah seorang pejuang yang dengan amat bersungguh-sungguh, mengajak manusia ke jalan Allah dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimilikinya. Dalam arti ini tenaga-tenaga da’i di Indonesia sama sekali belum dapat dikatakan cukup banyak. Ada pun da’i yang hanya asal pandai berbicara, berpidato atau berceramah karena memang ada bakat untuk itu, dengan kualitas intelektual dan kepribadian yang patut dipertanyakan memang sangat banyak jumlahnya.</p>
<p><strong>Bagaimanakah idealnya seorang da’i? </strong></p>
<div style="float:left; width:260px; margin-right:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2298"></span>Seorang da’i idealnya adalah seorang ulul albab. Tanda-tanda ulul albab, seperti yang dikemukakan dalam Alquran, ada enam. Pertama: Bersungguh-sungguh mencari ilmu. Kedua: Mereka memiliki hikmah, kebijaksanaan dan pengetahuan. Ketiga: Mampu memisahkan yang jelek dari yang baik, kemudian ia pilih yang baik, walaupun ia harus sendirian mempertahankan kebaikan itu dan walaupun kejelekan itu dipertahankan oleh sekian banyak orang. Keempat: Kritis dalam mendengarkan pembicaraan, pandai menimbang-nimbang ucapan, teori, proposisi atau dalil yang dikemukakan oleh orang lain. Kelima: Bersedia menyampaikan ilmunya kepada orang lain untuk memperbaiki masyarakantnya, bersedia memberikan peringatan kepada masyarakat, diancamnya masyarakat, diperingatkannya mereka kalau terjadi ketimpangan dan diprotesnya kalau terdapat ketidakadilan. Dia tidak duduk berpangku tangan di laboratorium, dia tidak senang hanya terbenam dalam buku-buku di perpustakaan, dia tampil di hadapan masyarakat, terpanggil hatinya untuk memperbaiki ketidakberesan di tengah-tengah masyarakat. Keenam: Tidak takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah. Ulul-albab adalah sama denga intelektual plus ketakwaan, interlektual plus kesalehan. Di dalam diri ulul-albab berpadu sifat-sifat dengan Allah SWT (Rahmat, 1986). Da’i seyogyannya termasuk ulul-albab.</p>
<p>Selain jumlah da’i bermutu yang masih sedikit, menurut Drs. H. Ibnu Djarir (Dekan Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang) manajemen dakwah kita masih lemah. Sehingga perencanaan dakwah kita pada umunya kurang matang, penggunaan sumber daya kurang efisien dan belum ada badan koordinasi dakwah yang cukup berwibawa. Alat-alat dakwah kita, yang menurut Endang Saifuddin Anshari meliputi: Organisasi, dana, tempat, bahasa dan media memang terasa masih lemah.</p>
<p>Para da’i kita tampaknya memang belum mau bergabung untuk mewujudkan organisasi-oraganisasi yang profesional denga program-program kerja yang terarah dan terpadu. Mereka lebih suka berjalan, bergerak atau bekerja sendiri-sendiri. Agaknya fakto-faktor semacam kesombongan dan ketidakmampuan menjalin jadi kendala utama bagi para da’i untuk berorganisasi.</p>
<p>Da’i-da’i kita juga masih banyak yang menunjukkan sikap konservatif dan kurang simpatik terhadap mas media. Mereka suka membanding-bandingkan majalah dengan kitab kuning misalnya, denagn maksud merendahkan dan meremehkan peranan majalah. Sungguh ironis sekali. Barangkali inilah salah satu sebabnya mengapa hingga hari ini kita masih belum memiliki media massa, koran atau majalah, yang benar-benar berwibawa.</p>
<p>Secara institusional, mungkin harus sudah mulai dipikirkan menyalurkan dana kaum Muslimin infaq, zakat, shadaqah, waqaf dan sebagainnya, untuk kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menggunakan uang untuk pengembangan sistem informasi mungkin lebih bernilai dari pada mengulangi naik haji yang melulu ritual dan mungkin hanya demi kepuasaan pribadi. Para da’i memang fasih dan lancar berbicara tentang kebodohan, keterbelakangan dan kemiskinan. Tetapi mereka menjadi tak berdaya kalau sudah dihadapkan pada upaya-upaya konkret atau praktis untuk mengatasi masalah-masalah itu. Dalam buku “Merambah Jalan Baru Islam” karya Fachry Ali dan Bahtiar Effendy misalnya gejala pelacuran yang meluas di sebuah desa Jawa Tengah. “Padahal”, kata sang ulama, “berapa banyak hadis Nabi yang melarang pelacuran”. Sang ulama tidak menyadari, bahwa barangkali posisi keulamaannya telah mengantarkannya pada keistimewaan ekonomis. Sementara, penduduk desa tersebut tidak bisa hidup secara riil dengan mempertahankan norma, ketika mereka menghadapi kenyataan kemiskinan yang mendesak. Dengan kata lain, kehidupan dunia jauh lebih kompleks dan lebih nyata daripada yang selama ini diabstraksikan oleh norma-norma agama. Pernyataan, bahwa kemiskinan justru disebabkan oleh ketidakpatuhan kepada agama, seringkali juga menunjukkan gejala cara berpikir yang sama. Sekedar pernyataan bahwa dengan agama, semua persoalan sudah bisa diselesaikan kerap melahirkan simplifikasi masalah-masalah keduniawian yang kompleks.</p>
<p>Demikianlah, kenyataan memang menunjukkan bahwa para da’i biasanya merasa sudah menyelesaikan tugasnya kalau <img class="alignright size-full wp-image-2302" title="khotbah jumat, amar ma'ruf nahi mungkar" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/03/materi-dakwah-khotbah-jumat.jpg" alt="khotbah jumat, amar ma'ruf nahi mungkar" width="145" height="227" />sudah berceramah atau berpidato di majlis-majlis taklim atau di tempat-tempat lain atau kalau sudah berkhotbah di atas mimbar.</p>
<p>Sementara itu <a title="Materi Dakwah Baru: Kuliah 9 Detik!" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-islami/%e2%80%9ckulseti%e2%80%9d-solusi-optimasi-waktu-anda/" target="_blank">materi dakwah</a> kita boleh dikata hanya dari itu ke itu saja, tidak meningkatkan kualitas keislaman umat. Dakwah kita terasa monoton, tunggal nada, rutin, membosankan dan tidak menyentuh problematika penting umat. Khotbah Jumat, yang sebenarnya bisa lebih efektif, karena hampir semua orang Islam mengikuti shalat jumat, juga sayang sekali, telah disia-siakan oleh para khatib dengan khotbah-khotbah yang tidak menarik, tidak relevan dengan tuntutan kebutuhan, situasi perubahan atau perkembangan masyarakat, tempat dan zaman. Anggapan sementara orang bahwa dakwah kita terlampau banyak memberikan tekanan pada soal-soal akhirat juga tidak benar. sebab masalah akhirat juga belum diungkapkan sebagaimana seharusnya. Dunia-akhirat dakwah kita masih lemah.</p>
<p>Spektrum dakwah memang perlu dan harus diperluas, selain metode, materi dakwah harus dikembangkan. Untuk ini diperlukan perluasan wawasan ilmiah yang tentu akan memakan waktu untuk merekonstruksi pemahamann kita tentang Islam. Masalah ushali, qunut, adzan jumat, jumlah rakaat tarawih dan sejenisnya harus dikesampingkan untuk memberi tempat pada inseminasi, euthanasia, perbankan, pendidikan Islam, media Islam dan sebagainya. Ilmu dakwah seharusnya tidak lagi membicarakan makna “hikmah” dan “mujadalah”, tetapi mengupas psokologi komunikasi, penggunaan media massa, atau pengembangan analisis sistem informasi. Pendeknya kita harus memikirkan rekonstruksi ilmu-ilmu Islam selama ini. Mungkin diperlukan sejenis lembaga yang harus mengkaji ilmu-ilmu Islam dalam sorotan sains dan teknologi mutakhir, memberikan petunjuk pemilihan teknologi mana yang paling tepat, penelitian mana yang patut diprioritaskan atau hal-hal lain yang menyangkut keputusan etis terhadap penerapan sains dan teknologi. Bersamaan dengan itu semua, kita patut mendukung upaya global untuk mengislamkan sains dan teknologi di samping mencari alternatif Islam dalam ekonomi, pendidikan, politik, rekayasa sosial-budaya dan sebagainya. Kita tentu setuju dengan hal-hal yang dikemukakan Jalaluddin Rahmat itu.</p>
<blockquote><p>SOLUSI DAN UPAYA MEMPERLUAS SPEKTRUM DAN JANGKAUAN DAKWAH:  <a title="Solusi Spektrum dan Jangkauan Dakwah" href="http://www.akhmadtefur.com/dakwah/" target="_blank">KLIK DI SINI!</a></p></blockquote>
<p>Fungsi atau peranan da’i memang berat dilaksanakan. Tetapi jika memang sudah demikian tugasnya dan masyarakat pun telah mempercayakan kewajiban itu kepadanya dan lebih-lebih da’i sendiri menerima kepercayaan atau anggapan itu, maka tidak bisa tidak mereka yang dianggap atau mengangap diri sebagai da’i harus memikul tanggung jawabnya itu. Adalah para da’i sendiri yang paling berkepentingan menghapus citra negatif orang mengenai da’i sebagai manusia-manusia dengan perut sedikit gendut yang cuma disibukkan oleh menerima jemputan, berbicara satu jam dua jam (kadang-kadang di beberapa tempat dalam sehari) di depan massa yang sudah siap, dilayani sebaik-baiknya, lalu diantar pulang dengan amplop dan tidak lebih dari itu.</p>
<p>Dakwah kita dalam ungkapan ekstrimnya memang telah gagal. Secara kuantitas, pada skala nasional prosentase jumlah pemeluk Islam menurun. Secara kualitas umat Islam secara umum tidak mengalami perubahan yang menggembirakan. Apa yang selama ini kita anggap sebagai kemajuan, yang sering kita banggakan, sebenarnya terbatas pada dimensi ritual Islam saja, sebagaimana telah beberapa kali dikemukakan oleh Bapak Menteri Agama kita. Padahal, selain dimensi ritual, Islam juga terdiri atas dimensi sosial, ideologikal, mistikal dan intelektual. Dakwah di kalangan suku-suku terasing di pedalaman juga belum mendapatkan penanganan serius.</p>
<p>Para da’i harus sudah mulai memikirkan bidang-bidang garapan tadi yang memang bukan merupakan pekerjaan kecil. Di samping itu ada hal-hal penting lain yang harus dapat ditangani segera yaitu soal-soal yang berkaitan dengan pemerataan dakwah yang juga perlu mendapatkan perhatian serius.</p>
<p>Jumlah kaum muslimin yang mau menghadiri dakwah pastilah lebih sedikit dari mereka yang tidak atau belum mau mengikuti dakwah para da’i. dengan kata lain dakwah kita sebenarnya belum efektif kearena belum mampu menjangkau sebagian besar kaum muslimin. Tetapi apa yang telah dilakukan oleh para da’i dalam masalah yang teramat penting ini? Selama ini kita cuma asyik dalam kesibukan-kesibukan pengajian rutin semisal majlis-majlis taklim atau peringatan hari-hari besar Islam. Dakwah yang dilakukan hanya dalam lingkaran-lingkaran kecil dan terbatas semacam itu jelas amat sangat tidak memadai. Kita harus menembus keluar dari batas-batas itu untuk memasuki kawasan dakwah yang masih jauh lebih luas dan berkiprah di sana. Dakwah Islam mesti memanfaatkan semua jalur dan sarana yang mungkin. Dakwah harus bisa memasuki semua bidang kehidupan yang beraneka ragam. Dakwah harus memiliki kemampuan menggedor dan menyusup ke mana-mana.</p>
<p>Para da’i seharusnya jangan pasif saja, tetapi mereka harus aktif dalam arti mereka mesti berupaya seoptimal mungkin agar dakwah mereka dapat sampai pada atau bisa menjangkau kaum muslimin yang belum mau menghadiri dakwah. Prinsip “santri harus datang pada kiai” sudah tidak layak dipertahankan. Maukah misalnya para da’i mengundang (bukan cuma melulu diundang) atau mengumpulkan orang-orang Islam yang belum mau menghadiri dakwah itu agar para da’i bisa menyampaikan dakwah di hadapan mereka dengan menanggung segala resikonya? Kalau perlu para da’i memang harus berkorban dana, waktu, tenaga dan pikiran. Atau maukah para da’i <a title="Surat Dakwah Muhammad Sulaiman" href="http://www.akhmadtefur.com/renungan-islam/surat-dakwah-muhammad-sulaiman/" target="_blank">berdakwah lewat surat</a>, sebagaimana Nabi sendiri melakukannya, agar dakwah mereka dapat menjangkau orang-orang yang tidak dapat dijangkau oleh dakwah dengan cara-cara lain?</p>
<p>Jika para da’i masih enggan melakukan hal-hal semacam itu, orang tentu akan merasa belum dapat melihat perjuangan dan pengorbanan para da’i selain sebagai pencari nafkah belaka! * * *</p>
<p>Search term:</p>
<ul>
<li>bentuk dakwah</li>
<li>amar ma’ruf nahi mungkar</li>
<li>tazkiyah</li>
<li>tilawah</li>
<li>ishlah</li>
<li>tugas nabi</li>
<li>mubaligh</li>
<li>ulul albab</li>
<li>ta’lim</li>
<li>khotbah jumat</li>
<li>materi dakwah</li>
</ul>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span> <mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --> <!--[endif] --><!--[if gte mso 10]> <mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif] --></p>
<pre><span style="font-family: Arial;">Memperluas Spektrum dan Jangkauan Dakwah </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Jalaluddin Rahmat, bentuk dakwah, Amar ma’ruf nahi mungkar, tazkiyah, tilawah, ishlah, tugas nabi, mubaligh, ulul albab, ta’lim, khotbah jumat, materi dakwah, adzan jumat</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Barangkali cukup banyak di antara kita yang beranggapan bahwa jumlah tenaga dai di Indonesia cukup banyak. Anggapan ini ada benar dan salahnya. Benar, karena tenaga-tenaga da’i di Indonesia, lepas dari kualitas intelektual dan kepribadiannya, memang cukup banyak. Salah, karena jumlah da’i yang memenuhi syarat, pastilah tidak sebanyak yang kita harapkan.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Menurut Endang Saifuddin Anshari dakwah adalah penjabaran, penerjemahan dan pelaksanaan Islam dalam kehidupan. Pengertian dakwah juga dapat dirumuskan sebagai pelaksanaan amanah Allah SWT, baik amanah khilafah maupun amanah ibadah atau realisasi ajaran Islam dalam kehidupan atau juga islhlah yakni perbaikan dan pembangunan masyarakat.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Dengan mendasarkan diri pada Alquran <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Jalaluddin Rahmat</strong> menyimpulkan empat <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">bentuk dakwah</strong> Islam: <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Tilawah</strong> (membacakan ayat-ayat Allah), <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Tazkiyah</strong> (menyucikan diri mereka), <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">ta’lim</strong> (mengajarkan al-kitab dan al-hikmah) dan <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Ishlah</strong> (melepaskan beban dan belenggu-belenggu manusia). <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Amar ma’ruf nahi mungka</strong>r dapat dimasukkan dalam tazkiyah dan menjelaskan yang halal dan haram, termasuk ta’lim. Yang kita perlukan ialah bagaimana membentuk pola dakwah yang secara aqli dapat dilaksanakan. Dakwah adalah <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">tugas Nabi</strong> dan pengikut para Nabi. Berkiprah dalam dakwah adalah usaha besar yang membentuk peradaban manusia.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Seorang da’i dengan demikian, lebih dari sekedar <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">mubaligh</strong>, adalah seorang pejuang yang dengan amat bersungguh-sungguh, mengajak manusia ke jalan Allah dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimilikinya. Dalam arti ini tenaga-tenaga da’i di Indonesia sama sekali belum dapat dikatakan cukup banyak. Ada pun da’i yang hanya asal pandai berbicara, berpidato atau berceramah karena memang ada bakat untuk itu, dengan kualitas intelektual dan kepribadian yang patut dipertanyakan memang sangat banyak jumlahnya.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Bagaimanakah idealnya seorang da’i? Seorang da’i idealnya adalah seorang <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">ulul albab</strong>. Tanda-tanda ulul albab, seperti yang dikemukakan dalam Alquran, ada enam. Pertama: Bersungguh-sungguh mencari ilmu. Kedua: Mereka memiliki hikmah, kebijaksanaan dan pengetahuan. Ketiga: Mampu memisahkan yang jelek dari yang baik, kemudian ia pilih yang baik, walaupun ia harus sendirian mempertahankan kebaikan itu dan walaupun kejelekan itu dipertahankan oleh sekian banyak orang. Keempat: Kritis dalam mendengarkan pembicaraan, pandai menimbang-nimbang ucapan, teori, proposisi atau dalil yang dikemukakan oleh orang lain. Kelima: Bersedia menyampaikan ilmunya kepada orang lain untuk memperbaiki masyarakantnya, bersedia memberikan peringatan kepada masyarakat, diancamnya masyarakat, diperingatkannya mereka kalau terjadi ketimpangan dan diprotesnya kalau terdapat ketidakadilan. Dia tidak duduk berpangku tangan di laboratorium, dia tidak senang hanya terbenam dalam buku-buku di perpustakaan, dia tampil di hadapan masyarakat, terpanggil hatinya untuk memperbaiki ketidakberesan di tengah-tengah masyarakat. Keenam: Tidak takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah. Ulul-albab adalah sama denga intelektual plus ketakwaan, interlektual plus kesalehan. Di dalam diri ulul-albab berpadu sifat-sifat dengan Allah SWT (Rahmat, 1986). Da’i seyogyannya termasuk ulul-albab.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Selain jumlah da’i bermutu yang masih sedikit, menurut Drs. H. Ibnu Djarir (Dekan Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang) manajemen dakwah kita masih lemah. Sehingga perencanaan dakwah kita pada umunya kurang matang, penggunaan sumber daya kurang efisien dan belum ada badan koordinasi dakwah yang cukup berwibawa. Alat-alat dakwah kita, yang menurut Endang Saifuddin Anshari meliputi: Organisasi, dana, tempat, bahasa dan media memang terasa masih lemah.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Para</span><span style="font-family: Arial;"> da’i kita tampaknya memang belum mau bergabung untuk mewujudkan organisasi-oraganisasi yang profesional denga program-program kerja yang terarah dan terpadu. Mereka lebih suka berjalan, bergerak atau bekerja sendiri-sendiri. Agaknya fakto-faktor semacam kesombongan dan ketidakmampuan menjalin jadi kendala utama bagi para da’i untuk berorganisasi.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Da’i-da’i kita juga masih banyak yang menunjukkan sikap konservatif dan kurang simpatik terhadap mas media. Mereka suka membanding-bandingkan majalah dengan kitab kuning misalnya, denagn maksud merendahkan dan meremehkan peranan majalah. Sungguh ironis sekali. Barangkali inilah salah satu sebabnya mengapa hingga hari ini kita masih belum memiliki media massa, koran atau majalah, yang benar-benar berwibawa.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Secara institusional, mungkin harus sudah mulai dipikirkan menyalurkan dana kaum Muslimin infaq, zakat, shadaqah, waqaf dan sebagainnya, untuk kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menggunakan uang untuk pengembangan sistem informasi mungkin lebih bernilai dari pada mengulangi naik haji yang melulu ritual dan mungkin hanya demi kepuasaan pribadi. Para da’i memang fasih dan lancar berbicara tentang kebodohan, keterbelakangan dan kemiskinan. Tetapi mereka menjadi tak berdaya kalau sudah dihadapkan pada upaya-upaya konkret atau praktis untuk mengatasi masalah-masalah itu. Dalam buku “Merambah Jalan Baru Islam” karya Fachry Ali dan Bahtiar Effendy misalnya gejala pelacuran yang meluas di sebuah desa Jawa Tengah. “Padahal”, kata sang ulama, “berapa banyak hadis Nabi yang melarang pelacuran”. Sang ulama tidak menyadari, bahwa barangkali posisi keulamaannya telah mengantarkannya pada keistimewaan ekonomis. Sementara, penduduk desa tersebut tidak bisa hidup secara riil dengan mempertahankan norma, ketika mereka menghadapi kenyataan kemiskinan yang mendesak. Dengan kata lain, kehidupan dunia jauh lebih kompleks dan lebih nyata daripada yang selama ini diabstraksikan oleh norma-norma agama. Pernyataan, bahwa kemiskinan justru disebabkan oleh ketidakpatuhan kepada agama, seringkali juga menunjukkan gejala cara berpikir yang sama. Sekedar pernyataan bahwa dengan agama, semua persoalan sudah bisa diselesaikan kerap melahirkan simplifikasi masalah-masalah keduniawian yang kompleks.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Demikianlah, kenyataan memang menunjukkan bahwa para da’i biasanya merasa sudah menyelesaikan tugasnya kalu sudah berceramah atau berpidato di majlis-majlis taklim atau di tempat-tempat lain atau kalau sudah berkhotbah di atas mimbar.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Sementara itu materi dakwah kita boleh dikata hanya dari itu ke itu saja, tidak meningkatkan kualitas keislaman umat. Dakwah kita terasa monoton, tunggal nada, rutin, membosankan dan tidak menyentuh problematika penting umat. Khotbah Jumat, yang sebenarnya bisa lebih efektif, karena hampir semua orang Islam mengikuti shalat jumat, juga sayang sekali, telah disia-siakan oleh para khatib dengan khotbah-khotbah yang tidak menarik, tidak relevan dengan tuntutan kebutuhan, situasi perubahan atau perkembangan masyarakat, tempat dan zaman. Anggapan sementara orang bahwa dakwah kita terlampau banyak memberikan tekanan pada soal-soal akhirat juga tidak benar. sebab masalah akhirat juga belum diungkapkan sebagaimana seharusnya. Dunia-akhirat dakwah kita masih lemah.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Spektrum dakwah memang perlu dan harus diperluas, selain metode, materi dakwah harus dikembangkan. Untuk ini diperlukan perluasan wawasan ilmiah yang tentu akan memakan waktu untuk merekonstruksi pemahamann kita tentang Islam. Masalah ushali, qunut, adzan jumat, jumlah rakaat tarawih dan sejenisnya harus dikesampingkan untuk memberi tempat pada inseminasi, euthanasia, perbankan, pendidikan Islam, media Islam dan sebagainya. Ilmu dakwah seharusnya tidak lagi membicarakan makna “hikmah” dan “mujadalah”, tetapi mengupas psokologi komunikasi, penggunaan media massa, atau pengembangan analisis sistem informasi. Pendeknya kita harus memikirkan rekonstruksi ilmu-ilmu Islam selama ini. Mungkin diperlukan sejenis lembaga yang harus mengkaji ilmu-ilmu Islam dalam sorotan sains dan teknologi mutakhir, memberikan petunjuk pemilihan teknologi mana yang paling tepat, penelitian mana yang patut diprioritaskan atau hal-hal lain yang menyangkut keputusan etis terhadap penerapan sains dan teknologi. Bersamaan dengan itu semua, kita patut mendukung upaya global untuk mengislamkan sains dan teknologi di samping mencari alternatif Islam dalam ekonomi, pendidikan, politik, rekayasa sosial-budaya dan sebagainya. Kita tentu setuju dengan hal-hal yang dikemukakan Jalaluddin Rahmat itu.</span></pre>
<pre></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Fungsi atau peranan da’i memang berat dilaksanakan. Tetapi jika memang sudah demikian tugasnya dan masyarakat pun telah mempercayakan kewajiban itu kepadanya dan lebih-lebih da’i sendiri menerima kepercayaan atau anggapan itu, maka tidak bisa tidak mereka yang dianggap atau mengangap diri sebagai da’i harus memikul tanggung jawabnya itu. Adalah para da’i sendiri yang paling berkepentingan menghapus citra negatif orang mengenai da’i sebagai manusia-manusia dengan perut sedikit gendut yang cuma disibukkan oleh menerima jemputan, berbicara satu jam dua jam (kadang-kadang di beberapa tempat dalam sehari) di depan massa yang sudah siap, dilayani sebaik-baiknya, lalu diantar pulang dengan amplop dan tidak lebih dari itu.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Dakwah kita dalam ungkapan ekstrimnya memang telah gagal. Secara kuantitas, pada skala nasional prosentase jumlah pemeluk Islam menurun. Secara kualitas umat Islam secara umum tidak mengalami perubahan yang menggembirakan. Apa yang selama ini kita anggap sebagai kemajuan, yang sering kita banggakan, sebenarnya terbatas pada dimensi ritual Islam saja, sebagaimana telah beberapa kali dikemukakan oleh Bapak Menteri Agama kita. Padahal, selain dimensi ritual, Islam juga terdiri atas dimensi sosial, ideologikal, mistikal dan intelektual. Dakwah di kalangan suku-suku terasing di pedalaman juga belum mendapatkan penanganan serius. </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Para</span><span style="font-family: Arial;"> da’i harus sudah mulai memikirkan bidang-bidang garapan tadi yang memang bukan merupakan pekerjaan kecil. Di samping itu ada hal-hal penting lain yang harus dapat ditangani segera yaitu soal-soal yang berkaitan dengan pemerataan dakwah yang juga perlu mendapatkan perhatian serius.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Jumlah kaum muslimin yang mau menghadiri dakwah pastilah lebih sedikit dari mereka yang tidak atau belum mau mengikuti dakwah para da’i. dengan kata lain dakwah kita sebenarnya belum efektif kearena belum mampu menjangkau sebagian besar kaum muslimin. Tetapi apa yang telah dilakukan oleh para da’i dalam masalah yang teramat penting ini? Selama ini kita cuma asyik dalam kesibukan-kesibukan pengajian rutin semisal majlis-majlis taklim atau peringatan hari-hari besar Islam. Dakwah yang dilakukan hanya dalam lingkaran-lingkaran kecil dan terbatas semacam itu jelas amat sangat tidak memadai. Kita harus menembus keluar dari batas-batas itu untuk memasuki kawasan dakwah yang masih jauh lebih luas dan berkiprah di sana. Dakwah Islam mesti memanfaatkan semua jalur dan sarana yang mungkin. Dakwah harus bisa memasuki semua bidang kehidupan yang beraneka ragam. Dakwah harus memiliki kemampuan menggedor dan menyusup ke mana-mana.</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Para</span><span style="font-family: Arial;"> da’i seharusnya jangan pasif saja, tetapi mereka harus aktif dalam arti mereka mesti berupaya seoptimal mungkin agar dakwah mereka dapat sampai pada atau bisa menjangkau kaum muslimin yang belum mau menghadiri dakwah. Prinsip “santri harus datang pada kiai” sudah tidak layak dipertahankan. Maukah misalnya para da’i mengundang (bukan cuma melulu diundang) atau mengumpulkan orang-orang Islam yang belum mau menghadiri dakwah itu agar para da’i bisa menyampaikan dakwah di hadapan mereka dengan menanggung segala resikonya? Kalau perlu para da’i memang harus berkorban dana, waktu, tenaga dan pikiran. Atau maukah para da’i <strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">berdakwah lewat surat</strong>, sebagaimana Nabi sendiri melakukannya, agar dakwah mereka dapat menjangkau orang-orang yang tidak dapat dijangkau oleh dakwah dengan cara-cara lain?</span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;"> </span></pre>
<pre><span style="font-family: Arial;">Jika para da’i masih enggan melakukan hal-hal semacam itu, orang tentu akan merasa belum dapat melihat perjuangan dan pengorbanan para da’i selain sebagai pencari nafkah belaka!</span></pre>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/memperluas-spektrum-dan-jangkauan-dakwah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terpesona di Ujung Pena SN Ratmana</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/kisah-hikmah-2/terpesona-di-ujung-pena-sn-ratmana/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/kisah-hikmah-2/terpesona-di-ujung-pena-sn-ratmana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 00:27:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[angkatan 66]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen islami]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen menarik]]></category>
		<category><![CDATA[firasat]]></category>
		<category><![CDATA[kisah hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan cerita pendek]]></category>
		<category><![CDATA[nama pena]]></category>
		<category><![CDATA[pasar senggol]]></category>
		<category><![CDATA[sn ratmana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2308</guid>
		<description><![CDATA[Tepat sepuluh tahun lalu, saya jalan-jalan ke Toko Buku Gramedia Pekanbaru. Tiba-tiba saya menghentikan langkah di depan rak buku sastra. Nampak di sana ada “Dua Wajah dan Satu Sisipan”, kumpulan cerita pendek Ratmana Soetjiningrat. Sastrawan tulen angkatan 66 dengan nama pena SN Ratmana. Ini dia bukunya…. batin saya. Beberapa waktu sebelumnya, saya diajak Mas Leman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2310" class="wp-caption alignleft" style="width: 186px"><img class="size-full wp-image-2310" title="sn ratmana - kumpulan cerpen Islami" src="http://www.akhmadtefur.com/wp-content/uploads/2012/03/sn-ratmana-kumpulan-cerpen-Islami.jpg" alt="sn ratmana - kumpulan cerpen Islami" width="176" height="232" /><p class="wp-caption-text">SN. Ratmana</p></div>
<p>Tepat sepuluh tahun lalu, saya jalan-jalan ke Toko Buku Gramedia Pekanbaru. Tiba-tiba saya menghentikan langkah di depan rak buku sastra. Nampak di sana ada “<strong>Dua Wajah dan Satu Sisipan</strong>”, kumpulan cerita pendek Ratmana Soetjiningrat. Sastrawan tulen angkatan 66 dengan nama pena <strong>SN Ratmana</strong>. Ini dia bukunya…. batin saya.</p>
<p>Beberapa waktu sebelumnya, saya diajak Mas Leman (<a title="Surat Dakwah Muhammad Sulaiman" href="http://www.akhmadtefur.com/renungan-islam/surat-dakwah-muhammad-sulaiman/" target="_blank">Muhammad Sulaiman, M.Hum</a>) berkunjung ke rumah Pak Suci (panggilan SN Ratmana) di Tegal. Topik bincangnya antara lain seputar buku barunya itu. Pak Suci biasa, kalau ada buku baru Mas Leman diberi kabar. Mas Leman adalah salah satu dari ribuan penggemar buah pena Pak Suci.</p>
<p>Cekut, saya ambil buku itu. Saya ingin membaca satu-dua judul saja, wa bil khusus yang berjudul “Tamu Agung”. Kata Mas Leman judul itu patut dibaca. Sampai di rumah aku langsung baca judul yang direkomendasikan itu. Benar, sangat menarik.  “Tamu Agung” ternyata <a title="Kumpulan Artikel Islami" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-islami/kumpulan-artikel-islam-dan-artikel-motivasi/" target="_blank">cerpen Islami</a> yang menceritakan seorang tukang soto yang mengalami kejadian mistis spiritual.</p>
<div style="float:left; width:260px; margin-right:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2308"></span>Tadinya hari ini, cerpen itu mau saya muat utuh di blog. Naskahnya sudah selesai diketk oleh staff saya. Sudah saya upload ke blog, tinggal sekali klik saja langsung terpublikasi ke dunia maya. Tapi untung saya segera ingat, beberapa saat sebelum klik saya buka buku aslinya dan melihat pernyataan larangan mengutip isi buku. Karena itulah, anda kurang beruntung karena tidak bisa baca cerpen menarik itu dengan gratis. Lantas, lahirlah tulisan ini sebagai penggantinya.</p>
<p>Dikisahkan bahwa tukang soto itu tak seperti biasanya, pulang lebih awal dengan menitipkan uang recehnya dan berpesan pada teman dagangnya: “Berikan kepada pengemis pertama yang datang pada kalian”. Itulah awal kisah firasat akan bertemunya dengan tamu agung.</p>
<p>“Siapkan pembaringan yang bersih”<br />
“Tempat tidur maksudmu?”<br />
“Boleh juga” jawab si suami. “Sebentar lagi akan datang tamu kemari”<br />
“Mau menginap di sini?”<br />
“Tidak. Yang butuh pembaringan bukan tamu itu, tapi aku. Dia tadi sudah menemuiku di pasar, meminta supaya aku segera pulang. Dia akan datang kemari sebentar lagi”<br />
“Apakah dia orang penting?”<br />
“Ya…iya. Pokoknya sebentar lagi kamu akan segera tahu siapa dia. Cepat-cepat siapkan tempat berbaring yang bersih untukku. Dia pasti memenuhi janji. Pasti”.</p>
<p>Cerpen Islami ini pasti membuat iri kita semua… mengharukan, dan sangat mengesankan. Ini juga disampaikan sang penulis dalam baris-baris terakhir. “Mereka tidak hanya heran dan kagum, tetapi juga iri pada tukang soto yang ………. fantastis.”  Anda pasti penasaran, bukan?</p>
<p>Saya benar-benar takjub, haru, iri dan terpesona dengan kelihaian SN Ratmana dalam menggoreskan penanya. Karenanya, saya sangat berminat untuk membaca judul lainnya. Namun, lagi-lagi hal itu terulang kembali. Setiap saya menamatkan sebuah cerpen dalam buku kumpulan cerpen itu, saya seperti dihipnotis agar membaca judul lainnya. Subhanallah…. Hingga tak terasa seluruh judul cerpen (16) dalam buku itu hatam saya baca. Padahal, niat awalnya hanya untuk membaca satu-dua judul saja. Itu pun karena testimoni dari Mas Leman. Tapi bukan satu dua tiga empat saja yang dibaca…. seluruhnya saya lahap tanpa tersisa. Saya tidak melebih-lebihkan, atau bermaksud untuk mempromosikan. Itulah ungkapan tulus yang ingin saya sampaikan atas kekaguman saya pada sastrawan tulen itu.  Saya benar-benar terpesona di ujung pena SN Ratmana. ***</p>
<p>Salam hormat untuk beliau,<br />
Akhmad Tefur<br />
<a title="Blog Artikel Islami" href="http://akhmadtefur.com" target="_blank">www.akhmadtefur.com</a></p>
<p><em>Kata kunci: cerpen islami, kisah hikmah, kumpulan cerita pendek, <a title="Artikel Menarik Kimia Kehidupan" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-menarik/artikel-menarik-misteri-kimia-kehidupan/" target="_blank">cerpen menarik</a>, nama pena, sn ratmana, angkatan 66, firasat</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/kisah-hikmah-2/terpesona-di-ujung-pena-sn-ratmana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman</title>
		<link>http://www.akhmadtefur.com/imtra-training-center-indonesia/pengumuman/</link>
		<comments>http://www.akhmadtefur.com/imtra-training-center-indonesia/pengumuman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Mar 2012 00:27:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Tefur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imtra Training Center Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[artikel islam]]></category>
		<category><![CDATA[artikel islami]]></category>
		<category><![CDATA[artikel menarik]]></category>
		<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[artikel terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[ebook]]></category>
		<category><![CDATA[Imtra]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[training center indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.akhmadtefur.com/?p=2280</guid>
		<description><![CDATA[Pengumuman Maret 2012 Maaf, tgl 6 &#8211; 31 Maret kami sulit dihubungi karena mengunjungi pedalaman luar Jawa. Jika ada saat yang memungkinkan, kami akan membalas email2 anda. Mohon maklum. Harus dipahami dengan baik, khususnya bagi para pemesan produk Imtra: Anda tetap bisa mendapatkan pesanan anda, jika telah melakukan konfirmasi pembayaran dengan ketentuan sbb: 1. Konfirmasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengumuman Maret 2012</strong></p>
<blockquote><p>Maaf, tgl 6 &#8211; 31 Maret kami sulit dihubungi karena mengunjungi pedalaman luar Jawa. Jika ada saat yang memungkinkan, kami akan membalas email2 anda. Mohon maklum.</p></blockquote>
<p><span style="text-decoration: underline;">Harus dipahami dengan baik, khususnya bagi para pemesan <a title="Produk Imtra" href="http://www.akhmadtefur.com/ebooks-primer/" target="_blank">produk Imtra</a>:</span></p>
<p>Anda tetap <strong>bisa mendapatkan pesanan anda</strong>, jika telah melakukan konfirmasi pembayaran dengan ketentuan sbb:<span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></p>
<p><strong>1. Konfirmasi yang berlaku</strong></p>
<p>Pemesan produk Imtra yang telah melakukan pembayaran, agar melakukan konfirmasi HANYA melalui <strong>URL Konfirmasi</strong>. Konfirmasi dengan cara ini akan mempercepat anda untuk mendapatkan pesanan atau layanan yang anda inginkan.</p>
<p>URL konfirmasi dapat ditemukan setelah anda mengisi formulir pemesanan, atau pada email tagihan (email aktivasi) yang kami kirimkan pada pemesan. Jika anda tidak menemukannya, silakan anda ulangi proses pemesanan untuk mendapatkan informasi URL konfirmasi.</p>
<p><strong>2. Konfirmasi yang tidak berlaku </strong><br />
Konfirmasi yang menggunakan SMS, email, fax, phone dll <strong>tidak berlaku</strong> lagi.</p>
<p><strong>3. Cara menghentikan email tagihan</strong><br />
Jika anda telah memberikan konfirmasi melalui URL seperti dijelaskan di atas, tapi anda masih mendapatkan email tagihan, (email aktivasi)  maka anda KLIK pada link yang tersedia dalam email.</p>
<p><strong>4. Jika tidak mendapatkan pesanan</strong><br />
Jika anda tidak mendapatkan pesanan karena telah memberikan konfirmasi melalui jalur yang salah (melalui SMS, email dll), maka segera lakukan konfirmasi dengan cara yang benar (melalui URL yang diinformasikan via email).</p>
<p><strong>5. Membatalkan pesanan</strong><br />
Jika anda ingin membatalkan pesanan, KLIK link yang tersedia dalam email.</p>
<p><strong>6. Password ebook</strong><br />
Password ebook berbeda dengan password yang anda tulis saat pendaftaran. Password ebook akan diberikan setelah anda melakukan konfirmasi. Jika password ditolak, pastikan bahwa password yang anda ketik adalah huruf kecil, tanpa spasi.</p>
<p><strong>7. Ebook tidak dapat dibuka</strong><br />
Jika anda tidak dapat membuka ebook, <a title="Solusi Baca Ebook" href="http://shalatsempurna.com/y01_solusi_baca.php" target="_blank">klik di sini!</a></p>
<p><strong>8. Solusi lain membuka ebook</strong><br />
Jika nomor 7 telah dilakukan tapi masih belum dapat membuka ebook, kemungkinan terjadi crash saat download. Silakan download ulang.</p>
<p>Terima kasih atas perhatian anda.</p>
<p>Wassalam,<br />
<strong>IMTRA Training Center Indonesia</strong></p>
<p><strong></strong><br />
*****<br />
<a title="Artikel Terbaik" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-islami/kumpulan-artikel-pendidikan-agama-islam-terbaik-tahun-ini/" target="_blank"><strong>10 Artikel Terbaik 2011 Pilihan Pembaca</strong></a></p>
<div style="float:right; width:260px; margin-left:5px;">
<table width="244" border="0" bgcolor="#CCFFCC">
<tr>
<td><span class="style1"><a href="http://shalatsempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Trilogi Shalat Sempurna</strong></a><br />
                              Jadikan Shalat Lebih Mantap, Lebih<br />
                              Agung &amp; Lebih Nikmat. Raihlah&#8230; </span></p>
<p class="style1"><a href="http://presentasimenarik.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Presentasi Menarik</strong></a><br />
                                  Rahasia Presentasi Sukses-Menarik<br />
                                  Teknik &amp; Bumbu Ceramah</p>
<p class="style1"><a href="http://yesbisnis.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Yes Bisnis!</strong></a><br />
                                  Rahasia Bisnis Online Pemula<br />
                                  Mudah &#8211; Cepat &#8211; Murah</p>
<p><span class="style1"><a href="http://mutiarasempurna.com/?id=atefur" target="_blank"><strong>Mutiara Sempurna</strong></a><br />
                                Jadikan Hari Hari Penuh Hikmah<br />
                                dengan Mutiara Penyejuk Hati</span>
                              </p>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<p><span id="more-2280"></span>1. 300 Amalan yang Terus Mengalir Pahalanya<br />
2. Naskah Khutbah Jumat untuk Motivasi<br />
3. Kejamnya Waktu Subuh<br />
4. 17 Pengetahuan Wajib Tentang Ramadhan<br />
5. Gerak Lisan: Rahasia Menggapai Shalat Khusyu<br />
6. 27 Artikel Pilihan<br />
7. 10 Ucapan Ramadhan yang Lebih Menggigit<br />
8. Pentingnya Memahami Bacaan Shalat<br />
9. Menyiasati Kekeliruan Persepsi “Minal Aidin”<br />
10. Bacaan Shalat Vs Gerakan Shalat<br />
<strong>Semoga bermanfaat. Silakan share ke sahabat…</strong></p>
<p><strong><a title="10 Artike Terbaik" href="http://www.akhmadtefur.com/artikel-islami/10-artikel-terbaik-2010/" target="_blank">10 Artikel Terbaik 2010 Pilihan Pembaca </a></strong><br />
1. Al Fatihah, Bacaan Shalat Paling Dahsyat<br />
2. Mau Doa Maqbul? Perbaiki Cara Berdoa!<br />
3. 4 Langkah Urgent Menyambut Ramadhan<br />
4. Rahasia Menggapai Keutamaan Shalat Subuh<br />
5. Tips Membunuh Setan<br />
6. Dua Kunci Dasar Menuju Shalat Khusyu<br />
7. Barokah Sholat Khusyu<br />
8. Kisah Seorang Imam Masjid di London<br />
9. Introspeksi: Pantaskah Doa Shalat Kita Dikabulkan?<br />
10. Berapakah Jarak Surga Anda?<br />
<strong>Semoga bermanfaat. Silakan share ke sahabat…</strong></p>
<p><strong>Kata kunci blog</strong><br />
Buletin Jumat GPKSB Tentang Shalat Berjamaah AkhmadTefur.com blog artikel Islami tentang syahadat shalat zakat puasa haji. Shalat nabi, sholat berjamaah salat khusyu. Kisah mutiara hikmah belajar Al Quran menarik buletin ceramah doa imtra training center indonesia kalimat permainan ice breaker renungan jumat subuh situs shubuh teknik presentasi tuntunan kaos oblong kecerdasan spiritual minal aidin wal faizin puisi sufistik sutardji calzoum bachri tips mengusir setan abu hanifah ahmad arti asar ashar asmaul husna bacaan cara berdoa makbul mustajab.</p>
<p>Dhuha dhuhur di balik musibah doa iftitah maqbul dhuha duha duhur fadilah basmalah fajar gerakan hari hijrah hikmah idul fitri adha qurban iklan gratis internet marketing isya jamaah jemaah sehat jitu kesalahan keutamaan jum&#8217;at khatib komunitas blogger laki laki  lelaki maghrib makna mandi manfaat masjid menghadapi menghadapi menyambut meraih sukses mesjid musa orang niat ramadhan semangat sempurna sunnah sutrah tahajjud tahajud tangga teladan ucapan waktu wanita wudhu 5 27 50  berbagi cerita ceramah isra mi’raj imam al ghazali imam al ghazali jalaluddin rakhmat jam pasir ketenangan jiwa ketenangan jiwa kompetisi desain konsep ikhlas kontes blog uswatun hasanah dan adzan  afiliasi ahmad tefur.</p>
<p>Semoga ridha Allah SWT tercurah untuk kita semua.  Awal ayo baca cepat bangun pagi berbangkit berkendaraan bisnis online mudah bulan cerita contoh dakwah definisi demi desain stiker disain download gratis ebook primer ending fardhu gagak gpksb grafis hadis hadist hadits menuntut ilmu harian hingga akhir ibadah indah istisqa jalaludin rakhmat kajian kang jalal kata keajaiban keistimewaan keluar rumah keutamaan kewajiban berdakwah khutbah kiamat kiat koko kulkas kulseti kultum kumpulan lagu ibu malam  manajemen maulid nabi muhammad saw maulud membaca menarik miraj motivasi mutih pengetahuan agama pentingnya penyejuk hati.</p>
<p>Pidato pilihan pintu hidayah ppksb presentasi qiamat qiyamul lail rabiul awal raden saleh rahasia rasul rasulullah renungan rindu rosul rosulullah saw rukun iman rumah rutin salawat sedekah selawat senin kamis setan shalawat shaleh shalih sholawat sholeh siang singkat sms sore spanduk sticker design sturoh sunnah sunah menghindar syetan tafakur takwa tamsil perumpamaan tangga taqwa tata cara tausiah singkat tausiyah teknik teladan terbaik terkait tim ucapan wajib wudhu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.akhmadtefur.com/imtra-training-center-indonesia/pengumuman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

