Dimudahkan Jalan ke Surga, Mau?

keutamaan menuntut ilmu, hadits menuntut ilmu, kewajiban menuntut ilmu, ilmu pengetahuan islam, hadist menuntut ilmuSetiap muslim punya kewajiban menuntut ilmu (ilmu pengetahuan Islam), khususnya yang berkaitan dengan ibadah. Apa sajakah keutamaan menuntut ilmu? Simak beberapa hadits menuntut ilmu berikut ini:

1. Berada di jalan Allah
“Barangsiapa yang keluar rumah untuk menuntut ilmu (ilmu pengetahuan Islam), berarti dia berada di jalan Allah hingga pulang” (HR Turmudzi)

2. Mendapatkan pahala yang mengalir terus menerus
“Jika anak adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecualai 3 hal, yaitu shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak shaleh yang selalu mendoakan orang tuanya.”(HR Muslim)

3. Agar tidak terlaknat
“Dunia dan seisinya terlaknat, kecuali yang memanfaatkannya demi kepentingan dzikrullah dan yang serupa dengan itu, para ulama dan orang-orang yang menuntut ilmu” (HR Turmudzi)

4. Ditinggikan derajatnya
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS 58:11).

5. Dimudahkan jalan menuju surga
“Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu agama, pasti Allah membuat mudah baginya jalan menuju surga” (HR Muslim)

Karena itu, dengan menuntut ilmu kita berada di jalan Allah, memiliki pahala yang terus mengalir meskipun sepeninggal kita, tidak terlaknat, ditinggikan derajatnya dan yang terpenting adalah: dimudahkan Allah menuju surga.

Artikel Islami ini diambil dari mutiarasempurna.com, mutiara Islami penyejuk hati.

Untuk input kami, jika anda suka artikel ini : Klik 'Like'
Dan jika ingin ikut berbagi ke teman : Klik t / f / M

16 thoughts on “Dimudahkan Jalan ke Surga, Mau?

    1. Akhmad Tefur Post author

      Yang wajib (fardhu ain) adalah ilmu pengetahuan Islam yang menyangkut ibadah. Ilmu positif lainnya adalah fardhu kifayah

      Reply
  1. tasiin

    as ww,pak ustad agama islam agama yang mulia kan pak ,arati dari mulai adalah utama kali ya pak, contohnya aja seperti logam mulia, batu mulia ,semua itu mahal harganya ,mestinya kita bangga sebagai orang yang beragama islam, karena nilai2 kemulyaan, untuk itu kita semua tau kalau harga emas dan batu mulia semakin hari semakin mahal dan semakin di jadikan infestasi ,kenapa kita yang beragama islam tidak berinfestasi dengan agama kita.

    Reply
  2. Jaya

    Memang betul kita sebagai manusia memang harus bahkan sampai di wajibkan untuk menuntut ilmu agama islam, agar kehidupan kita terarah ke arah yang di ridhoi Allah SWT dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, karena hanya dengan menuntut ilmu agama islamlah kita dapat mengetahui hukum2 syariah islam.

    Reply
  3. Daus

    Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk selalu menuntut ilmu-Nya, terutama soal ibadah, karen menuntut ilmu agama islam itu di wajibkan kepada setiap muslim dan muslimah, Terima kasih atas kiriman artikelnya Pak Ustadz.

    Reply
  4. Acan

    Saya merasa diri ini masih kurang akan ilmu pengetahuan tentang agama islam, padahal saya orang islam. Tapi dengan saya membaca artikel yang berjudul Dimudahkan Jalan ke Surga, Mau? yang du tulis oleh H. Akhmad Tefur Sayidi S.Si saya jadi termotivasi untuk terus belajar dan menuntut ilmu agar saya di mudahkan jalan ke surga dan hidup saya menjadi berarti di hadapan orang2 terutama dihadapan Allah SWT. Amiin!

    Reply
  5. Erwan

    Terima Kasih Pak Ustadz Atas Artikelnya ini,
    kemudian saya mau bertanya mengenai, Hal Sanad Keguruan
    yang mana menurut Imam Syafi’i, menuntut ilmu harus ada sanad keguruan yg sampai kepada Rasullulah.
    kalau saya belajar tanpa guru/atau hanya melalui buku, nanti tidak ada sanad keguruan,
    Sudilah kiranya Pak Ustadz memberikan Ijasah sanad keguruan kepada kami atas ilmu agama yg di berikan Pak Ustadz melalui Artikel artikel dan Buku Trilogi Sholat Sempurna. agar ilmu agama yg saya peroleh tersambung kepada Rasullulah SAW, dan ada pertanggung jawaban kelak di hadapan Allah SWT atas amal ibadah yg kami lakukan.
    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih pak Ustadz.
    Semoga Allah SWT Memberikan Pahala dan Kebaikan serta kesehatan kepada Pak Ustadz, agar dapat membimbing kami yg bodoh dan pendosa ini.

    Reply
    1. Akhmad Tefur Post author

      Menurut saya, sanad keguruan tidak wajib. Kita bisa belajar kapan saja, di mana saja kepada siapa saja. Wallahu a’lam

      Reply
  6. tasiin

    as ww pak ustad ,Allah selain menganugerahkan akal untuk mencapai ilmu dan teknologi, juga menganugerahkan hati yang terbungkus dengan iman, kalau hanya ilmu saja yang tertuju maka orang bisa menjadi sombong dan tak terkontrol karena kemampuanya, nah dengan iman tersebut lah yang akan mengontrol segala kesombongan serta nafsu keserakaahan nya, kalau malaikat hanya diberi akal saja, sebaliknya binatang hanya diberi nafsu nya saja,sedang kita ke dua duanya ,ya pak ustad itulah kita diciptakan harus mensyukurinya

    Reply
  7. Erwan

    Alhamdulillah, Hati saya sudah tentram mengamalkan yg didapat dari pak Ustadz,
    Semoga Allah SWT Membalas amal baik ( ilmu yg bermanfaat) yg pak UStadz sampaikan pada kami dengan Tambahan pahala dan tambahan ilmu yg bermanfaat lagi yg nanti nya dapat tercurah kembali kepada kami.
    Amin ya Rabbal Alamin.

    Reply
  8. Yanti Kamiarsih

    benar sekali kita sebagai umat muslim dituntut untuk berilmu.dan di sini bebas ilmu apapun yang ingin kita pelajari asal tidak bertentangan dengan syari’at dan benar pengamalannya. ilmu di sini adalah ilmu dalam pengertian luas, baik ilmu agama maupun umum. cuma saja porsi yang ditekankan lebih besar adalah ilmu agama, karena memang nantinya akan ada informasi tentang cara kita mengaplikasikan tindakan-tindakan kita ketika berurusan dengan dunia. perku diingat bahwa segala sesuatu yang kita lakukan adalah sesuai niat kita. jika kita meniatkan mempelajari ilmu adalah untuk ibadah sekalipun itu ilmu umum, maka Allah juga tidak akan berfikir panjang untuk memberikan pahala kepada kita. Wa Allahu A’lam bi Asshowaab. Wassalam… Belajar berjuang bertaqwa ^_^

    Reply
  9. Anonymous

    Al Isnadu minaddin, laula isnadu lakola man saa ma saa (Hadis Muslim)
    Musnad bagian dari agama,seandainya tdk ada musnad maka orang akan berkata semaunya

    Reply